Zara Ayyubi

Zara Ayyubi
Gombal



"Ayyubi," Seorang wanita menggunakan toga melambaikan tangan di sebrang sana yang tengah duduk dengan Rengganis.


Ayyubi yang mendengar sapaan Aira langsung menengok dan membalas lambaian tangan Aira. Seketika Zara langsung mengertucutkan bibirnya.


"Ehm ... akrab banget sih,"Celetuk Zara, bibirnya manyun, menunjukan rasa sebalnya.


"Kan dia tetangga Mas Ra, terus juga satu angkatan juga, kita dulu sekolah SD sampe sekarang bareng lhoo."Ayyubi mencoba meyakinkan Zara bahwa dirinya tidak mempunyai perasaan lebih terhadap Aira kecuali pertemanan biasa.


Zara menatap Ayyubi, "Akang Ayyubi, mau tidak menjadi kumbang di atas bunga ini, biar bisa menghisap madunya, tapi jangan coba-coba bawa madu pulang ya Kang, Dinda nggak kuat." Zara selintas melirik ke arah Aira.


Ayyubi tertawa terbahak-bahak, Zaranya selalu saja membuatnya tertawa dengan segala banyolannya.


"Ingat jaga hati." Zara menunjuk ke arah dada Ayyubi.


"Jaga mata." Zara menunjuk ke arah mata Ayyubi.


"Paling penting jaga paha KFC tuh." Zara kali ini tidak menunjuk ke arah sana. Eh ke arah mana? utara, selatan, apa timur tenggara😆.


Ayyubi lagi-lagi tergelak. Tapi kembali terdiam saat melihat Zara sedang menatap laki-laki bule, teman seangkatan Ayyubi yang tengah berjalan. Bule itu juga nampak senyum ke arah Zara dan di balas senyuman juga oleh Zara.


"Dih, yang nggak bisa jaga mata siapa coba?" Celetuk Ayyubi.


Zara tergelak, " Ya ampun, maklum dong Mas, aku kan orang kampung, kalau lihat bule bawaannya gemes, gemoy, tinggi, putih, gwede kaya pilar istana kepresidenan."


Ayyubi manggut-manggut,"Kamu tahu nggak Ra apa yang ada dalam fikiran Mas saat ini?"


Zara menggeleng,"Nggak lah Mas, memangnya Zara cenayang bisa segala tahu isi fikiran Mas"


"Mas tuh pengen banget seret kamu ke KUA terdekat, terus kasih stempel di kening kamu, MILIK SALAHUDIN ALAYYUBI. Biar mata kamu nggak jelalatan kemana-mana."


"Ya ampun, Adek mau pingsan nih Bang." Walaupun hanya candaan, tapi Zara begitu senang. Ayyubi dan Zara sama-sama tergelak.


Ayyubi dan Zara menghampiri kedua orang tuanya. Aira langsung mengajak Ayyubi berfoto. Foto berdua lagi. Zara melihat ke arah lain saat Ayyubi sedang berfoto dengan Aira. Hih Rasanya suhu bumi meningkat 5 derajat celcius.


Aira mengajak Ayyubi untuk berkumpul bersama keluarganya, Mereka berfoto bersama. Setelah itu Aira mengajak keluarganya untuk menghampiri keluarga Ayyubi dan kedua keluarga berfoto bersama. Aira meminta tolong Zara untuk memfotokan kedua keluarga Ayyubi dan Aira.


Zara mendengus kesal, bagaimana perasaanmu pemirsah, saat kita fotoin keluarga doi sama keluarga wanita lain. Nyesek Makkkkk!!!


Baru satu potretan, Ayyubi dengan pengertiannya mengambil ponsel milik Aira yang tengah di genggam Zara. Giliran Ayyubi yang memfoto kedua keluarga itu. Kini Aira yang malah menekuk wajahnya.


"Kenapa mukanya di tekuk gitu? ilang tuh Ayu nya" Gumam Ayyubi lirih.


"Mas, cinta dapat dipendam, tapi rasa cemburu tidak bisa diamankan," jawab Zara lirih. ( Ciat ciat ciat, meleleh nih Mak)


Ayyubi terkekeh, "Oh jadi cemburu?"


Zara mengangguk pelan.


"Apa?"tanya Zara.


"Kurang aku dipelukanmu" 🤭🤭


Hadeh, Edan pancen Edan Zara Ayyubi ini, lagi fotoin orang juga masih sempat berbalas gombalan.


Senyuman tipis menghiasi bibir Zara. Zara malah jadi gugup, ia menatap ke arah langit, barang kali ada bala bantuan gitu. Kali aja ada burung yang sedang buang air ke arah Ayyubi agar si doi berhenti terus menggombalinya. Eneng lama-lama Diabet Bang, dikasih yang manis-manis terus.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


(Sedikit thor, sedikit banget thor,😆 iyah iyah emang sedikit, nggak konsen nulis, lagi mikirin air, dari kemarin PAM mati, author nggak mandi, mau mandi pake air aqua takut nanti berubah jadi raisa, nanti suami kaget lagi, nggak mengakui😆 Nih nih, lagi nulis sambil nungguin air nyala kecil banget depan rumah, saluran air nya dari pusat ada yang jebol, jadi begindang deh, yg nyala depan rumah, nungguin, ntr d bawa ke kamar mandi, Ya Gusti, mesti makan odading mang Oleh dulu ini, biar sekuat iron man😆)


Jangan lupa like, komen dan Vote.


Salam sayang


Santypuji