Adinda

Adinda
Chapter 50



 "Ayah! Sudah aku bilang, aku tidak akan memintanya untuk menikahiku!” bodohnya Dinda lebih memilih membela Daniel.


"Karena kau mencintainya, menikahlah dengannya. Aku tak mau melihatmu mengurus anakmu sendiri. Ini semua aku lakukan karena aku sayang padamu," tak kalah Ayahnya meneriaki Dinda. Seakan-akan aku terjebak dalam pertengkaran seorang anak dan bapaknya. Aku pun menegaskan diriku sendiri.


"Apa karena dia hamil. Dia harus menikah dengan Daniel?" tanyaku. Laki-laki itu mengernytikan alisnya dan tak segan-segan mendecih ke arahku.


"Tentu saja! Dia harus bertanggung jawab atas apa yang dia lakukan. Kau kira aku senang anakku di perlakukan seperti ini. Aku tak ingin orang-orang tahu bahwa anakku hamil di luar nikah. Dia harus menikah secepatnya!"


"Baiklahhhh. Aku akan menikahinya besok," kataku. Aku lihat Ayahnya bergeming. Menatapku tak percaya bahkan Dinda sendiri tak menyangka aku akan mengatakan itu.


Setelah mengucapkan itu Ayahnya terlihat marah sekali. "Jangan main-main. Kau kira aku bisa percaya begitu saja dengan ucapanmu anak kecil sepertimu!"


"AKU AKAN MENIKAHINYA BESOK!” apa itu kurang jelas untukmu Tn. James," dia menghela napasnya dengan kasar dan menatapku semakin tajam.


"Baiklah kalau begitu-


"Ayah aku tidak bisa. Aku tidak ingin menikah dengan siapa pun," suara Dinda itu membuatku memukul dadaku sendiri. Rasanya seperti sebuah kesakitan yang amat sangat menusuk relungku. Aku tahu sebenarnya dia menginginkan Daniel menikahinya, tapi kenapa Dinda sangat keras kepala.


"Aku tidak bisa, Yah. Aku mohon!. Biarkan aku yang menjaga anakku sendiri. Aku bisa melakukannya tanpa siapa pun. Aku janji tak akan menyusahkanmu. Aku janji!"


"Dinda!" bentak James membuatku mengeratkan pelukanku padanya. Dinda semakin menumpahkan tangisannya ke dalam pelukanku.


"Biarkan dia berpikir. Aku akan menjaganya dan mengantarnya pulang besok," kataku pada Ayahnya dan membantu Dinda berjalan ke dalam.


Aku menghabiskan roti bakar dengan selai kacang buatan Dinda. Dia tersenyum manis saat tangannya dengan isengnya menempelkan sebuah selai kacang di bibir mungil Cleo. Berkali-kali dia terkikik melihat Cleo yang mengedipkan matanya karena merasakan sesuatu yang aneh di lidahnya dan kini Dinda menciuminya bertubi-tubi.


"Apa kau sangat bahagia memilikinya Dinda?" tanyaku dan dia mengalihkan pandangannya ke arahku.


Dia mengangguk dan menatap Cleo kembali. "Kenapa kau bertahan?" tanyaku lagi


Dinda terdiam sejenak dan tersenyum ke arahku. "Aku ingat kata-katanya dulu. Bahwa seseorang melakukan sesuatu hal baik atau buruknya pasti ada alasannya. Aku mencintainya meski rasa sakit itu terus menjadi bayang-bayang langkahku. Yang pasti aku sangat bahagia memiliki dua malaikat kecil dari orang yang aku cintai."


"Apa kau mempercayainya?" tanyaku mencuci tangan ke arah wastafel. Seraya mencuci mulutku agar tidak terlihat berantakan karena ada pekerjaan yang harus aku selesaikan untuk hari ini. Pendapatan hotel bulan lalu menurun karena fasilitas hotel yang tiba-tiba saja tak memuaskan. Entah apa yang salah dengan pekerjaan mereka, yang pasti keberangkatanku ke London pun harus segera diatur.


"Maksudmu?" Dinda mengernyitkan alisnya.


"Iyah, apa kau tak memiliki rasa yang membuatmu ingin mati saat-"


"Ahhh entahlah. Rasa cintaku padanya membuatku buta dengan segalanya. Meski hatiku dia buat sakit untuk kesekian kalinya. Aku rasa, aku tak bisa melepasnya. Dia terlalu sempurna bagiku."


Aku tak paham dengan kata-katanya yang sempurna itu, tertuju pada tubuhnya yang atletis atau kelakuannya yang kami sendiri tak mengerti menagapa Daniel selalu menyembunyikan masalah keluarganya, karena jujur saja bagiku Daniel terlalu pengecut. Aku tahu dia takut Dinda meninggalkannya, tapi meski serumah Daiel tak pernah mau berbai cerita padaku tentang kerasahannya. Bahkan aku tidak tahu kenapa sebenarnya Clara masih ada bersamanya. Bukankah itu sangat mencurigakan?


****


Btw, tulisan ini udah dari tahun 2017. Masih masa-masa aku nulis-nulis dengan tulisan yang tidak rapi wkwkw. Jadi maaf kalau banyak eyd dll yang masih kurang rapi^^