ZODIAC

ZODIAC
BAB 30



Di layar televisi terlihat sebuah ruangan mewah dengan altar yang didominasi warna merah dan emas. Nampak akan ada konfrensi pers yang akan disiarkan secara langsung dari dalam Istana Kerajaan Negara Insulinde.


Tak lama kemudian, seorang pria dengan rambut pirang yang dia sisir rapih ke belakang terlihat berjalan menuju altar itu. Membuat semua kamera menyorot kepadanya. Pria itu adalah Pangeran Kevlar Kartanegara, pewaris tahta kerajaan Insulinde.


Pangeran Kevlar sudah berada di atas altar, sebuah mikrofon kecil berwarna hitam berada di depan mulutnya. Pria berkulit putih dengan bola mata berwarna hijau ini, memandang tajam para wartawan yang memenuhi ruangan konfrensi pers di dalam istana.


“Sebuah aksi teror yang mengakibatkan korban jiwa terjadi tadi malam di kota Ostheaven. Saya sebagai perwakilan dari kerajaan mengucapkan turut berbela sungkawa kepada keluarga korban yang meninggal dunia dan, saya sangat mengutuk pelaku teror tersebut,“ ucap Pangeran Kevlar.


Kin, Gavin, Sonia dan Cassandra nampak serius menyaksikan konfrensi pers dari layar kaca.


Tiba-tiba Sonia menunjuk ke arah layar televisi. “Orang itu adalah Zodiac,“ ucap Sonia.


Kin dan Casandra sontak terkejut mendengar ucapan Sonia Robert. Mereka berdua menatap ke arah Sonia, sedangkan Gavin terlihat tersenyum sambil menganggukan kepalanya.


“Pangeran Kevlar adalah Leo,“ tambah Gavin.


Kin bangkit dari duduknya, lalu berdiri, tatapannya terpaku ke arah layar televisi.


“Kau mengenalnya?” tanya Cassandra pada Gavin.


“Ya, aku pernah bertempur bersamanya, dan kau tahu? Dia petarung yang sangat brutal. Dia bukan tipikal orang yang membiarkan lawan-lawannya hidup,“ jawab Gavin.


“Tadi malam saat kau menyinggung tentang Leo, Leta terlihat sangat kesal. Apakah Leta membenci Leo?“ tanya Cassandra kembali.


“Tidak, Leta tidak membencinya. Mereka sedikit memiliki perbedaan pendapat, sebenarnya hanya itu. Tapi masalah kecil itu berubah menjadi sebuah drama ketika... “ Gavin menghentikan ucapannya, lalu memandang ke arah Sonia Robert, “ ... Sonia, kau tahu?” tanyanya kemudian.


Sonia menatap Gavin, kemudian menatap ke arah Cassandra. “Mereka bertunangan,“ jawab Sonia.


Kin dan Cassandra tersentak mendengar ucapan Sonia Robert.


“Ya,” kata Gavin sambil mengangguk. “Edrea Leta Leteshia adalah tunangan Pangeran Kevlar Kartanegara,“ terang Gavin.


***


“Jadi, Cassandra berkhianat?“ tanya Atilla kepada Moll Dyer yang duduk di sebelahnya.


Atilla dan Moll Dyer melakukan pertemuan di dalam mobil yang terparkir di halaman parkir Mall Of Ostheaven.


“Ya. Jack harus mengambil langkah cepat sekarang,“ balas Moll Dyer.


“Aku mempercayai Jack. Orang itu jenius.“ Lalu Atilla menatapa ke arah Moll Dyer. “Jangan bilang kau gagal membunuh Taurus karena ada Cassandra di dalam cafe itu?“ tanya Atilla.


Moll Dyer tersenyum mendengar pertanyaan Atilla. “Cassandra adalah penyihir yang paling aku hormati, Atilla. Tentu saja, ada keraguan dalam diriku ketika aku tahu dia ada di dalam cafe. Tapi bukan keraguan itu yang membuat aku gagal dalam rencana pembunuhan Taurus,“ jawab Moll Dyer.


“Lalu apa?“ tanya Atilla.


“Anak buah Ivan, mereka terlalu lemah,“ jawab Moll Dyer.


“Aku akan bertahan di sini untuk sementara,“ lanjut Moll Dyer.


“Apa yang kau rencanakan?“ tanya Atilla heran.


“Kau ingat markas kita di Barat Ostheaven,“ ucap Moll Dyer. Atilla menganggukan kepalanya. “Ada sesuatu yang aku kubur di tempat itu,“ lanjut Moll Dyer.


“Sesuatu?“ tanya Attila kembali, sambil mengangkat alisnya.


“Kau ingat aku juga memiliki pasukan?“ tanya Moll Dyer sambil tersenyum.


“Molly, itu akan menjadi kekacauan,“ balas Atilla.


“Aku sudah terlalu lama hidup di dunia ini, sampai-sampai aku merindukan mati. Jika aku memang harus mati dalam peperangan, maka biarkan aku mati bersama pasukanku “.


Sejenak Atilla menatap wajah Moll Dyer. “Apa aku bisa menghentikan rencanamu?” tanya Atilla.


“Tidak, keputusanku sudah bulat,“ jawab Moll Dyer penuh keyakinan.


“Aku akan merahasiakan ini dari Jack,“ ucap Atilla.


“Ya, aku tidak ingin dia ikut campur. Tapi, kau bisa memberitahukan ini kepada Minotaur.“


Atilla menggeleng-gelengkan kepalanya. “Ini akan menjadi besar Molly, akan sangat besar,“ ucapnya.


* * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * *


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -


TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA ZODIAC


Jangan lupa klik jempol dan komennya


Tentang penulis:


Ahmad Rusdy, biasa dipanggil Rusdy. Penggemar kopi, musik heavy metal, Marvel dan karya-karya Stephen King. Mempercayai adanya kehidupan cerdas di luar angkasa.


Temukan saya di:


Instagram: @a_rusdy


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -


* * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * *