
Note :
Ada dua hal ketika sifat dia berbeda, antara ada seseorang yang menggodanya atau bisa jadi dia yang tergoda
DawnLover
.
.
“Anak sialan, beraninya menatapku dengan tatapan dinginnya, dan beraninya pula dia menepis tangan mulus ku ini” gertaknya menahan emosi.
Ia bergegas menuju toilet untuk merapikan kembali penampilannya.
Ia menatap dirinya lewat pantulan cermin, memegang wajahnya kemudian mengepalkan tangannya erat, “Tunggu aku sayang, maaf aku datangnya terlambat. Dan akan aku pastikan aku akan merebut mu kembali” gumamnya dengan senyum jahat.
Ya, perempuan itu adalah Dessy. Ia sudah bertekad untuk mengambil apa yang sudah ia doktrin miliknya. Ia harus menunggu waktu yang tepat untuk bisa masuk kembali dalam hidup Daniel.
Sebulan lalu ia tidak bisa mendekati Daniel karena kesibukan pria itu dalam pernikahannya dengan Claudia juga Matteo yang terus mengawasinya, sungguh membuat langkahnya mendekati Daniel jadi sedikit sulit. Namun ia tidak putus asa, sebulan ini ia gunakan untuk menyusun strateginya bahkan dengan berani mengubah style rambut dan fashionnya agar lebih terlihat berani dan pastinya semakin menarik.
Hari ini pula, secara tidak kebetulan ia bertemu dengan anak dari Daniel dan Claudia, Leonore. Sungguh sepertinya takdir seakan memberi jalan padanya kali ini.
Tapi mengingat sikap Leonore kepadanya, membuat Dessy menggertak kan giginya, “Anak ingusan itu, sepertinya aku akan memulainya dengan bocah sialan itu. Sekaligus memberikannya pelajaran agar sedikit lebih sopan” ujarnya dengan seringai jahat. Ia lantas menggunakan kacamata hitamnya dan langsung bergegas keluar menuju basement parkir.
Dessy lantas masuk ke dalam mobil yang di bawa oleh seorang pria berperawakan tinggi, seperti sedang menunggu kedatangan perempuan yang masuk ke dalam mobilnya.
“Kita akan kemana?” tanya Gerry. Ya pria itu bernama Gerri merupakan sepupu dari Dessy yang mungkin akan membantu Dessy menjalankan rencana liciknya.
“Mengikuti Leonore, anak dari Claudia itu. Aku harus segera menyingkirkan dua kerikil itu. Mereka hanya menghambat jalanku saja” ucapnya seraya menghisap rokok vape miliknya yang sempat ia taruh di dashboard mobil.
“Kau itu aneh Dessy. Kenapa kau tidak melepaskan Daniel dan mencari lelaki lain saja. Kau itu berhak bahagia. Tapi apa harus merampas kebahagiaan orang lain agar bisa bahagia?” tanya Gerry seraya melajukan mobil mereka perlahan.
“Apa kau akan menggodanya kembali?” tanya Gerry lagi
“Hem, memang harus begitu kan” senyum bahagia Dessy ketika mengatakan hal demikian.
.
.
.
Di sisi lain Daniel, menerima panggilan dari Matteo.
“…”
“Aku akan berhati-hati. Sepertinya aku akan memperketat penjagaan Claudia dan juga Nore” jawab Daniel sembari menatap video yang di kirimkan Matteo padanya.
“….”
“Iya. Terimakasih atas bantuannya.
Setelah memutuskan panggilan itu, Daniel menggertak kan giginya, rahangnya mengeras menahan amarah melihat video yang memperlihatkan video antara Dessy dengan Leonore di pusat perbelanjaan tadi.
“Wanita ular ini, apa dia tidak takut dengan ancaman ku 3 tahun yang lalu. Kau yang memulainya Dessy. Aku tidak akan memberi cela padamu untuk merusak keluarga ku kembali. Bahkan jika aku harus membuatmu berhenti bernafas” ucap Daniel dingin, tak lama ia menghubungi seseorang di seberang sana untuk memberikan perintah membuntuti seseorang.
***
Hai hai kakak²😍😍😍 seperti biasa ya jangan lupa tinggalkan jejaknya dan dukung selalu author untuk tetap semangat up bab nya🤗🤗
Love U all🤭❤️