ZODIAC

ZODIAC
BAB 22



Di Bell Farm Hotel, Verlaten Eiland.


“Moll Dyer gagal membunuh Taurus! Bagaiman bisa dia gagal?“, ucap Tamerlane kepada Ivan, Minotaur dan Jack Heeled. Mereka sedang berkumpul di ruangan rahasia lantai tujuh Bell Farm Hotel.


“Taurus berhasil kabur karena Cassandra berhianat. Hal ini tidak bisa dibiarkan,“ balas Ivan. Dia tampak sangat kesal.


“Apa pendapatmu, Jack?“ tanya Tamerlane pada Jack yang duduk di kursinya.


“Biarlah. Itu keputusan Cassandra,“ jawab Jack singkat sambil tersenyum. Dia terlihat yang paling tenang dari semua orang yang sedang berada di ruangan itu. Bahkan, dia tidak menunjukkan sedikit pun kekecewaan atas kegagalan Moll Dyer membunuh Taurus (Oh, ya. Pemimpin memang harus seperti itu; tenang, berwibawa dan memiliki konsep-konsep yang bagus).


“Apa aku harus menyusul Molly ke Ostheaven, Jack?“ tanya Minotaur, suaranya keras dan serak.


“Belum saatnya, Mino. Belum saatnya.“


“Hey, Mino. Kenapa kau bernafsu sekali ingin pergi ke Ostheaven?“ tanya Ivan.


“Aku ingin beradu siapa yang lebih kuat antara aku dan Taurus,“ balas Minotaur kepada Ivan sambil mengepalkan tangannya. Minotaur adalah petarung sejati, dan sudah lama dia menginginkan agar bisa bertarung dengan Taurus.


Jack menatap ke arah pintu masuk. “Angel,“ sapa Jack sambil tersenyum saat melihat Angel memasuki ruang rahasia.


“Apa yang harus kita lakukan sekarang, Jack?“ tanya Angel sambil berjalan menuju kursinya dan duduk.


“Kita akan menunggu kabar dari Atilla dan Molly,“ jawab Jack.


“Atilla,“ ucap Ivan kesal. Tinjunya dia kepal. “Lagi-lagi dia membunuh anak buahku,“ lanjutnya.


“Itu dilakukan untuk menghindari mereka tertangkap hidup-hidup, Ivan. Mereka bisa saja membocorkan informasi ketika di introgasi,“ sela Tamerlane.


Ivan berdiri dari kursinya. “Kalian tidak percaya dengan kesetiaan kelompokku?“ tanyanya. Dia nampak kesal.


“Kita yang berada di ruangan ini memiliki tujuan besar yang mungkin tidak pernah dibayangkan oleh manusia-manusia di luar sana, Ivan. Kita memiliki komitmen dengan itu,“ ucap Jack. “ Sedangkan anak buahmu? Mereka melaksanakan perintah hanya demi uang. Orang yang melakukan sesuatu demi uang, akan patuh kepada siapa saja yang bisa membayar mereka lebih banyak,” lanjutnya.


“Mereka bisa berkhianat.” Tamerlane menambahkan ucapan Jack.


Ivan menatap Tamerlane. “Lalu bagaimana dengan Cassandra? Bukankah dia juga memiliki tujuan yang sama seperti kita?“ tanya Ivan, lalu duduk kembali ke kursinya.


“Cassandra mencintai Taurus. Pemikiran akan selalu dikalahkan oleh perasaan Ivan,“ jawab Angel.


“Cinta?“ tanya Ivan dengan wajah jijik, lalu dia meludah ke lantai. Tentu saja, Ivan kesal bukan karena perasaan Cassandra kepada Taurus, tapi dia kesal karena Cassandra menghianati Tamam Shud.


“Kau sendiri, untuk apa kau melakukan semua ini?“ tanya Angel kepada Ivan yang terlihat sangat kesal.


Beberapa saat Ivan menatap wajah Angel, lalu dia menundukan kepalanya.


“Kau melakukan semua ini untuk anakmu, Ivan. Bukankan itu juga cinta?“ ucap Tamerlane kepada Ivan, dia mengucapkan kelemahan Ivan.


“Sudahlah kawan-kawan,“ Jack melerai perdebatan yang terjadi di ruangan.


“Jack,“ ucap Minotaur. Jack melihat ke arahnya. “Aku harap kau memiliki rencana yang bagus. Kalau tidak, aku yang akan bergerak sendiri.“


Jack menatap wajah Mino sambil tersenyum menanggapinya.


“Jack, bagaimana jika Cassandra memberitahu lokasi kita pada Taurus dan Zodiac lainnya?“ tanya Tamelane.


“Biarkan mereka ke sini. Kita masih memiliki senjata rahasia,“ jawab Jack lalu dia tertawa.