Armored Hero

Armored Hero
Bab Ex Mimpi Kai : Hancurnya Dunia Eloar



Di sebuah rumah tua yang kecil, seorang ibu dan anaknya duduk di tempat tidur. Sang ibu sedang membacakan sebuah dongeng untuk anaknya sebagai pengantar tidur.


"... гคןค єɭŦ ภєк๏ร кє-3 ๓є๓เ๓קเภ 300 รקเгเՇ คгςђєг ยภՇยк ๓є๓קєгՇคђคภкคภ ๒єภՇєภﻮ ๔คгչ ๔คгเ รєгคภﻮคภ ןєภ๔гคɭ คɭเςђ к๏๓คภ๔คภ קครยкคภ Ŧє๔єгครเ ๓คภยรเค ץคภﻮ ๓єภﻮ๏๓คภ๔๏เ 10000 ՇєภՇคгค...(... Raja elf Nekos ke-3 memimpin 300 Spirit Archer untuk mempertahankan benteng Darz dari serangan jendral Alich komandan pasukan federasi manusia yang mengomandoi 10000 tentara...)"


"...คкђเгภץค รєՇєɭคђ 2 Շคђยภ ๓єภﻮєקยภﻮ ๒єภՇєภﻮ Շคภקค ๒єгђครเɭ ๓є๓๒๏๒๏ɭภץค, ןєภ๔гคɭ คɭเςђ ๓єภคгเк קครยкคภภץค ๓ยภ๔ยг.(...Akhirnya setelah 2 tahun mengepung benteng tanpa berhasil membobolnya, jendral Alich menarik pasukannya mundur.)"


"๔คภ เՇยɭคђ кเรคђ קєгคภﻮ ๒єภՇєภﻮ ๔คгչ ץคภﻮ ๓єɭєﻮєภ๔ค. คץ๏ รєкคгคภﻮ ฬคкՇยภץค Շเ๔ยг คภคккย ՇєгςเภՇค.(Dan itulah kisah perang benteng Darz yang melegenda. Ayo sekarang waktunya tidur anakku tercinta.)"


Sang ibu telah selesai menceritakan kisah heroik dari raja elf yang berhasil mempertahankan wilayahnya dari serangan manusia 1000 tahun yang lalu.


"เ๒ย ๒คςคкคภ ๔๏ภﻮєภﻮ ɭคﻮเ кєקค๔คкย, คкย ๓ครเђ ๒єɭย๓ ๓єภﻮคภՇยк.(Ibu bacakan dongeng lagi kepadaku, aku masih belum mengantuk.)" sang anak merengek meminta di bacakan dongeng lagi kepada ibunya.


"Շเ๔คк เภเ รย๔คђ ๓คɭค๓, ςєקคՇ Շเ๔ยгɭคђ ๒єร๏к кค๓ย ђคгยร קєгﻮเ รєк๏ɭคђ.(Tidak ini sudah malam, cepat tidurlah besok kamu harus pergi sekolah.)"


"คђ คץ๏ɭคђ ๒ย, คкย ๓๏ђ๏ภ.(Ah ayolah bu, aku mohon.)"


Sang anak tetap bersikeras ingin dibacakan dongeng oleh ibunya, sedangkan ibunya ingin anaknya untuk segera tidur. Pada saat itu ayahnya pulang setelah selesai bekerja.


"คкย קยɭคภﻮ!(Aku pulang!)"


"คץคђ!(Ayah!)" teriak sang anak bangun dari kasurnya dan melompat ke pelukan ayahnya.


"кєรคՇгเค кєςเɭкย, кєภคקค ๓ครเђ ๒єɭย๓ Շเ๔ยг?(Kesatria kecilku, kenapa masih belum tidur?)"


"คץคђ, ςєгเՇคкคภ รє๒ยคђ ๔๏ภﻮєภﻮ кєקค๔คкย!(Ayah, ceritakan sebuah dongeng kepadaku!)"


"๒คเкɭคђ, คкย คкคภ ๓єภςєгเՇคкคภ ՇєภՇคภﻮ Շєг๒єภՇยкภץค קɭคภєՇ кเՇค... єɭ๏คг(Baiklah, aku akan menceritakan tentang terbentuknya planet kita... Eloar)" kata ayahnya sambil menaruh anaknya kembali ke tempat tidur dan menyelimutinya.


"๔คђยɭย кคɭค ๔ยภเค кเՇค ค๔คɭคђ รคՇย ๒คﻮเคภ ๔คгเ קɭคภєՇ קคภﻮєค, קคภﻮєค ค๔คɭคђ קɭคภєՇ ץคภﻮ ђคภץค ๔เђยภเ ๏ɭєђ ๓คภยรเค Շเ๔คк ค๔ค єɭŦ, ๓คภยรเค ђєฬคภ, ภคﻮค, ๓คɭคเкคՇ คՇคยקยภ เ๒ɭเร.(Dahulu kala dunia kita adalah satu bagian dari planet Pangea, Pangea adalah planet yang hanya dihuni oleh manusia tidak ada elf, manusia hewan, naga, malaikat ataupun iblis.)"


"รยคՇย кєՇเкค ๓ยภςยɭ ๓єՇє๏г ๔คгเ ɭยคг คภﻮкครค ץคภﻮ ןคՇยђ ๔คภ ๓єภค๒гคк קคภﻮєค, ๓єՇє๏г เՇย ђคภςยг ๒єгкєקเภﻮ-кєקเภﻮ ๔คภ ๔คгเ кєקเภﻮคภ เՇย ๓ยภςยɭ รยคՇย єภєгﻮเ ๒คгย ץคภﻮ ๔เรє๒ยՇ ๓คภค.(Suatu ketika muncul meteor dari luar angkasa yang jatuh dan menabrak Pangea, meteor itu hancur berkeping-keping dan dari kepingan itu muncul suatu energi baru yang disebut mana.)"


"єภєгﻮเ ๔คгเ кєקเภﻮคภ ๓єՇє๏г ๓ยɭคเ ๓єгย๒คђ єк๏รเรՇє๓ קɭคภєՇ ๔คภ ๓คкђɭยк ђเ๔ยק ץคภﻮ Շเภﻮﻮคɭ ๔เ รєкเՇคгภץค, ɭค๓๒คՇ ɭคยภ ๓ยภςยɭɭคђ ๓คкђɭยк ђเ๔ยק ๒คгย รєקєгՇเ єɭŦ ๔คภ гคร ץคภﻮ ɭคเภภץค.(Energi dari kepingan meteor mulai merubah ekosistem planet dan makhluk hidup yang tinggal di sekitarnya, lambat laun muncullah makhluk hidup baru seperti elf dan ras yang lainnya.)"


"๓ยɭคภץค รє๓ยค ђเ๔ยק ՇєภՇгค๓ ๔คภ ๒єг๔ค๓קเภﻮคภ, รค๓קคเ קคгค เ๒ɭเร เภﻮเภ ๓єภﻮยครคเ รєɭยгยђ ๔ยภเค. ๔єภﻮคภ кєкยคՇคภ ๓คภค ץคภﻮ ๓єгєкค ๓เɭเкเ, ๓єгєкค ๓єภ๔๏๓เภครเ รє๒คﻮเคภ ๒єรคг קɭคภєՇ ๔คภ ђคภץค гคร ๓คɭคเкคՇ ๔คภ гคร ภคﻮค ץคภﻮ ๔คקคՇ ๓єภคภ๔เภﻮเ кєкยคՇคภ ๓єгєкค.(Mulanya semua hidup tentram dan berdampingan, sampai para iblis ingin menguasai seluruh dunia. Dengan kekuatan mana yang mereka miliki, mereka mendominasi sebagian besar planet dan hanya ras malaikat dan ras naga yang dapat menandingi kekuatan mereka.)"


"кє๓ย๔เคภ гคร-гคร ץคภﻮ кєкยคՇคภภץค Շเ๔คк รє๒คภ๔เภﻮ ๓єภ๔คՇคภﻮเ є๓קєг๏г ภคﻮค кคչՇ ยภՇยк ๓єภ๔คקคՇкคภ ๒คภՇยคภ. є๓קєг๏г кคչՇ ץคภﻮ เ๒ค ๔єภﻮคภ к๏ภ๔เรเ гคร ɭคเภภץค คкђเгภץค ๓єภﻮﻮยภคкคภ รเђเг คﻮยภﻮ ๔คภ кєקเภﻮคภ ๓єՇє๏г ยภՇยк ๓єภﻮย๒คђ קєгคՇยгคภ ๔ยภเค ๓є๓๒ยคՇ ๓คภค ๔คгเ ๓๏ภรՇєг ץคภﻮ ๓คՇเ ๓єภןค๔เ ๓є๔คɭเ ץคภﻮ ๔คקคՇ ๓є๓๒єгเкคภ кєкยคՇคภ.(Kemudian ras-ras yang kekuatannya tidak sebanding mendatangi emperor naga Kazt untuk mendapatkan bantuan. Emperor Kazt yang iba dengan kondisi ras lainnya akhirnya menggunakan sihir agung dan kepingan meteor untuk mengubah peraturan dunia membuat mana dari monster yang mati menjadi medali yang dapat memberikan kekuatan.)"


"๔єภﻮคภ ค๔คภץค ๓є๔คɭเ гคร-гคร ɭє๓คђ คкђเгภץค ๔คקคՇ ๓єɭคฬคภ קคгค เ๒ɭเร, รคץคภﻮภץค ๓є๔คɭเ เՇย Շเ๔คк єкรкɭยรเŦ ђคภץค ยภՇยк гคร ՇєгՇєภՇย... เ๒ɭเร קยภ ๔คקคՇ ๓єภﻮﻮยภคкคภภץค. קєгՇคгยภﻮคภ คภՇคгค гคร קยภ ๓єภןค๔เ รє๓คкเภ รєภﻮเՇ ๔єภﻮคภ ๓ยภςยɭภץค ๓є๔คɭเ ץคภﻮ ๓єภץє๒ค๒кคภ ๒єภςคภค Շєгןค๔เ.(Dengan adanya medali ras-ras lemah akhirnya dapat melawan para iblis, sayangnya medali itu tidak eksklusif hanya untuk ras tertentu... iblis pun dapat menggunakannya. Pertarungan antara ras pun menjadi semakin sengit dengan munculnya medali yang menyebabkan bencana terjadi.)"


"รคคՇ รєɭยгยђ гคร ๓єภﻮﻮยภคкคภ ๓คภค Շคภקค קє๔ยɭเ ๔єภﻮคภ гєรเк๏ภץค Շєгђค๔คק קɭคภєՇ, Շєгןค๔เɭคђ ๒єภςคภค ץคภﻮ ๔เรє๒ยՇ... ๒ค๔คเ ๓คภค. ๒ค๔คเ ๓คภค ๓є๓ק๏гคк-ק๏гคภ๔คкคภ รє๓ยคภץค, ﻮยภยภﻮ Շєг๒єɭคђ, ɭคยՇคภ ՇєгคภﻮкคՇ, Շคภคђ гєՇคк ๔คภ ђคภςยг.(Saat seluruh ras menggunakan mana tanpa peduli dengan resikonya terhadap planet, terjadilah bencana yang disebut... badai mana. Badai mana memporak-porandakan semuanya, gunung terbelah, lautan terangkat, tanah retak dan hancur.)"


"รค๓קคเ คкђเгภץค קɭคภєՇ קคภﻮєค Շєг๒єɭคђ ๓єภןค๔เ 5 קɭคภєՇ เภ๔เשเ๔ย ץคภﻮ ๓ยɭคเ ๓єภןคยђ รคՇย ๔คгเ ץคภﻮ ɭคเภภץค. קɭคภєՇ єɭ๏คг ץคภﻮ кเՇค ђยภเ ค๔คɭคђ รคɭคђ รคՇยภץค.(Sampai akhirnya planet Pangea terbelah menjadi 5 planet individu yang mulai menjauh satu dari yang lainnya. Planet Eloar yang kita huni adalah salah satunya.)"


Sang ayah akhirnya selesai menceritakan asal mula terbentuknya planet Eloar dan sang anak sudah mulai tertidur.


"คץคђ... кєภคקค кเՇค Շคђย... кคɭคย קɭคภєՇภץค Շєг๒คﻮเ ๓єภןค๔เ 5?(Ayah... kenapa kita tahu... kalau planetnya terbagi menjadi 5?)" tanya anaknya sambil terantuk-antuk hampir tertidur.


"кคгєภค ยՇยรคภ є๓קєг๏г ภคﻮค ๔คՇคภﻮ ๔คภ ๓є๓๒єгเкคภ เภŦ๏г๓ครเ เՇย кєקค๔ค кเՇค. ๔คภ ןยﻮค קɭคภєՇ Շє๓קคՇ קคгค ภคﻮค Շเภﻮﻮคɭ ՇєгɭєՇคк ๔เ ๔єкคՇ קɭคภєՇ кเՇค. кค๓ย ๒เรค ๓єɭเђคՇภץค ɭєฬคՇ ןєภ๔єɭค... קɭคภєՇ ๒єгฬคгภค ๓єгคђ รєקєгՇเ ๓คﻮ๓ค เՇยɭคђ קɭคภєՇ קคгค ภคﻮค.(Karena utusan emperor naga datang dan memberikan informasi itu kepada kita. Dan juga planet tempat para naga tinggal terletak di dekat planet kita. Kamu bisa melihatnya lewat jendela... planet berwarna merah seperti magma itulah planet para naga.)"


"๓๓๓... คץคђ คкย Շเ๔คк... ๓єɭเђคՇ ค๔ค קɭคภєՇ... ๒єฬคгภค ๓єгคђ ๔เ ɭคภﻮเՇ...(Mmm... ayah aku tidak... melihat ada planet... bewarna merah di langit...)"


"кค๓ย ς๏๒ค ɭเђคՇ кє คгคђ Շเ๓ยг ๔เรคภค ค๔ค...... Շเ๔คк ค๔ค!!! קɭคภєՇ єŦչคг ๓єภﻮђเɭคภﻮ! Շเ๔คк Շยภﻮﻮย ๔ยɭย... ๔เรคภค ๓ครเђ ค๔ค קɭคภєՇ... ՇєՇคקเ кєภคקค ฬคгภคภץค ๓єภﻮђเՇค๓?...(Kamu coba lihat ke arah timur disana ada...... tidak ada!!! Planet Efzar menghilang! Tidak tunggu dulu... disana masih ada planet... tetapi kenapa warnanya menghitam?...)"


"รคץคภﻮкย รєקєгՇเภץค คкย ђคгยร קєгﻮเ кє кครՇเɭ, ค๔ค รєรยคՇย ץคภﻮ Շєгןค๔เ קค๔ค קɭคภєՇ єŦչคг ๔คภ คкย ՇคкยՇ เภเ קєгՇคภ๔ค ๒ยгยк.(Sayangku sepertinya aku harus pergi ke kastil, ada sesuatu yang terjadi pada planet Efzar dan aku takut ini pertanda buruk.)" kata sang ayah kepada istrinya dan meninggalkan mereka di rumah untuk melaporkan ke kastil tempatnya bekerja.


...……...


Aku yakin aku tadi tertidur di kasurku tetapi kenapa aku tiba-tiba melayang di udara tanpa busana dan melihat keluarga bahagia ini?


Apa ini mimpi? Tapi kenapa aku memimpikan ini? Dilihat dari gaya pakaian dan rumahnya, mimpi ini berlatar belakang abad pertengahan Erropa? Dan kenapa bahasa mereka aneh?


Aku tidak ingat pernah melihat film berlatar belakang seperti ini akhir-akhir ini... ataupun mendengar bahasa mereka...


Dan juga kenapa aku telanjang bulat! Apalagi kenapa aku hanya melayang seperti hantu melihat semuanya dari atas!? Kalau ini mimpiku bukannya seharusnya aku yang jadi anak itu?


Sekeras apapun aku berteriak dan mencoba untuk bangun... mimpi ini terus berlanjut. Hari berganti hari, bulan, musim dan tahun tetapi mimpi ini tidak kunjung selesai.


Demi tuhan! Kenapa mimpi ini lama sekali! Seharusnya aku sudah bangun sekarang!


Awalnya aku suka dengan mimpi ini karena mirip dengan cerita-cerita fantasi dan juga aku akhirnya paham bahasa yang mereka gunakan tetapi lama-kelamaan aku dibuat frustasi!


Bayangkan saja aku harus melihat tokoh cerita mimpiku bercumbu dan bermesraan dengan kekasihnya! Sedangkan aku sampai sekarang masih jomblo!!!


Mimpi macam apa ini! Cepat bangunkan aku!! Aku sudah tidak kuat lagi melihat mereka bermesraan!!!


Sekali lagi sekeras apapun aku meminta mimpi ini terus berlanjut dan akhirnya 12 tahun berlalu.


...……...


Anak kecil itu sudah tumbuh menjadi pria dewasa dan memiliki keluarga sendiri bersama kekasihnya.


"Loren! Loren! Sayangku coba lihat surat ini!" sahut Alberto


"Ada apa Alberto?" tanya Loren keluar dari dapur.


"Aku akhirnya lolos ujian dan menjadi tentara kerajaan Sulu!" jawab Alberto senang


"Ah benarkah!? Kalau begitu kita harus merayakannya!"


"Kenapa kalian ribut-ribut?" tanya ibu Alberto yang sudah tua sekarang


"Ibu! Aku sekarang sudah menjadi tentara kerajaan! Kelak nanti aku akan menjadi seperti ayah... seorang komandan yang memimpin ratusan tentara!"


"Haah... Alberto, aku sudah bilang kamu jangan jadi tentara... Aku tidak ingin kamu bernasib sama dengan ayahmu..."


"Ibu! Karena itulah aku ingin menjadi tentara! Aku ingin membalas kematian ayah di tangan para iblis itu!"


Ya iblis! ras yang dulunya dikira hanyalah dongeng dan mitos belaka, ternyata memang benar adanya dan mereka telah menaklukkan planet para naga 15 tahun yang lalu.


Dan 5 tahun yang lalu mereka sampai ke planet kami dan memulai penjajahan mereka... ayahku adalah salah satu kesatria yang diutus oleh kerajaan Sulu untuk mengikuti legiun kesatria yang dikirim tiap kerajaan di Eloar untuk mengalahkan pasukan iblis.


Tapi hasilnya seluruh anggota legiun mati di bunuh oleh pasukan iblis tanpa ada yang tersisa.


"Alberto! Lupakan dendammu itu! Kamu tidak cocok menjadi seorang tentara! Ayahmu sendiri yang bilang kalau medali miliknya tidak cocok denganmu! Kenapa kamu tidak mau mengerti?"


"Ibu... kerajaan Sulu telah membuat alat baru yang memungkinkan orang yang tidak cocok untuk memakai medali itu."


"Dan kamu percaya dengan perkataan mereka!? Ayahmu butuh waktu lama berburu monster dari kecil untuk mendapatkan medali pertamanya dan dia terus berlatih untuk memperkuat medalinya!"


"Sedangkan kamu... apa yang kamu peroleh? Kamu tidak mau pergi ke hutan untuk berburu monster dan hanya bekerja di kota. Bagaimana bisa kamu mendapatkan anugerah dewa untuk memakai medali?"


"Ibu! Yang membuat medali itu adalah para naga dan bukan dewa terlebih lagi mereka semua sudah dikalahkan pasukan iblis!"


"Alberto! emperor naga Kazt adalah salah satu dewa!"


"Hah! Dewa atau apalah, dia sudah lama mati! Sama seperti dewa para elf... raja elf Nictis!"


"Kalau ibu masih bersikeras menentang keputusanku... aku akan pergi dari rumah ini beserta dengan Loren!" kata Alberto menarik tangan Loren dan membawa pergi keluar.


"Alberto! Tunggu!"


...……...


Wow! Benar-benar sebuah drama yang seru! Tapi si Alberto ini benar-benar keras kepala, awas saja nanti bisa-bisa terkena karma!


Melihat pertengkaran ibu dan anak ini... aku hanya bisa melihat dan berharap mempunyai popcorn untuk di makan.


Tapi alur cerita mimpi ini mulai mirip dengan apa yang terjadi di dunia nyata... Medali... Monster... dan Iblis...


Saat aku sedang fokus memikirkan segala hal yang diucapkan oleh Alberto dan ibunya... tubuhku tiba-tiba terseret dan menuju ke arah Alberto pergi.


Hah... sepertinya aku hanya bisa melihat apa yang ada di sekitar Alberto...


...……...


"Loren, aku pergi dulu. Hati-hati di rumah sendirian."


"Ya, kau juga Alberto, hati-hati saat di barak."


Alberto membutuhkan waktu 10 menit untuk sampai ke barak dan disana dia disuruh untuk berbaris di lapangan mendengarkan pidato komandannya.


"Kalian semua disini telah terpilih menjadi tentara kerajaan mengalahkan ribuan orang yang ingin bergabung, karena itu kalian harus mengerahkan seluruh kekuatan kalian untuk menjadi prajurit yang bisa melindungi kerajaan ini!"


""Ohhhh""


"Kalian semua adalah orang terpilih dan mulai sekarang kalian akan dilatih terus menerus agar bisa mengalahkan pasukan iblis!"


""Ohhhh""


Dari pagi hingga malam, Alberto berlatih sangat keras bahkan melebihi teman-temannya yang lain tetapi sayangnya sekeras apapun dia berlatih kemampuannya tidak setara dengan orang yang malas-malasan berlatih.


"Heh... pak tua lebih kamu keluar dari barak ini, kamu sudah berlatih keras tapi masih berada di peringkat paling bawah ha ha ha. Kalau aku jadi kamu, aku pasti sudah malu dan mengundurkan diri."


Banyak pemuda yang selalu meremehkan Alberto saat dia berlatih membuat dirinya semakin depresi hari demi hari.


Tapi semangat Alberto untuk membalaskan dendam ayahnya membuatnya pantang menyerah apapun yang terjadi.


Dan akhirnya keinginannya terkabulkan, pasukan iblis bergerak menuju kerajaan Sulu untuk menjajahnya.


"Semuanya dengarkan! Kemarin pembawa berita mengirimkan pesan bahwa kekaisaran Tutan telah hancur akibat serangan pasukan iblis dan sekarang mereka bergerak ke arah kerajaan kita!"


"Aku ingin kalian semua mempersiapkan diri untuk bertempur! Pertama-tama ambil sabuk dan medali dari peti di depanku, sabuk ini akan membuat kalian menjadi prajurit sejati bahkan untuk kalian yang tidak mempunyai bakat!"


"Jadi cepatlah ambil ini dan pakailah! Karena setelah ini kita akan berbaris menuju medan pertempuran!"


...……...


Lokasi pertempuran terletak di padang rumput Sahara yang terletak di antara kekaisaran Tutan dan kerajaan Sulu.


Pasukan kerajaan Sulu mencapai 10000 orang dan memenuhi sebagian besar padang rumput, tetapi pertempuran yang ditunggu tidak kunjung datang meskipun telah 3 hari menunggu.


Banyak pasukan yang terlihat santai, mereka mengira bahwa pasukan iblis ketakutan dan kabur setelah melihat jumlah mereka.


Tapi kenyataannya di hari ke-4, seorang pengintai melihat kepulan asap hitam dari balik gunung pertanda bahwa pasukan iblis telah datang.


Pasukan kerajaan Sulu segera berbaris bersiap untuk menerima musuh mereka, para komandan dan jendral pun merasa bahwa mereka akan menang karena moral pasukan mereka tinggi.


Tapi semuanya berubah saat mereka melihat pasukan iblis yang tiba... mereka semua ketakutan, bukan hanya karena jumlah musuh melainkan juga karena wujud musuh.


Tidak ada hal yang bisa menjelaskan betapa mengerikannya wujud tentara iblis, hanya dengan sekilas melihat rupa mereka dapat membuat seseorang yang lemah jatuh pingsan.


Terlebih lagi jumlah mereka... bukan ratusan atau ribuan ataupun jutaan... jumlah mereka tidak terhitung... seluruh pemandangan di depan mereka tertutup oleh banyaknya pasukan iblis membuat 10000 pasukan mereka terlihat kecil.


Tidak ada yang tahu pasti siapa yang memulai peperangan antara dua pasukan tapi yang pasti adalah pasukan kerajaan Sulu dibantai habis tidak menyisakan seorang pun.


...……...


Ha Ha Ha... ... mimpi apa-apaan ini? Kenapa tokoh utamanya mati tanpa bisa melakukan apa-apa... dan bentuk kehidupan macam apa ras iblis itu... mereka tidak tampak seperti makhluk hidup...


Mereka tidak memiliki mata, hidung ataupun mulut, seluruh tubuh tertutupi sisik hitam, jumlah tangan dan kaki mereka berbeda-beda tiap individu, dan di kepala mereka tumbuh tentakel seperti gurita.


Mereka terlihat seperti mimpi buruk yang tiba-tiba hidup... tunggu dulu ini semua kan mimpi... Berarti selama ini aku bermimpi buruk?


Melihat mimpi ini sungguh membuat jiwaku terganggu, semua yang ada di sini terlalu absurd.


Aku ingin segera bangun! Tolong siapapun di luar sana! Rai! atau siapapun itu! Bangunkan aku dari mimpi buruk ini!!!


Aku berteriak dan memohon sekeras mungkin, mencoba untuk membuat suara di dunia nyata, agar seseorang dapat membangunkan aku... tapi mimpi ini terus berlanjut.


Oh tuhan... kenapa mimpi ini tidak selesai-selesai... Alberto sudah mati! Dia ada di bawahku membusuk! Kenapa aku masih ada disini...


Apakah aku sudah mati dalam tidurku? dan ini semua adalah alam kubur dimana aku disiksa...


Semakin lama aku berada di dalam mimpi ini, semakin kondisi kejiwaanku memburuk dan aku mulai merasa bahwa aku tidak bisa keluar dari sini.


Sampai setelah beberapa bulan menunggu, seorang berjubah hitam datang ke lokasi medan perang dan dia mulai merapalkan mantra yang tidak aku mengerti.


Setelah mantranya selesai dirapalkan, beberapa mayat bangun, berdiri dan mendekati orang berjubah itu. Dan salah satu mayat yang bangkit adalah Alberto.


Orang berjubah hitam itu membawa Alberto dan mayat hidup lainnya pergi menuju suatu gua. Di dalam gua terdapat banyak mayat hidup lainnya berjejer seperti manekin.


Orang berjubah itu menghabiskan waktu yang lama di dalam gua, mengutak-atik mayat-mayat yang dia bawa. Sampai akhirnya seorang manusia singa datang dan berbicara dengannya menggunakan bahasa yang tidak aku ketahui.


Bahasa lain lagi... Apa itu artinya mereka bukan dari Eloar? atau mungkin ada banyak bahasa di Eloar?


Aku tidak tahu kebenarannya, yang aku tahu setelah mereka selesai berbicara. Manusia serigala dan orang berjubah itu membawa seluruh mayat hidup melewati sebuah retakan menuju ke...


Ethar! Planetku! Duniaku! dan yang lebih mengejutkan mereka tiba di negaraku Adenionis... karena aku dapat melihat Billboard dengan tulisan bahasa negaraku.


Ha Ha Ha... Mimpi ini makin bertambah aneh... sekarang ini berlanjut ke duniaku...


Kedua orang itu berjalan melewati retakan lainnya dan menghilang meninggalkan mayat Alberto sendiri.


Huh? Apa mereka lupa? Kenapa dia ditinggal disini?


Aku bertanya-tanya apa yang terjadi... sampai aku melihat kaki Alberto... kakinya terlilit akar tanaman sehingga dia tidak bisa melangkah...


Kau itu sungguh bodoh! Bahkan setelah mati kamu masih terlilit akar dan tidak bisa berjalan?


Aku melihat mayat Alberto mencoba berkali-kali mencoba mengangkat kakinya yang terlilit akar tetapi tidak berhasil juga melepaskannya.


Aku mengira akan menghabiskan waktu lama melihat mayat hidup bodoh mencoba melepaskan diri, tetapi entah karena angin atau keseimbangannya yang buruk... mayat Alberto jatuh ketanah.


Saat menyentuh tanah, sabuk yang masih dikenakannya tertekan dan hidup kembali, membuat mayat Alberto tertutupi baju zirah.


Berapa kalipun aku melihat ini, aku masih terkagum-kagum mengetahui bahwa medali itu dapat memberikan kekuatan berupa baju zirah.


Ini mirip seperti serial tok*sat*u dari japeng yang aku lihat saat kecil. Tokoh utama berubah menggunakan sabuknya dan mendapatkan baju zirah.


Tapi perubahan Alberto kali ini berbeda dengan yang aku lihat di medan perang, perubahannya kali ini diselimuti oleh asap hitam dan mengubah bentuk baju zirahnya sehingga mirip seperti... psikopat pesta pernikahan!


Bentuk Alberto saat ini mirip dengan psikopat yang aku lawan di pesta pernikahan Mike!


Dan dia juga membawa pedang yang sama dengan yang aku gunakan... aku memang merasa pedang yang Alberto gunakan familiar tapi aku tidak menyangka akan jadi seperti ini jalan ceritanya.


Setelah berubah Alberto mulai bangkit lagi dan berjalan menuju ke arah pantai...


Tunggu dulu... di arah sana adalah hotel tempat pesta Mike...


Tidak! Tidak! Ini tidak mungkin! Katakan kalau ini semua bohong!!


Aku mencoba mengelak dari kenyataan tetapi apa yang terjadi selanjutnya sama persis dengan apa yang aku ingat.


Alberto pergi ke pesta Mike dan mulai membunuh banyak orang, dan disana aku juga melihat diriku dengan bodohnya tertusuk oleh pisau Alberto.


Dan tiba-tiba semuanya gelap... mimpi ini selesai... tidak dalam hatiku aku merasa, mengetahui dan mencoba untuk mengelak darinya tetapi aku tahu bahwa ini bukan mimpi... ini adalah memori... memori dari Alberto yang disampaikan padaku.


Aku tidak tahu bagaimana caranya memberikan memori ini kepadaku... karena aku membunuhnya untuk yang kedua kali? Karena aku menggunakan pedangnya? Atau ini semua hanyalah kebetulan dan aku yang terpilih mendapatkan memorinya?


Aku tidak sempat memikirkan jawabannya karena aku telah bangun di atas tempat tidurku dengan seluruh tubuh di penuhi oleh keringat dingin.


...……...


Author Note: Bab Extra ini terjadi di antara Bab 19 dan 20