Baby Girl CEO Genius

Baby Girl CEO Genius
Eps 62 Setelah Kamu Pergi



Note :


Kita cenderung was-was dalam masalah kepercayaan setelah kita di hianati dalam menaruh kepercayaan.


Jangan pula terlalu bahagia dan jangan mudah terlalu percaya.


Perlu di ingat, kita berada di dunia yang penuh kebohongan.


DawnLover


****


“Huffft… jujur aku benci mengatakan ini. Aku benci untuk terlalu mencinta jika pada akhirnya kekecewaan lagi yang ku dapat, aku sudah cukup terisak dan pastinya pernah merasakan nyeri dada yang amat begitu sakit” lirihnya menatap sendu Daniel.


“Maaf, jika goresan luka itu masih ada. Sungguh aku sangat menyesalinya” Daniel memeluk erat Claudia yang saat ini bersandar di dadanya. Daniel menciumi pucuk kepala Claudia.


“Kau tahu sayang, kamu pemilik suara paling menenangkan, pemilik tatap mata paling meneduhkan dan pemilik genggaman paling menghangatkan” ujar Daniel mengurai pelukan mereka, menatap manik teduh sang istri.


“Aku sekarang tahu, sejauh mana aku melangkah mencari suasana yang baru. Namun tetap saja berbeda yang ku dapati. Tidak saat bersamamu. Ternyata setelah kepergian mu, aku mengerti betapa berartinya dirimu. You’re special to me.” Ia memegang lembut kedua bahu tersebut lalu mengecup sekilas bibir ranum sang istri.


Mendapat perlakuan seperti itu, rona wajah di muka Claudia langsung bersemu merah, “Berhenti membual Niel” kesal Claudia memukul pelan dada pak su.


“Membual bagaimana, aku berkata serius sayang” Daniel sungguh berkata serius sekarang. Claudia hanya mengangguk pelan saja.


Tiba-tiba saja, Claudia teringat bagaimana bisa Dessy dan Daniel berpisah. Dia bahkan sempat menanyakan hal itu ketika Daniel mengajak mereka ke café, berniat bertanya namun akhirnya tidak jadi karena lamaran dadakan dari Daniel.


“Emm, Mas, aku ingin tahu bagaimana kau bisa bertemu dan bisa berpisah pulang dengan perempuan itu?” tanya Claudia menatap sang suami yang saat ini sedang mengelus rambutnya yang sedang tergerai indah.


“Baiklah aku akan menceritakan semuanya padamu sayang” ucap Daniel langsung mengangkat Claudia untuk duduk di pangkuannya.


Flashback On


Ketika Daniel keluar dari bandara, ia baru saja pulang dari luar negeri melakukan perjalanan bisnis bersama asisten pribadinya Jo. Ketika dia sedang asik menjawab panggilan dari seseorang sembari menarik satu koper di tangannya, tak sengaja ia bertabrakan dengan perempuan yang bernama Dessy. Ya awal pertemuan mereka itu di bandara.


Dessy tersungkur ke lantai bahkan isi tasnya sedikit keluar karena lupa menutup, ia pun sama halnya dengan Daniel tengah asik bertelepon ria dengan seseorang.


“Ah shiit…” umpat Dessy langsung mengumpulkan isi tasnya yang berserakan, ia memunggungi Daniel.


“Nona, maaf. Saya tidak sengaja” suara berat Daniel membuyarkan lamunan Dessy.


Dessy yang mendengar suara tersebut langsung berbalik menatap Daniel. Pria berperawakan tinggi, tampan, hot dan paling penting adalah kaya. Matanya langsung berbinar-binar menatap Daniel seperti melihat pangeran kuda. Ia bahkan tidak merespon ucapan Daniel.


“Eh .. Aduh I’m not okay” ucap Dessy langsung mendrama bahkan ia langsung menjatuhkan dirinya lagi berharap Daniel menolongnya.


Sekilas Daniel mengerutkan keningnya melihat kelakuan Dessy yang sedikit drama, Daniel langsung memberi kode pada asistennya untuk membantu perempuan itu. Mendapat perintah dari Daniel lewat tatapan mata, Jo langsung sigap membantu berdiri Dessy.


Sedikit kesal memang, ia berharap Daniel yang membantunya eh ternyata asistennya yang membantunya.


“Nona, maaf saya minta maaf atas insiden tadi” ucap Daniel sekali lagi.


“Ah iya tidak masalah. Saya juga minta maaf karena tidak fokus melihat jalan karena asik menelpon tadi” Dessy menjawab dengan suara lembut layaknya perempuan baik-baik.


“kalau begitu saya permisi” ucap Daniel lagi dan meninggalkan Dessy yang masih diam dan tersenyum ke arahnya.


Jo yang berniat ingin mengikuti langkah Tuannya jadi terhenti ketika tangan Dessy memegang lengannya menahan perginya.


“Tuan, em maaf sebelumnya bolehkah saya bertanya siapa nama Tuan yang saya tabrak barusan” ucap Dessy berusaha sesopan mungkin bahkan langsung melepaskan tangannya dari lengan Jo.


“Oh itu, itu Tuan Daniel Kingston Nona” jawab Jo ramah.


“Apa ada hal lainnya lagi, saya harus bergegas pergi mengikuti tuan saya” Jo yang melihat Daniel sudah berjalan jauh di depannya.


“Oh em itu, apa ada kartu namanya. Bukan apa-apa hanya ingin tahu saja” gugup Dessy karena Jo menatapnya sedikit aneh.


“Baiklah ini” Jo tanpa pikir panjang langsung memberikan kartu nama dari atasannya.


“Terimakasih Tuan” Dessy langsung menerima kartu nama yang di berikan oleh Jo. Sedangkan Jo hanya mengangguk saja dan langsung bergegas pergi meninggalkan Dessy.


“Rupanya dia seorang CEO di sebuah perusahaan ternama” sorak girang Dessy seakan mendapat durian runtuh.


Jangan lupa tinggalin jejaknya ya Kaka readers tersayang😘❤️


🌹🌹🌹


Yeoboseyo yeorobun😁😁😁😅 author punya rekomendasi novel bagus nih pokoknya wajib mampir hihi😘😘


Judul : Penyesalan Mantan


by : Devi chan