Baby Girl CEO Genius

Baby Girl CEO Genius
Eps 42 You Know?



Note :


Jika menunggu itu membosankan, apakah berpindah hati itu menyenangkan?


Di ibaratkan jika awan sudah menanti, lantas mengapa matahari tetap harus pergi?


DawnLover (ig :_dawnlover011)


.


.


Claudia yang baru saja mendengar voice note dari Daniel, dibuat tertegun. Kaget? Tentu saja, sungguh mood booster yang tidak aman untuk jantung dan pikiran.


Claudia yang tidak ingin terlalu hanyut, segera memasukkan ponselnya ke dalam tas tanpa berniat membalas pesan dari Daniel. Ia langsung berjalan ke arah lobi kantor perusahaan ayah Agam, karena tujuan utamanya saat ini adalah bekerja bukan untuk overthinking.


.


.


Sedangkan di seberang sana, seseorang sedang duduk di meja kerjanya, sesekali menyesap rokok elektrik vape miliknya. Ia meletakkan kembali ponselnya di meja dan berjalan menuju jendela kaca di ruangannya.


Ya, pria itu bernama Matteo Enzo.


“Jika di ibaratkan persamaannya dengan dirimu, kalian sama-sama manis. Tapi sayang bisa membunuhku secara perlahan-lahan” lirih Matteo menatap rokok elektrik vape miliknya.


“Ya, membunuhku dari ketidakpastian”.


Sudah lama Matteo menanyakan perihal bagaimana kepastian perasaan Claudia padanya, namun jawaban dari Claudia tetap saja tidak sesuai dengan keinginannya. “Aku sudah mencobanya Matt, tapi tetap saja tidak bisa” kira-kira seperti itulah jawaban dari Claudia. Bukannya Claudia juga tidak tegas menolak Matteo. Namun, Matteo tidak ingin jawaban penolakan dari mulut Claudia, setidaknya harus berusaha membuka hati atau ya, aku menerima. Seperti itu jawaban yang di inginkan Matteo.


Bahkan sering kali, Claudia menyuruh Matteo untuk membuka hati pada perempuan lain, namun Matteo bersikukuh tidak mau. Ia akan menunggu Claudia membuka hati.


Tapi untuk waktunya, Matteo tidak akan tahu kapan Claudia akan membuka hati pada dirinya.


“Akhhhhh sialll. Mengapa sangat sulit untuk meluluhkan hatimu Cia” Lirihnya menggenggam erat rokoknya kemudian melempar sembarang di ruangannya.


Jujur, Matteo hampir frustasi memikirkan cara untuk bisa bersama dengan Claudia. Tidak cukupkah perjuangannya selama 3 tahun lamanya, bahkan ia rela datang ke Indonesia hanya untuk bisa selalu dekat dengan Claudia.


Berkecamuk dengan pikirannya yang kusut, Matteoo tersadar ketika ponselnya memekik ada yang menghubungi. Tanpa pikir panjang Matteo menerima panggilan tersebut.


“…”


“Biarkan dia masuk” balasnya dengan suara dingin.


Tak lama, pintu ruangannya terbuka dan menampilkan sosok perempuan cantik dan seksi.


Perempuan tersebut berjalan masuk sambil tersenyum angkuh mendekati Matteo yang sedang menatapnya dengan tajam.


“Terimakasih. Mari duduk” ucap perempuan tersebut tanpa tahu malu.


“Cihhhh…. Sangat menjinjikkan” decih Matteo pada perempuan yang sedang duduk di sofa ruangannya.


“Ada apa kau datang kemari” tanya Matteo tegas.


“Mari bekerjasama untuk mendapatkan apa yang kita inginkan. Kau dapat Cia-mu, dan aku dapat Daniel-ku, hem” jawab perempuan tersebut langsung menghisap rokok vape miliknya yang menggantung di lehernya.


Ya, perempuan itu datang ke ruangan Matteo dan tanpa basa-basi mengemukakan tujuannya kemari.


Matteo hanya terdiam sambil memijit pangkal hidungnya “Menggunakan cara kotor seperti perbuatanmu dulu?”


Mendengar itu, perempuan itu langsung menatap Daniel tajam “Tentu saja tidak. Kali ini aku akan menggunakan cara yang lebih halus. Dan aku pastikan akan berhasil jika kita berdua bekerjasama”


“You know me?” tanyanya lagi sembari mendekati Matteo yang sedang duduk bersandar di meja kerjanya.


Perempuan tersebut mengelus dada Matteo dengan sensual dan mengeluarkan asap rokoknya tepat di wajah Matteo. “Huffff”


Matteo hanya mengibas-ibaskan tangannya untuk mengurangi asap rokok di wajahnya “Yes, aku mengetahui dirimu wanita yang pernah merusak rumah tangga orang kan” jawabnya sembari mendorong pelan perempuan seksi di hadapannya.


Matteo langsung membersihkan kemejanya “Cih, dekat denganmu membuat kemejaku menjadi kusut dan kotor seperti dirimu”


Seperti biasa ya kakak² pembaca tersayang, jangan lupa beri like, comment, vote, favoritkan dan gift biar author makin semangat buat up😍😍😍🤗🤩✨✨💋