
Mobil Holden Kingswood berwarna cream yang di kemudikan Kin berhenti di sebuah tebing yang berada di Selatan Ostheaven. Tebing setinggi lima belas meter itu menghadap langsung ke lautan luas. Kin turun dari mobilnya, dia merasakan angin menghembus kencang menerpa rambutnya. Terdengar pula deru ombak menabrak tebing dan bebatuan di sekitarnya. Kin menjulurkan kepalanya dari atas tebing untuk menengok lautan di bawahnya, nampak buih-buih putih hasil tabrakan ombak mengambang di atas birunya air laut.
Kin membalikkan tubuhnya dan dia melihat Leta dan Sonia sudah mengenakan surf suit berlengan panjang yang sebelumnya mereka lapisi dengan pakaian yang mereka kenakan. Lekuk tubuh kedua wanita itu nampak jelas terlihat dari balik surf suit berwarna hitam yang mereka kenakan.
Kin pun segera melepas pakaian yang ia kenakan, menyisakan celana pendek berwarna hitam yang terdapat logo club sepak bola AC Milan di bagian bawah kanannya.
“Leta, kau serius kita harus lompat dari atas tebing ini?“ tanya Kin sambil melakukan pemanasan meregangkan tangannya.
Leta berjalan ke arah ujung tebing melewati Kin sambil menatap wajah pria itu “Ya,“ ucapnya sambil tersenyum. Kemudian Leta melompat dari atas tebing dan langsung meluncur memasuki air.
Kin menatap takjub wanita itu dari atas tebing.
“Kin?“ panggil Sonia Robert yang sedang berdiri di belakang Kin.
Kin membalikan tubuhnya ke arah Sonia. Lalu tiba-tiba kedua tangan Sonia mendorong Kin, sehingga dia langsung terjun bebas dari atas tebing. Tak lama berselang, Sonia pun melompat dari atas tebing menerjang lautan di bawahnya.
Kin terjebur masuk di dalam air, dia berusaha menggerak-gerakan tangan dan kakinya, lalu berenang menuju permukaan. Sesampainya di permukaan, Kin mengusap-usap wajahnya dan berusaha mengeluarkan air yang masuk ke dalam telinganya dengan jari telunjuk.
“Hey, Kin,“ panggil Sonia dari arah belakang Kin.
Dengan raut wajah yang nampak kesal, Kin membuang napas panjang dan berkata, “Sonia, kau tidak boleh melakukan itu,“ ucap Kin. Lalu dia memutar tubuhnya yang berada di dalam air menghadap ke Sonia.
“Aku pikir, jika aku melakukan itu, kau akan panik dan mengeluarkan sayap,“ balas Sonia sambil terkekeh.
Kin menggeleng-gelengkan kepalanya merespon ucapan Sonia.
“Kin,“ ucap Sonia sambil menunjuk ke arah belakangnya.
Kin memutar tubuhnya, lalu matanya nampak terpesona kepada Leta yang berada di belakangnya.
Leta terlihat begitu berbeda dari biasanya. Sisik-sisik berwarna merah nampak terlihat di belakang lehernya hingga belakang kuping. Lalu, Kin melihat selaput berwarna merah kekuningan berada di sela-sela jari Leta yang sedang mengusap rambutnya.
Leta tersenyum sambil memandang Kin dengan bola matanya yang berwarna kuning keemasan.
Sonia berenang menghampiri Kin, lalu menatap wajah Kin yang nampak terpesona dengan Leta yang berada di depannya. “Ok, kau benar-benar menyukainya,“ ucap Sonia kepada Kin yang berada di sebelahnya.
Kin mengarahkan pandangannya ke Sonia, lalu mengembalikan lagi pandangannya ke arah Leta—tanpa berucap apapun.
Leta berenang menghampiri Kin dan Sonia yang berada tak jauh darinya.
“Pisces,“ ucap Kin tanpa sadar saat Leta berada di dekatnya.
Kin menurunkan pandangannya lalu menggelengkan kepalanya secara cepat dan kemudian kembali memandang wajah Leta. “Maksudku, seperti inikah wujud Pisces?” tanya Kin.
“Ya, seperti inilah aku dalam wujud Pisces,“ balas Leta sambil tersenyum.
“Leta, lalu dimana letak Trisula Poseidon?“ tanya Sonia, sambil menolehkan pandangannya ke kanan dan kiri.
Leta membalikkan tubuhnya. “Trisula Poseidon berada jauh di sana,“ ucap Leta sambil mengarahkan jari telunjuknya ke arah lautan lepas. “Aku simpan Trisula itu di lautan dalam Samudera Pasifik,“ lanjut Leta.
“Oke,“ balas Sonia sambil menganggukkan kepalanya. “Jadi, berapa hari kita harus berenang hingga sampai ke lokasi Kau menyimpan Trisula itu?“ tanya Sonia kemudian.
Leta menatap Sonia sambil tersenyum. “Kita hanya butuh beberapa menit untuk sampai ke sana,“ jawab Leta.
Kemudian Leta menjulurkan tangan kanannya ke arah depan, lalu dia membalik telapak tangannya ke arah atas. Secara perlahan Leta mengangkat sikunya ke atas. Gelembung-gelembung udara berukuran kecil muncul dari dalam laut menuju permukaan air yang berada sepuluh meter di depan Leta. Gelembung-gelembung itu semakin lama semakin banyak jumlahnya, lalu Wrusssssss ... muncul sebuah gelembung besar berdiameter empat meter dari dalam air.
Kin dan Sonia nampak terpukau dengan apa yang sedang mereka lihat.
“Ayo masuk ke dalam gelembung ini,“ ajak Leta, sambil berenang ke arah gelembung itu.
* * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * *
- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA ZODIAC
Jangan lupa klik jempol dan komennya
Tentang penulis:
Ahmad Rusdy, biasa dipanggil Rusdy. Penggemar kopi, musik heavy metal, Marvel dan karya-karya Stephen King. Mempercayai adanya kehidupan cerdas di luar angkasa.
Temukan saya di:
Instagram: @a_rusdy
- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
* * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * *