Three Lives, Three Worlds

Three Lives, Three Worlds
Bab 5.



"Benarkah," ujar Liu Li, tapi kenapa kau kecil sekali!" kata Liu Li, seakan-akan tak percaya dengan pengakuan burung itu.


"Hey, aku begini karena aku sedang terluka, " kata burung itu dengan kesal.


"Humm, baiklah aku percaya," kata Liu Li,"tapi kenapa kau bisa terluka!" tanya Liu Li


"Karena, aku tidak sengaja terkena jerat burung, saat itu aku sedang terburu-buru, "


"Memangnya kau hendak ke mana!"


"Aku ingin menemui temanku, karena ada sesuatu yang penting, yang harus aku sampaikan,"


"Sesuatu apa!"


"Haiz, sudahlah,kau tak akan mengerti.Yang penting sekarang kami harus bersembunyi,"


"Bersembunyi,"


"Haizz, sudahlah,jangan di pikirkan, kau akan sakit kepalah nanti.Yang terpenting sekarang aku harus bertemu mereka,"


"Ya sudah, pergilah dan temui mereka,"


"Aku ingin sekali pergi. Akan tetapi dengan keadaan ku yang seperti ini,sepertinya akan membutuhkan waktu yang lama untuk sampai ke sana. Aku takut, mereka akan di temukan oleh orang yang tidak baik, " mendengar itu Liu Li dan burung itu berpikir.


"Hay,anak muda, maukah kau membantuku," kata birung itu.


"Tidak, aku harus pulang," ujar Liu Li,menolak kemauan burung itu.


"Oh, ayo lah,aku mohon, ini sungguh sangat penting." Bujuk burung itu,dengan memohon.


"Humm,, baiklah,karena aku baik jadi aku akan membantu mu!, tapi apa imbalannya," kata Liu Li, karena sungguh,dia orang yang sangat perhatian,tetapi juga pethitungan.


"Aku dan kawan-kawanku akan menjadi hewan kontrakmu," kata burung itu, tanpa berpikir panjang.Di karenakan dia sudah khawatir,akan waktu,ia takut akan terlambat nantinya.


"Apa buktinya, agar aku bisa percaya padamu, " kata Liu Li lagi.Karena melihat Liu Li tak percaya padanya, dia pun memutuskan untuk menjalin kontrak,agar Liu Li percaya.


"Aku akan menjalin kontrak dengamu sekarang, karena, aku tak akan bisa lari, jika kau sudah menjadi tuanku," kata burung itu.


"Baiklah, " ujar Liu Li, dia melukai jarinya sedikit,dan meneteskan darahnya de dahi burung itu. Dan sesuatu mengejutkan terjadi, burung itu kembali ke wujud aslinya.Liu Li sempat terkejut, tapi setelahnya,dia biasa saja. Karena dia pernah membaca di buku, bahwa, hewan kontrak akan mengikuti mengikuti kekuatan tuannya.


"Wow, aku tak menyangka,ternyata phoenix adalah wujud aslimu, ck ck ck, " kata Liu Li dengan meremehkan.


"Hey, anak muda, tidak ku sangka, ternyata, tingkat kultivasi mu sangat tinggi,dengan badan kurus mu itu, " ujar burung phoenix itu, sama dengan mengejek juga. Karena merasa sudah pulih kembali, di bantu dengam kekuatan Liu Li, dia pun meminta Liu Li untuk menaikinya agar dia bisa ikut terbang ke tempat kawan-kawannya bersembunyi.


 


Di saat para murid sedang berlatih pedang, tiba-tiba datang utusan dari kerajaan langit, ingin bertemu dewa perang. Dan ya, di sini kita ketahui, kalau guru Hua Rong adalah dewa perang.


Akan tetapi, karena guru sedang pelatihan tertutup, dan belum juga keluar, akhirnya kakak pertama yang menerima pesan itu, dan berjanji akan menyampaikan pesan itu segera kalau guru sudah keluar.


 


Di kelompok raja iblis.


Mereka telah sampai di gerbang hutan Kunlun. mereka ingin masuk, tetapi di hentikan oleh beberapa prajurit.


"Ada apa gerangan yang mulia raja iblis ke mari, "kata pemimpin prajurit tersebut .


"Aku hanya ingin berjalan-jalan dan mencari tanaman obat,jadi biarkan kami masuk, "jawab raja iblis


"Tidak, kalian tidak boleh masuk, karena hutan ini tidak boleh di masuki oleh iblis," keke pemimpin prajurit


"Baiklah, jika kalian tidak mengizinkanku masuk, maka, jangan salahkan aku,kalau aku menggunakan cara kasar," kata raja iblis.


Maka pertempuran pun tak terelakan, akan tetapi,kelompok prajurit penjaga kalah jumlah, dan pada akhirnya mereka pun kalah. Saking sadisnya, di antara mereka tak ada yang hidup. Setelah sudah tak ada lagi yang menghalangi, kelompok raja iblis pun masuk. Mereka akan mengambil best monster yang mereka temui.


-----------


Sampailah Liu Li dan burung tadi yang bernama Yang Song di sebuah air terjun yang sangat luas, dan Yang Song terus terbang menembus air terjun itu. Liu Li sempat panik sampai menutup matanya, dia kira Yang Song sakit lagi, sehingga dia tidak bisa mengontrol cara terbangnya.Tapi,setelah kakinya berpijak di tanah, dia pun membuka matanya, dia melihat hamparan bunga, berbagai macam bunga ada di sana. Dia sangat kagum dengan keindahan alam, yang ada di balik air terjun itu.


"Wow, ini sangat indah. Tempat apa ini Yang Song, dan aku tak melihat apapun selain bunga, di mana kawan-kawanmu, " kata Liu Li kagum sekaligus bertaya.Mendengar itu, Yang Song berdecak,tapi dia harus sabar, biarpun bagai mana pun, Liu Li adalah tuannya sekarang.


"Ini tempat persembunyian kami, karena, kami rasa hanya ini tempat teraman. Karena, tak akan ada yang berani melewati air terjun ini. Dan pasti tak akan berpikir sampai ke sini.,"jawab Yang Song. "Ikuti aku,aku akan membawamu bertemu dengan kawanku yang lain.


Setelah lama berjalan, sampailah mereka di sebuah air terjun yang agak kecil dari yang di luar, airnya sangatlah jernih.Karenah lelah, Liu Li pun beristirahat di sebuah batang kayu yang panjang. Tiba-tiba terdengar suara yang mengagetkan Liu Li, sampai dia melompat dari tempat duduknya.


"Siapa yang berani menduduki punggungku, " taklama kemudian, kayu yang di duduki Liu Li tadi bergerak.Bukan cuma itu saja, ada pot bunga di sampingnya ikut bergerak.Dan terlihatlah ular kuning yang lumayan besar dan yang di kiranya pot tadi ternyata kura-kura.Saat mereka membuka mata,betapa terkejutnya mereka, melihat ada manusia di hadapannya.Akan tetapi, ada yang aneh, karwna melihat di samping manusia itu ada Yang Song.


"Yang Song, kenapa kau membiarkan manusia masuk ke sini?" tanya sang kura-kura,"Dan wow,apakah selama ini kau berkultivasi di suatu tempat,sehingga kau bisa berkembang seperti itu?"tanya si kura-kura kembali.


"Waw, benar, aku baru memperhatikannya, "ujar sang ular kuning dengan heboh.


"haizzz, bisakah kalian tenang,perubahan pada diriku itu karena dia, " kata Yang Song sambil menunjuk Liu Li, "dak aku membawa berita penting, " kata Yang Song kembali. Mendengar itu, si ular kuning dan kura-kura menjadi serius.


"Dengar, aku melihat pasukan raja iblis di perbatasan hutan Kunlun ini, dan menurutku,pasti mereka telah masuk ke dalam," beritahu Yang Song kepada mereka, bukan cuma dua hewan itu yang terkejut, Bahkan Liu Li juga. Dia tidak menyangka, bahwa berita yang akan di sampaikan Yang Song kepada temannya ini sangatlah penting.