Three Lives, Three Worlds

Three Lives, Three Worlds
Bab 17.



"Kenapa tidak,"


"Kami telah mempunyai anak,aku tidak mungkin meninggalkan mereka,"


"Apa,Rong Bang,Rong Bang,tidakkah kau berpikir dulu sebelum bertindak,tidakkah kau tau apa akibatnya," kata Kaisar.Dia sangat marah,tapi semua sudah terlanjur.Apalagi ada anak yang berarti cicitnya.Dia bisa mengabaikan ibunya,tapi cicitnya tidak,biar bagaimanapun darahnya mengalir di tubuh cicitnya.


"kalau begitu,bawalah anakmu sekolah,dan kau jauhilah wanita itu,agar rumor ini tidak tersebar,dan dia akan menjadi pelayan agar tidak ada yang tau," perintah kaisar.


"Baik kakek,kalau begitu saya undur diri," Dengan terpaksa,Rong Bang menyetujui perintah kakeknya,karena dia pun bingung sekarang.


Sampailah Rong Bang di kediaman teratai,dia langsung ke ruang kerjanya,dia tidak menemui Baihe. Sementara di kamar Baihe,datang pelayan yang selama ini melayaninya,dia menyampaikan kalau akan membawa putrinya sekolah,itu adalah perintah kaisar.Baihe pun merelakan anaknya pergi,karena tidak bisa membantah perintah kaisar.


Sudah sebulan dia lewati dengan kesendirian tanpa ada anak dan suaminya.Suami,yah,terakhir suaminya menemuinya dia akan pergi tugas,tapi sampe sekarang ini dia tidak pernah menemuinya lagi.Bahkan dia tidak tau,apakan suaminya itu telah kembali atau belum.


Dia sangat sedih,dia sangat rindu kepada orang terkasihnya.Hanya ada satu pelayan yang setia menemaninya dan menghiburnya.


Hari ini,dia sangat bosan dan ingin berjalan-jalan keluar,Baihe pun sengaja menyuruh pelayannya pergi mengambilkan buah.


Setelah berhasil keluar,dia pun menyusuri jalan yang dia ambil,setelah lama berjalan,dia sampai di danau teratai yang sangat indah,dia pun berhenti. Tanpa dia sadari di sekitar sana ada para dewa dan dewi yang tidak sengaja lewat.Dan pastinya mereka bisa merasakan kalau dia adalah seorang duniawi.Melihat dari mana arah datangnya Baihe,mereka mereka-reka,apa hubungannya manusia itu dengan Rong Bang.Mereka pun memutuskan pergi dari sana dan akan bertanya kepada kaisar nanti.


Setelah lama di danau,Baihe pun kembali,di depan kediamannya sudah di tunggu oleh pelayannya.


"Yang mulia,anda dari mana saja Chichi sangat khawatir," kata Chichi nama pelayan setianya itu.


"Aku cuma mencari udara segar saja," kata Baihe dengan lembut.


----------


Sementara itu di sekolah,Baixu sedang bosan,dia ingin menemui ibunya,sejak bersekolah,dia tidak di izinkan menemui orang tuanya.Karena bosan,dia pun kabur dari sekolah,pelayan yang mengikutinya di buat panik,segera dia pergi mencari tuannya.


------------


Di aula.


Terlihat Kaisar sangat marah,karena akhirnya istri duniawi Rong Bang di ketehui oleh para dewa dewi.


"Yang mulia,kenapa ada seorang duniawi di kerajaan langit," Tanya dewa satu.


"Bahkan kami melihat asalnya dari kediaman putra mahkota," kata dewa dua. kaisar mendengar itu bingung mau menjawab apa,apa lagi jika mereka tau bahwa itu adalah istri cucunya.Dan bagaimana nanti kalau mereka tau kalau ada anak di antara mereka.


"Dia hanyalah seorang pelayan di kediaman putra mahkota,yang kebetulan menolong Rong Bang di dunia bawah," mendengar itu akhirnya para dewa dewi tak ada lagi yang menanyakan,selesai berdiskusi,mereka pun bubar.


Tidak lama,berkumpullah anggota keluarga.


"Salam yang mulia," salam mereka serempak.


"Bangunlah," kata kaisar.


"Ada apa ayah?" tanya Ning Xin,ayah dari Rong Bang.


"kalian pasti sudah mendengar rumor yang tersebar bukan,rumor tentang Wanita duniawi yang di bawa oleh Rong Bang," tanya kaisar.Mereka hanya diam karena mereka tau apa yang telah terjadi.


"Aku sudah bilang padamu Robg Bang,kembalikan dia ke duniawi,tapi apa ini," kata kaisar marah sambil menunjuk Rong Bang, " Lalu bagai mana nanti jika dia tau bahwa kau memiliki anak dari wanita itu,apa yang akan mereka pikirkan tentang kita nanti,ha, anak itu akan di kucilkan," lanjut kaisar.


"Maaf kakek,ini tidak akan terjadi lagi,dia tidak akan keluar lagi,dan untuk Baixu,tidak akan ada yang tau jika dia anak dari wanita duniawi," kata Rong Bang.


"Bagaimana caranya?" tanya kaisar,Rong Bang pun diam,karena dia juga tidak tau.


"Bagaimana kalau kau mengangkat Jiaojiao jadi selirmu,jadi anak itu akan menjadi anak kalian,untuk menyembunyikan kebenarannya," kata Zhi Xue,ibu Rong Bang.Mendengar itu,Jiaojiao sangat bahagia,tidak sia-sia dia menyuru para dewa dewi melewati kediaman teratai.mendengar itu,Rong Bang pun menolak.


"Tidak,aku akan memikirkan cara lain,saya undur diri yang mulia," kata Rong Bang menolak,lalu bergegas pergi dari sana.Jiaojiao tampak sedih dan kecewa dengan keputusan Rong Bang.Setelah Rong Bang pergi,kaisar membubarkan semuanya.Dia sangat pusing dengan masalah yang cucunya buat.Sebenarnya tidak masalah jika dia mebikahi duniawi,hanya saja,dia merasa mereka tidak sederajat.


Mereka tidak menyadari,jika pembicaraan mereka itu di dengar oleh seseorang yang bersembunyi tidak jauh dari sana,dia adalah Baixu.Dia sangat sedih,ternyata kehadirannya dan ibunya tidak di sambut baik oleh mereka,dan dari situ dia mengetahui bahwa,selama ini ibunya di kurung di kamarnya.Melihar orang pada bubar,diapun pergi dari sana dengan suasana hati yang buruk.


Di perjalanan,dia menemui pelayan setianya,dia pun di boyong ke tempat yang dia tinggali sekarang,Baixu berencana dia akan menyelinap lagi nanti,dia mau pergi menemui ibunya.


------------


Di kediaman teratai.


Rong Bang datang ke kediaman Baihe,terlihat dari wajahnya kalau dia sangat marah.Baihe yang melihat Rong Bang sangat senang,dia tidak tau kalau Rin Bang sangat marah saat ini.


"Rong Bang,akhirnya kau pulang juga,aku sangat merindukanmu," kata Baihe dengan senyuman,dia ingin memeluknya,tapi Rong Bang menghindar.


"Bukannya sudah ku perintahkan kau untuk tidak keluar dari kediamanmu ini," kata Rong Bang dengan penuh penekanan.Baihe bingung,memangnya kenapa kalau dia jalan-jalan keluar sebentar.


"Dengar ini,karena kau keluar dari kediaman,itu membuat aku mendapat masalah,maka sekarang aku perintahkan kalau selamanya kau tidak boleh keluar,mengerti," tanpa menunggu jawaban Baihe,Rong Bang langsung pergi dari sana.Baihe sangat sedih,dia tidak tau kalau dia keluar akan menyebabkan masalah.


Sesampainya Rong Bang di ruang bacanya,dia terduduk menangis,dia menyesal telah membentak istrinya,tapi cuma itu yang bisa dia lakukan agar istrinya tidak keluar lagi.Apalagi dia mendengar tadi di suruh menikah dengan wanita lain,agar status anaknya jelas.Apalagi sekarang dia tidak bisa sembarang menwmui orang tersayangnya itu.