Decent Place

Decent Place
Ibu bagi adiknya



Han dan Asuna berjalan kaki melewati tempat yang sepi sambil bercengkrama. Mereka berdua terlihat lebih dekat dan akrab setelah berbincang-bincang di Decent Place. Han menunjukkan rasa khawatirnya pada Asuna dan memintanya untuk lebih berhati-hati ketika pulang sendirian di malam hari.


Asuna merasa tersentuh dengan perhatian Han padanya. Dia merasa nyaman berada di samping Han dan senang bisa berbicara dengan Han seperti ini. Tidak terasa mereka sudah sampai di depan rumah Asuna.


"Terima kasih sudah mengantarkan aku, Han. Aku senang bisa bicara denganmu," ujar Asuna sambil tersenyum.


Han pun tersenyum dan menjawab, "Sama-sama, Asuna. Aku juga senang bisa berbicara denganmu. Aku harap kita bisa bertemu lagi suatu saat nanti."


Asuna mengangguk, "Tentu saja, Han. Kita pasti akan bertemu lagi."


Han melambaikan tangan pada Asuna yang sudah masuk ke dalam rumah. Dia merasa senang bisa berbicara dengan Asuna lagi dan berharap bisa bertemu dengannya lagi suatu saat nanti


Asuna merasa lega saat melihat adiknya yang sudah tertidur pulas di sofa ruang tamu. Dia tersenyum lembut, merapikan sedikit rambut adiknya yang terjuntai di wajahnya. Asuna mengambil selimut dan menutupi adiknya dengan selimut yang masih tidur dengan nyenyak.


Setelah itu, Asuna kembali berjalan ke kamarnya. Dia merasa sedikit lelah setelah berjalan jauh bersama Han. Dia duduk di ranjangnya, memejamkan mata dan merenungkan beberapa hal.


Asuna mengambil nafas dalam-dalam, mencoba untuk mengatasi rasa khawatir dan cemasnya. Dia berharap bisa menyelesaikan semua masalah dan merasa tenang lagi seperti dulu. Setelah itu, dia akhirnya tertidur dengan tenang, dengan harapan bahwa besok akan menjadi hari yang lebih baik


Asuna bangun tidur dari tidurnya dan merasa segar karena tidur yang nyenyak semalaman. Dia melihat jam di samping tempat tidurnya dan melihat sudah pukul 6 pagi. Asuna bersiap-siap untuk memulai hari baru, mencuci wajah dan menggosok gigi. Setelah itu, dia membuat sarapan untuk adiknya yang masih tidur di sofa.


Asuna kemudian duduk di meja makan, menunggu adiknya bangun dan memulai hari bersama. Dia merenung sejenak tentang apa yang harus dilakukannya hari ini. Setelah berpikir sebentar, Asuna memutuskan untuk membersihkan rumah dan mengajak adiknya ke taman bermain setelahnya.


Ketika adiknya bangun dan datang ke meja makan, Asuna tersenyum dan memberikan sarapan padanya. Mereka makan bersama dan bercanda, membuat suasana pagi menjadi lebih cerah. Setelah sarapan, Asuna mulai membersihkan rumah dan adiknya membantunya. Mereka bekerja sama membersihkan rumah dengan cermat dan hati-hati.


Setelah selesai membersihkan rumah, Asuna dan adiknya pergi ke taman bermain untuk bersenang-senang. Mereka bermain ayunan, perosotan, dan beberapa permainan lainnya. Asuna merasa senang bisa menghabiskan waktu dengan adiknya dan melupakan semua masalah yang dia hadapi selama ini.


Setelah puas bermain di taman, Asuna dan adiknya pulang ke rumah dan menonton film bersama. Mereka menikmati waktu bersama, tertawa dan menikmati cerita film yang menarik. Ketika film selesai, Asuna membantu adiknya mempersiapkan diri untuk tidur.


Setelah adiknya tidur, Asuna duduk di sofa dan merenung sejenak tentang hidupnya. Dia merasa bahagia bisa menghabiskan waktu bersama adiknya, namun masih merasa kesepian tanpa Han. Asuna berharap bisa menghubungi Han dan bertemu dengannya lagi.