
Di Dhananjaya Guest House
“Serangan ******* yang terjadi di Myrtes Cafe mengakibatkan korban meninggal Dunia sebanyak tiga puluh empat orang; sedangkan korban luka-luka dilarikan ke rumah sakit terdekat. Polisi berhasil melumpuhkan tiga orang pelaku teror,“ ucap seorang presenter wanita dari layar televisi.
Di ruang keluarga rumah belakang Dhananjaya Guest House. Terlihat Bobby, Wanda dan Kin sedang serius menonton berita serangan teror yang terjadi di Myrtes Cafe.
“Terkutuk mereka!“ seru Wanda sambil memukul meja. Dia nampak sangat kesal saat menonton berita itu.
Mendengar ucapan Wanda, Kin menganggukan kepalanya.
Saat mereka sedang fokus menonton berita, terdengar seseorang mengetuk pintu depan. Bobby segera bangkit dari kursi ruangan keluarga untuk melihat siapa yang datang.
“Sutris?“ kata Bobby setelah membuka pintu dan melihat Sutris sedang berdiri di depan pintu.
“Pak,” kata Sutris, dia berjalan mendekati Bobby. “Non Leta tadi telepon,“ lanjut Sutris sedikit berbisik.
Bobby melirik ke arah ruang keluarga melihat istrinya Wanda dan Kin sedang serius menonton berita di TV. Bobby keluar rumah lalu menutup pintu.
“Apa katanya?“ bisik Bobby pada Sutris.
“Tamam Shud mengincar Taurus, Pak.“
Bobby terkejut mendengar ucapan Sutris. Tinjunya dia kepal kuat-kuat. “Lalu apa lagi kata Leta?“ tanya Bobby yang cemas dan penasaran.
“Kata Non Leta, Tamam Shud yang menyerang cafe di kota Pak. Tempat band Taurus biasa tampil.“
“Terus, kata Non Leta, Taurus terkena tembakan Pak, di punggungnya. Dan dia sedang dalam perjalanan menuju ke sini.“
Bobby menggelengkan kepalanya setelah mendengar ucapan Sutris. “ Ya, dia tidak mungkin berubah wujud di keramaian, itu akan membuat publik tahu siapa dia yang sebenarnya,“ ucap Bobby. “Sutris, apakah Nicko masih di ruang bawah tanah?“ tanya Bobby kemudian.
“Iya, Pak. Mas Nicko masih di ruang bawah tanah,“ jawab Sutris sambil menganggukkan kepalanya.
“Bagaimana dengan Sonia? Apakah dia masih di ruang bawah tanah?“
“Non Sonia sudah kembali ke kamarnya, Pak.“
“Baiklah, suruh Sonia ke ruang bawah tanah. Kau ceritakan kabar ini ke Sonia dan Nicko. Nanti, Kin akan aku suruh menyusul.“
“Baik, Pak. Siap dilaksanakan,“ sahut Sutris. Lalu dia bergegas berjalan menuju penginapan.
“Sutris,“ panggil Bobby saat Sutris baru meninggalkannya.
Sutris menghentikan langkahnya lalu membalikan badan ke arah Bobby.
“Ingat, jangan sampai Wanda tahu masalah ini,“ perintah Bobby kepada Sutris. “Dia akan sangat khawatir kepada Kin, kalau dia tahu, dan ... aku takut Wanda akan menceritakan masalah ini kepada orang lain.”
“Baik, Pak. Aku akan bilang juga ke Putri, agar merahasiakan semua ini dari Ibu,“ jawab Sutris singkat lalu pergi meninggalkan Bobby.
Bobby memang sengaja menyembunyikan hal-hal yang berkaitan dengan Zodiac dan organisasi Tamam Shud dari Istrinya, Wanda. Sebelumnya, Davin juga menutupi fakta ini dari Sarah. Hal ini mereka lakukan untuk membatasi jumlah orang-orang yang mengetahui tentang hal-hal paranormal yang terjadi di keluarga mereka. Menurut Davin dan Bobby, semakin sedikit orang yang mengetahui, semakin kecil pula resiko bocornya informasi tentang Zodiac ke masyarakat. Sehingga kejadian-kejadian di luar nalar yang terjadi di Insulinde, tetap menjadi rahasia dan tidak membuat masyarakat panik.