
"Baiklah akan saya mulai laporan saya. 5 jam lalu kami mendapatkan misi untuk pergi ke hotel xyz karena di sana terdeteksi banyak energi abnormal berkumpul."
"Setibanya di sana kami melihat bahwa hotel sudah rusak dan tidak terlihat musuh di depan hotel. Kami memutuskan untuk masuk dan melihat bahwa banyak korban berjatuhan, kami melanjutkan investigasi dan berhasil menemukan pelaku di aula hotel."
"Pelaku berjumlah 10 makhluk yang di ketahui dengan nama iblis, mereka berkumpul di tengah aula dan tampak sedang memakan sesuatu. Saya dan kapten Jack bergerak mendekat sedangkan Elise tetap berada di belakang untuk memberikan support."
"Setelah berhasil mendekati tanpa di ketahui oleh musuh, kami melepaskan serangan dadakan dan berhasil mengalahkan musuh dalam waktu kurang lebih 20 menit."
"Setelah kami memastikan sudah tidak ada musuh lainnya yang bersembunyi, kami berniat untuk kembali ke markas tetapi pada saat itu saya merasakan kejanggalan dan memberitahu kapten tentang itu."
"Kejanggalan yang saya maksud adalah kemungkinan bahwa masih ada musuh yang bersembunyi dan menunggu kita kembali ke markas sebelum menyerang. Karena itu kapten berinisiatif untuk menjebak musuh dan membawa kami pergi ke tempat dimana markas DAU dulunya terletak."
"Sesampainya disana kami membuat perangkap berupa beberapa bahan peledak untuk membunuh musuh dan rencana kami berhasil karena dua orang berjubah hitam datang dan terkena ledakan dari perangkap kami sebelum akhirnya tertimbun puing-puing bangunan."
"Sayangnya kedua orang tersebut selamat dan tidak terluka sedikitpun, kami pun mengetahui identitas mereka yang ternyata adalah letnan dari batalion ketiga pasukan iblis."
Saat aku hendak melanjutkan menceritakan apa yang terjadi selanjutnya, pak direktur Orlando mengangkat tangannya dan bertanya kepadaku.
"Kamu bilang mereka adalah letnan batalion ketiga pasukan iblis, itu artinya paling tidak ada tiga batalion musuh... apa kamu tahu berapa banyak jumlah pasukan yang mereka miliki dari mimpimu?"
"Sayangnya aku tidak mendapatkan informasi mengenai hal itu dari mimpiku... yang aku ketahui adalah dua orang berjubah hitam yang menyerang kami adalah sama dengan dua orang musuh yang aku lihat di akhir mimpiku." jawabku sambil menggelengkan kepala.
"Hmm... kita masih kekurangan banyak informasi mengenai musuh kita... jika saja kita dapat menangkap dan menginterogasi salah satu dari mereka... tapi kita juga tidak begitu paham dengan bahasa atau tulisan mereka..."
Direktur Orlando sepertinya memiliki kekhawatiran yang tidak jauh berbeda denganku tapi ada satu hal penting yang tidak dia ketahui dan aku harus mengatakannya sekarang.
"Pak direktur apakah saya bisa melanjutkan laporannya? Ada hal yang lebih penting yang harus saya sampaikan."
"Ah! Ya, kamu bisa lanjutkan laporanmu."
"Baiklah... Kami mengetahui asal usul mereka di karenakan bahwa... mereka dapat berbicara bahasa planet kita."
Aku mengatakan kalimat terakhirku dengan jelas dan perlahan supaya semua orang dapat mendengarnya.
Dan seperti yang aku duga selain diriku dan kapten Jack yang mengalaminya sendiri, ketiga orang lainnya terperangah saat mendengar bahwa musuh kita dapat berbicara dengan menggunakan bahasa kita.
"K-kai... apa kalimat yang kamu ucapkan barusan itu sungguhan? Aku tidak bisa mempercayainya... apakah mereka lebih pintar daripada kita sehingga dapat menguasai bahasa kita dengan mudah?"
"Tidak pak direktur, aku curiga bahwa mereka telah datang ke planet kita lebih lama dari yang kita bayangkan sehingga mereka dapat memiliki banyak waktu untuk menguasai bahasa kita."
Saat mendengar hipotesa dariku wajah direktur Orlando berubah menjadi pucat seakan dia tersadarkan akan sesuatu yang mengerikan.
"15 tahun... kejadian energi abnormal pertama kali tercatat terjadi 15 tahun yang lalu dan organisasi DAU dibentuk 5 tahun kemudian saat pemerintah mulai menyadarinya... apa mereka sudah mengirimkan pasukan mereka sedikit demi sedikit sejak itu? atau mungkin bisa saja mereka datang lebih lama lagi dan tidak ada catatan mengenai kejadian abnormal itu... Ahh aku benar-benar pusing memikirkannya tapi ini adalah informasi yang harus segera di laporkan ke pemerintah pusat."
Direktur Orlando bergumam sendiri memikirkan semua kemungkinan yang terjadi selama bertahun-tahun belakangan.
"Kai apakah ada hal lain lagi yang ingin kamu laporkan? jika tidak tolong segera meninggalkan ruangan karena aku harus berdiskusi lebih lanjut dengan inspektur Salvo."
"Ada satu hal lagi yang harus saya katakan pak direktur. Tetapi kali ini bukanlah informasi pasti melainkan hanya hipotesa yang saya pikirkan."
"Baiklah..."
Aku mempersiapkan diri dengan menarik nafas dalam-dalam dan menghembuskannya sebelum mengatakan hipotesaku karena ini adalah sesuatu yang lebih besar dari sebelumnya.
"Dua orang yang menyerang kami kemungkinan besar tidak berasal dari planet iblis karena keduanya bukanlah ber-ras iblis... kemungkinan mereka berasal dari planet Eloar, planet yang baru saja di taklukkan oleh pasukan iblis karena ras mereka berdua adalah manusia dan manusia hewan."
"Yang saya ketahui dari kelima planet yang terbentuk dari pecahan planet utama, hanya Eloar yang memiliki ras manusia dan manusia hewan. Dan tidak ada perbedaan signifikan antara ras manusia dari Eloar ataupun manusia planet kita. Karena itu aku curiga dan khawatir bahwa ada kemungkinan mata-mata pasukan iblis yang berwujud manusia sudah menyelinap berbaur dengan masyarakat..."
*brak*
Direktur Orlando berdiri dari kursinya dan menggebrak keras meja di depannya sampai gelas berisikan air putih tumpah dan mengalir ke lantai.
"Kai! Kenapa kamu tidak menceritakan tentang lima planet ini! Ini pertama kalinya aku mendengarnya darimu!! Selama ini aku berpikir mereka hanya berasal dari 2 planet! Tetapi sekarang kamu bilang ada 5!!! Cepat katakan apa saja planet itu berserta semua yang kamu ketahui tentang mereka dan apakah planet kita juga termasuk di dalamnya!!!"
"Saya tidak menceritakannya karena anda tidak mengabulkan salah satu permintaan saya waktu itu dan saya juga tidak banyak mengetahui tentang planet lainnya, saya hanya tahu banyak mengenai Eloar dan sedikit tentang planet iblis yang lainnya saya juga tidak tahu sama sekali."
"Dan untuk apakah planet kita juga termasuk dari kelima pecahan planet utama... saya juga tidak tahu karena planet kita tidak memiliki energi abnormal pada awalnya itu mungkin berarti planet kita tidak termasuk dari kelima planet tersebut tetapi masih ada kemungkinan juga bahwa planet kita termasuk karena pasukan iblis datang untuk menginvasi kita."
"Kai! Kamuuu! Kamu merahasiakan informasi ini karena aku tidak mengabulkan permintaanmu!? Apakah kamu tidak tahu bahwa informasi ini sangat penting untuk mengetahui berapa banyak musuh kita!!"
"Ini semua karena anda tidak mau menyebarkan informasi tentang invasi ke publik! Masyarakat berhak tahu tentang bahaya yang mengintai mereka!! Apalagi setelah melihat korban-korban yang meninggal di hotel xyz barusan, mereka semua tidak perlu meninggal tanpa mengetahui apa-apa jika anda menyebarkan informasi ini!!!"
Melihat direktur Orlando yang marah-marah kepadaku membuatku marah sendiri apalagi aku merasa ini semua kesalahannya karena tidak mau menyebarkan informasi.
Kapten Jack yang melihat semua ini mencoba melerai dengan menarik diriku menjauh dari direktur sebelum aku melepaskan tinju ke wajahnya.
"Hehehe... kamu tidak seharusnya marah kepada direktur Orlando karena akulah yang melarang informasi untuk disebarkan ke masyarakat."
Inspektur Salvo yang dari tadi diam angkat bicara dan mengatakan sesuatu yang membuatku semakin marah.
Dari awal aku sudah merasa jengkel melihatnya dan setelah mendengar ucapannya aku berusaha untuk meninju wajahnya berkali-kali tetapi kapten Jack semakin kuat dalam menahanku.
"Kamu! Jadi kamu yang menahan informasi!! Apa kamu tidak tahu berapa banyak korban jiwa yang bisa selamat jika saja kita menyebar informasi ini hah!!! Apa hatimu tidak merasa sakit! Melihat orang-orang itu dicabik-cabik oleh para iblis!!!"
"Tentu saja aku merasa kasian tetapi ini semua dilakukan agar tidak terjadi anarki. Tapi apa kamu tidak bisa membayangkan apa yang terjadi jika orang-orang tahu bahwa sebuah planet alien mengirimkan pasukannya untuk menginvasi planet kita? Bisa-bisa terjadi keributan yang berujung kepada anarki jika mereka mengetahui yang sebenarnya dan akan muncul korban jiwa bukan karena serangan iblis melainkan dari serangan orang kita sendiri."
"Meskipun begitu bukankah harusnya pemerintah sudah memiliki rencana agar tidak terjadi keributan besar seperti itu!"
"Heh kamu terlalu naif... meskipun kami berusaha untuk menekan keributan tapi tentunya masyarakat akan was-was dan lambat laun mungkin akan tidak percaya bahwa pemerintahan kita dapat mengatasi invasi ini."
"Jadi intinya pemerintah pusat tidak ada niatan untuk menyebarkan informasi? Bahkan setelah aku mengatakan informasi baru ini?"
"Ya benar"
"Huuhh... Kalau begitu jangan harap aku akan memberikan informasi lain kepada kalian. Mulai saat ini aku hanya akan berusaha melindungi mereka dari invasi dengan bantuan teman-temanku tanpa intervensi dari pemerintah!"
Setelah mengatakan hal itu, aku berbalik dan meninggalkan ruangan. Aku berjalan sendiri menuju ke basemen lantai 3 untuk melihat Elise dan meninggalkan yang lainnya tetap di ruangan bahkan aku tidak menghiraukan panggilan direktur Orlando maupun kapten Jack.