
Sudah seminggu Liu Li menghilang, dan selama itu pula Rong Bang mencarinya.Dua hari yang lalu dia pergi ke lembah pohon persik,tetapi Liu Li tak ada di sana,bahkan dewa tinggi Mu Lingyu pun berjanji akan membantu mencari.
Saat ini, Rong Bang teringat akan pengakuan Liu Li tentang dia yang berani mengancam dewa tinggi Mu Lingyu.Awalnya dia tidak terlalu percaya, dan sekarang,diapun percaya ternyata itu semua benar, pantas saja Dewa tinggi Mu Lingyu sangat menurut, ternyata memang benar, jika Liu Li sedang marah, jika tidak menemukannya di lembah pohon persik,maka dia akan sangat sulit di temukan, terkecuali Liu Li sendiri yang keluar dari persembunyiannya.
Sementara Liu Li di tempat persembunyiannya sedang berkultivasi di sebuah air terjun,saat dia selesai,seseorang datang menghampirinya membawakan makanan.
"Liu Li makanlah dulu, sudah tiga hari kau terus berlatih dan berkultivasi," kata orang tersebut.
"Yah, Yang Song, aku juga merasa lapar saat selesai berkultivasi," jawab Liu Li.Yah,orang tersebut adalah Yang Song.Karena Liu Li tingkat kultivasinya sangat tinggi jadi mereka sebagai hewan kontrak Liu Li pun ikut merasakan, sehingga mereka bisa berwujud manusia, hanya saja Liu Li tidak pernah mengeluarkan mereka dari lautan spritualnya.
Saat Liu Li sedang makan, Tiba-tiba Yang Song bertanya kepadanya.
"Liu Li,kenapa di dalam dirimu aku merasakan terdapat energi jiwa duniawi?" tanya Yang Song.
"Hmmmm, mungkin karena kemarin aku hidup di duniawi selama beberapa tahun," jawab Liu Li dengan santai.
"Apa, jadi kau ke dunia bawah saat itu!"
"Ya, "
"Tetapi kenapa,bahkan aku mengira kau telah melupakan kami, " kata Yang Song.
"Pada saat itu panggoda yang mengurung raja iblis melemah, jadi aku pergi untuk mengatur memperkuat kembali. Tetapi karena energi internalku lemah aku jadi terluka.Dan pada saat itu aku bertemu dewa takdir, dari dialah yang menyarankan untuk turun ke dunia bawah untuk memperkuat energi internal ku," jelas Liu Li.
"Ah, pantas saja, aku merasakan kalau di dalam dirimu seperti terdapat dua jiwa, " kata Yang Song.
"Dua jiwa, maksudnya!"
"Entahlah, mungkin itu cuma akibat kau habis ke dunia bawah,aku akan mencari tahu tentang itu nanti," hanya di jawab anggukan oleh Liu Li.Setelah makan,
"Oh ia Liu Li,apakah kau akan melanjutkan berkultivasi?"
"Ya, "
"Untuk apa, bukannya kau sudah ada di tingkat paling akhir!"
"Yah kau memang benar, tetapi aku merasa beberapa tahun ini, aku merasakan kalau panggoda yang mengurung raja iblis melemah,entah karena apa, dan karena itu aku harus mempersiapkan diriku untuk segala sesuatu yang terjadi nanti, "
"Apa mungkin jiwa yang membangkitkannya juga melemah.Maksudnya Hua Rong akan sadar!"
"Ah, kau benar sekali,aku baru ingat kalau gurulah yang mengaktifkan panggoda itu,dan aku rasa guru akan segera sadar. Sudah lama aku tidak melihatnya lagi, terakhir sebelum aku melahirkan Zhi Jun,aku akan pergi mengeceknya" kata Liu Li lalu segera pergi, tetapi di hentikan oleh Yang Song.
"Lalu kalau kau pergi melihatnya,bagai mana masalahmu dengan Rong Bang,"
"Hmmm, entahlah," jawab Liu Li.
"Ah, aku baru ingat, kalau senin pagi waktunya Anak-anak sarapan bersama, " kata Liu Li panik.
"Sudah berapa lama aku di sini," tanya Liu Li.
"Aduh kalau begitu aku harus kembali, aku akan datang lagi nanti," lalu Liu Li keluar dari lautan spritualnya.
"Ais, dia main pergi saja, padahal aku ingin bertanya tentang luka di matanya. Huh, sudahlah, aku akan tanyakan nanti, " kata Yang Song.
Sementara di kamar Rong Bang dan Liu Li.Rong Bang terlihat sangat frustrasi,karena belum juga menemukan Liu Li.
Tiba-tiba Liu Li muncul di kamar itu.Melihat Liu Li,perasaan Rong Bang campur aduk, terkejut,khawatir,dan senang.Diapun segera memeluk Liu Li saking senangnya.
"Liu Li,kau ke mana saja, aku sangat mengkhawatirkan mu,aku mencarimu kemanapun tetapi tetap saja aku tidak menemukanmu" kata Rong Bang sambil memeluk Liu Li dengan sangat erat.
"Hmmm, bisahkah kau melepas pelukanmu, aku tidak bisa bernapas, " kata Liu Li Saking eratnya Rong Bang memeluknya.
"Tidak akan, aku takut, jika melepasmu, kau akan menghilang lagi, " jawab Rong Bang.
"Aku tidak akan pergi,aku janji," kata Liu Li.Akhirnya Rong Bang pun menurutinya.
Sekarang mereka sedang duduk di pinggir ranjang.Rong Bang sedari tadi terus saja memeluk Liu Li.
"Liu Li,tolong maafkan aku, saat itu…"
"Aku tau, pasti kau teringat dengan ibunya Baixu," potong Liu Li.
"Tidak, aku bukan mengiatnya," jawab Rong Bang.
"Lalu," tanya Liu Li.Rong Bang pun melepaskan pelukannya,lalu membuat Liu Li menghadap kearahnya. Di perhatikan setiap inci wajah Liu Li, tanpa ada yang di lewatkannya sedikitpun.
"Kenapa kau memperhatikan aku seperti itu, " tanya Liu Li sambil menundukan wajahnya. Melihat Liu Li yang malu membuat Rong Bang tersenyum.
"Aku tidak tau kenapa, tetapi wajahmu sangat mirip dengan Baihe, ibunya Baixu," jawab Rong Bang sambil mengangkat wajah Liu Li.Liu Li terlihat sangat bingung.
"Itulah mengapa, saat aku pertama kali melihat wajahmu, aku benyebut nama Baihe, karena aku sangat terkejut, muka kalian terlihat sama persis," kata Rong Bang.
"Bagaimana bisa," tanya Liu Li.
"Entahlah.Aku tidak peduli," kata Rong Bang sambil melihat wajah Liu Li, "Kau adalah kau, Baihe adalah Baihe,tidak perduli seberapa miripnya kalian, tetapi di mataku kalian orang yang berbeda.Biar bagaimanapun, aku tak bisa menghapus Baihe di hatiku, tetapi dia sudah ada tempatnya tersendiri,Sementara dirimu sekarang sebagai penghuni hatiku sepenuhnya sekarang," kata Rong Bang mengungkapkan hatinya dengan tulus.Mendengar ungkapan perasaan Rong Bang,air mata Liu Li keluar dengan sendirinya karena sangat terharu.Liu Li langsung memeluk Rong Bang dengan erat.
"Jadi, berjanjilah Liu Li,apapun yang terjadi nanti, aku harap kau tidak akan meninggalkan aku," kata Rong Bang sambil mengelus kepala Liu Li.Liu Li hanya mengangguk,sambil makin mengeratkan pelukannya.
"Liu Li," panggil Rong Bang.
"Hmmm, " hanya di jawab deheman oleh Liu Li.
"Kemarin kau pergi kemana! aku mencarimu kemana-mana, bahkan sampai ke lembah pohon persik tetapi aku tidak menemukanmu," tanya Rong Bang.Tetapi Liu Li hanya diam saja.
"Liu Li," panggil Rong Bang tetapi tetap saja tidak ada balasan. Rong Bang pun menarik Liu Li dari pelukannya. Ternyata Liu Li telah tertidur. Akhirnya Rong Bang membaringkannya agar Liu Li merasa nyaman.Rong Bang pun ikut berbaring di samping sambil menarik badan Liu Li agar masuk ke dalam pelukannya. Karena sejatinya, Rong Bang juga butuh mengistrahatkan tubuh dan pikirannya, karena beberapa hari ini terus memikirkan dan mencari Liu Li.