
“ Leta, benar Kau tak ingin kuantar pulang ? “ tanya Kin dari kursi kemudi mobil yang sedang dia kendarai. Matanya fokus menatap jalan raya.
“ Tak apa, Kin, aku akan di jemput seseorang, “ jawab Leta yang duduk di kursi belakang mobil.
“ Ini hari yang akan sulit aku lupakan dalam hidupku, “ ucap Kin yang nampak antusias. “ Aku baru saja melihat Kraken; pergi ke Istana Pisces; lalu bertemu dengan Puteri Duyung yang ternyata juga seorang Zodiac, “ lanjutnya.
“ Ya, “ sahut Sonia. Dia duduk di kursi penumpang bagian depan. “ Tapi aku sudah merindukan mereka, “ lanjutnya, sambil memandang keindahan pantai di malam hari dari balik jendela.
“ Mereka ? “ tanya Kin bingung.
“ Ya. Kraken dan Puteri Duyung. Mereka adalah mitologi, “ jawab Sonia dan dia masih percaya dengan legenda yang mengatakan bahwa Kraken sangat haus akan daging sebagai sumber makanannya, dan ketika menyerang kapal, monster tersebut mampu melahap seluruh awaknya sekaligus.Tetapi terlepas dari reputasinya yang menakutkan, monster ini juga bisa membawa manfaat. Salah satunya adalah kepercayaan tentang sekumpulan ikan yang mengikuti di atas punggungnya, dan akan muncul di permukaan air laut ketika makhluk misterius itu bereaksi. Dengan demikian, para nelayan yang berani bisa mengambil risiko dengan mendekati binatang buas itu untuk mendapatkan tangkapan yang besar. Untuk para navigator kuno, laut dinilai sangat berbahaya, menyembunyikan segerombolan monster di kedalamannya yang tak terbayangkan. Setiap perjumpaan dengan hewan yang tidak dikenal bisa mendapatkan sisi mitologis dari cerita para pelaut. Dari situ lah, semua kisah misterius tentang makhluk ini berkembang hingga era modern (dan Sonia bangga bisa mengenalnya).
Kin tertawa mendengar ucapan Sonia, dan di dalam pikirannya dia bangga bisa bertemu dengan "makhluk mitologi ".
“ Kau juga mitologi , Aquarius, “ sahut Leta dari kursi belakang.
“ Leta , kenapa Asia tidak ikut dengan kita ? “ tanya Sonia.
“ Pertama; dia harus menjaga Trisula Poseidon. Kedua; dia tidak bisa berada di daratan. Bukan kah Kau melihatnya sendiri, kalau Asia adalah Ninfa laut ? “ kata Leta.
“ Heeemm , ” balas Sonia sambil menyenderkan tubuhnya ke kursi dan menempelkan kepalanya ke jendela di sampingnya.
“ Aku pernah menonton adegan di film . Ekor Puteri Duyung akan berubah menjadi sepasang kaki ketika Ia menginjak daratan , “ ucap Kin .
“ Leta , Kau tak perlu menanggapi ucapan kekanak-kanakan Kin, “ balas Sonia sinis.
Leta dan Kin serentak tertawa setelah mendengar ucapan Sonia.
“ Oh, Puteri Leta. Pangeranmu menjemputmu, “ ucap Sonia, tatapannya mengarah ke seorang Pria berkulit putih dan berambut pirang yang sedang berada di atas teras penginapan.
Mendengar ucapan Sonia, Kin baru menyadari jika Pria yang sedang bebincang-bincang dengan para kerabatnya di teras adalah, Pangeran Kevlar Kartanegara. Dan entah kenapa dia mulai merasa gugup.
* * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * *
- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA ZODIAC
Jangan lupa klik jempol dan komennya
Tentang penulis:
Ahmad Rusdy, biasa dipanggil Rusdy. Penggemar kopi, musik heavy metal, Marvel dan karya-karya Stephen King. Mempercayai adanya kehidupan cerdas di luar angkasa.
Temukan saya di:
Instagram: @a_rusdy
- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
* * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * *