Baby Girl CEO Genius

Baby Girl CEO Genius
Eps 36 Cinta yang Sesungguhnya?



Note :


Tak seorang pun dari kita yang bahagia, tak seorang pun dari kita juga yang mau pergi. Akhirnya kita hanya bertahan sambil mematahkan satu sama lain dan menganggap ini cinta.


.


.


.


“Aku ingin menata rinduku padamu Cia yang sudah sewindu ini” jawab Matteo menatap Claudia dengan tatapan teduh.


Mendengar itu, Claudia terdiam sejenak kemudian bergidik geli kemudian mengibas-ibaskan tangannya ke udara. “Jangan ngelantur begitu Matt” ucap Claudia salah tingkah.


“Ngelantur bagaimana, itu memang faktanya Cia” jawab Matteo memperjelas ucapannya.


“Dengar Cia, aku yakin kau pasti mengerti perasaan ku padamu sekarang. Aku tidak ingin membohongi diriku lagi dan tidak ingin membiarkannya terlalu lama”


“I-iya, tapi kan jangan di perjelas lagi” sanggah Claudia.


“Lalu aku harus bagaimana Cia. Aku harus bergerak cepat sekarang sebelum kecolongan” desah Matteo yang sepertinya setengah frustasi mengatakan itu.


Claudia kemudia terdiam sejenak, memandang lekat-lekat manik mata Matteo ingin mencari sebuah kebohongan di sana, namun hasilnya nihil. Sepertinya apa yang di katakan oleh Matteo itu benar-benar murni dan tidak ada cela kebohongan sama sekali.


Claudia menghela nafas pelan, bingung harus menjawab apa. “Matt, kau tahu kan. Sejak awal kita dekat aku hanya menganggap mu sebagai teman” lirih Clau.


“Aku sudah terbiasa dengan hadirnya dirimu di sisiku bahkan setiap saat. Memang benar, aku sudah memberimu kesempatan untuk mencoba memulai hubungan kita yang baru. Namun bukan secepat ini juga” cicit Claudia pelan, ia tidak ingin Matteo sakit hati dengan ucapannya.


Mendengar itu, terdengar helaan nafas Matteo “Maaf jika ini terkesan buru-buru untukmu” lirih Matteo dengan suara pelan.


“Aku yang harusnya meminta maaf. Maaf menempatkan mu dalam posisi yang seperti ini” jawab Claudia tertunduk, ia merasa bersalah dan tak enak hati.


“It’s okay. Tapi aku harap penantian ku ini tak kan berujung sia-sia” ucap Matteo pada akhirnya.


Sementara Claudia hanya terdiam, tidak menjawab atau pun mengangguk.


“Oh come on Cia, aku mengajakmu bertemu bukan untuk bersedih” ucap Matteo jadi tidak enak karena wajah Claudia yang nampak murung dan sedih.


“I-iyaaa” jawab Clau.


“Oh iya, kau lupa kau berhutang penjelasan padaku mengenai mantan suami mu itu, Daniel. Bisakah kau membayar utangmu itu dengan menjelaskannya padaku?”


Claudia lalu mengangkat wajahnya, sejenak ia berdiam tapi tak lama ia menceritakan semuanya pada Matteo bagaimana Daniel bertemu dengannya, membuat kesepakatan bersama bahkan menceritakan pertemuan Daniel dan Leonore yang tanpa sepengetahuannya ketika mereka berada di Roma”.


“Sepertinya Daniel sangat mencintaimu sampai-sampai dia bisa menemukan keberadaan mu di Roma bahkan bertemu dengan Leonore tanpa kamu ketahui”


“Cinta? Jangan ngaco deh, yang di lakukan Daniel itu tidak ada kaitannya tentang cinta” ketus Claudia tak terima dengan apa yang di katakan Matteo barusan.


“Apa kau yakin” tanya Matteo dengan serius.


“Tentu saja sangat yakin” jawab Claudia.


“Lalu, bagaimana perasaanmu terhadap Daniel ketika dia kembali hadir di hidupmu”


Claudia tergugu dengan pertanyaan Matteo. Entahlah perasaannya bagaimana sekarang terhadap Daniel, tapi yang jelas tidak seperti yang dulu. Tapi masalahnya yang dulu bagaimana? Apakah perasaan cinta atau benci?.


Claudia jadi dilema, bingung bahkan ia menggigit bibirnya pertanda sedang berpikir keras menyelami tentang isi hatinya saat ini.


“Aku.. aku..” cicit Claudia dengan gamang.


“See…” ejek Matteo pada Claudia.


“Aku bukannya menghasut mu Cia, tapi bukalah matamu lebar-lebar. Jangan sampai kau kembali terjatuh pada lubang yang sama. Dan di satu sisi juga kau mematahkan sayap seseorang yang selama ini bertahan di sampingmu” tegas Matteo.


“Bisakah kau melihat cinta yang sesungguhnya di antara diriku dan dan Daniel” lanjut Matteo lagi bahkan dengan sedikit bentakan mungkin karena gejolak di hatinya sedang tidak baik-baik saja.


.


.


.


Hai kakak-kakak, maaf kemarin author belum up karena ada sesi interview yang harus author ikuti di real life😅😅😁


Seperti biasa jangan lupa bantu author ya melalu like, vote, comment, subcribe, rate (yang bagus tapi rate nya ya😋😍) serta gift biar author makin semangat update....


Besok author harus sudah di kantor lagi kisaran jam 8 buat ikut sesi interview lanjutan jadi ga bisa begadang mwehehehe.


Nanti kalo udah siap author bakalan up banyak² dehhh....


Mwakacii semuanya love you all❤️❤️🤗💋


selamat istirahat and have a nice dream✨✨❤️