Three Lives, Three Worlds

Three Lives, Three Worlds
Bab 24.



"Barani sekali kau menghamili putriku, " marah Raja rubah, tapi di tenangkan oleh kakak pertama.


"Ayah, jangan langsung menghakimi mereka seperti ini, biarkan mereka menjelaskan dulu, " kata Liu Cheng kakak pertama Liu Li.


Oh Ia,Liu Li itu cuma dua bersaudara, Ye Liu Cheng, dan Yr Liu Li itu sendiri. Kenapa Liu Li yang meneruskan Tahta karena dia lahir dengan darah murni dewi.ok lanjut.


"Baiklah," kata raja rubah. Lalu duduk di tempat yang di sediakan Mu Lingyu.


"Begini Liu Xing, kejadian sebualan yang lalu aku sudah memberitahumu, tadi di saat aku dan Liu Li minum arak, tiba-tiba Liu Li merasa sakit perut,bahka. saking kagetnya, aku memeriksanya berulang kali, karena aku kira salah memeriksa, tapi setelah meminum penguat kandungan, sakitnya langsung berkurang, makanya aku menyimpulkan kalau Liu Li sedang mengandung," jelas Mu Lingyu.


"Lalu kau hamil sama siapa Liu Li, " tanya Ibunya dengan lembut, tapi di jawab gelengan oleh Liu Li.


"Akupun tak tahu ibu, aku baru saja terbangun dari tidur panjang, dan sekarang aku sedang hamil, aku rasa tidak pernah berhubungan dengan orang lain, " Kata Liu Li. Dia juga bingung.


"Begini saja, kita tunggu sampai beberapa bulan, kalau perut Liu Li membesar, berarti dia benaran hamil, " solusi Mu Lingyu, soalnya dia seakan ragj dengan prediksinya, selama menjadi tabib, baru kali ini dia menghadapi yang seperti ini. Hamil, tapi belum pernah berhubungan,aneh.


"baiklah, " kata mereka serempak.


tidak terasa sudah tiga bulan, dan sekarang perut Liu Li mulai kelihatan, jadi berarti Liu Li benaran hamil. Hanya,itu anak siapa.


Setelah tujuh bulan usia kandungannya, bayi dalam perut juga sangat aktif, akhirnya Liu Li berlapang dada untuk menerima, biar bagaimanapun itu juga anaknya. Para keluarga pun mendukun apa keputusan Liu Li.


Raja rubah sebenarnya sangat gusar, karena Liu Li terikat perjodohan dengan Putra mahkota kerajaan langit.


"Tenang ayah, aku akan membicarakannya dengan mereka ketika mereka datang melamar nanti,atau kalau ada kesempatan aku akan berdiskusikan ini dengan kaisar, " kata Liu Li menenangkan ayahnya.Akhirnya ayahnya pun tenang.


Pas Liu Lo melahirkan, di luar terjadi fenomena alam, yang di saksikan oleh semua makhluk hidup, habis terjadi hujan,angin kencang,serta suara petir dan guntur bersahut-sahutan,setelah itu langit tampak tenang dan memancarkan sifat warna warni.para dewa dewa, para iblis, dan mahluk lainya, Kaisar, dan anak-anaknya, Rong Bang, Jiaojiao, dan Baixu. Satu dalam pikiran mereka, kalau ada anak yang lahir dengan darah asli dewa dewi. Sementara yang kaisar tau, yang berdarah asli dewa, hanya Mu Lingyu,raja rubah, Hua Rong, sementara untuk dewi hanya Liu Li. Kaisar tidak ingin menebak-nebak, dia takut salah.


Kembali ke sepuluh tahun kemudian.


"Ye Zhi Jun, jangan lari-lari, " teriak Liu Li.


"Ibuuuu, hiks, hiks," pekik Zhi Jun,tidak lama setelah teguran dari ibunnya.


Liu Li segera melihat kepada anaknya, dilihatnya ankanya sedang menangis, segera dia beranjak menghampiri anaknya,meninggalkan Mu Lingyu. Mu Lingyu cuma tersenyum, Liu Li memang sangat menyayangi anaknya.


"Kenapa sampai jatuh?" tanya Liu Li, sambil memeriksa tubuh anaknya, "Mana yang sakit, hmm…" tanya Liu Li lagi.


"Tangan aku sakit," Kata Zhi Jun sambil menunjukan tangannya.Liu Li melihat telapak tangan anaknya sangat merah.


"Ya,sudah,ayo ke paman Mu, minta dia mengobati tanganmu, " Kata Liu Li lalu menggandeng anaknya itu.


"Ada apa,jagoan kok nengis, " kata Mu Lingyu.


"Tangan aku sakit paman, " jawab Zhi Jun.


"coba lihat, " Mu Lingyu melihat tangan itu memang merah, lalu dia mengeluarkan kekuatannya untuk menyembuhkan tangan Zhi Jun, dalam sekejap tangan itu sembuh.Zhi Jun sangat senang.


"Hei jagoan, katanya mau melindungi ibumu, tapi kok masi nangis," tanya Liu Li.


"itu kan karena sakit paman," jawab Zhi Jun.


"Laki-laki itu tidak boleh cengeng kalau mau jadi pelindung ibumu," jelas Mu Lingyu.


"Jangan cuma ia, ia aja, tapi harus ingat, mengerti," tanya Mu Lingyu.


"mengerti" jawab Zhi Jun dengan semangat. Liu Li cuma tertawa melihat kelucuan anaknya.Tapi tawanya hilang saat dia merasakan kehadiran orang lain.Dengan segera dia menggunakan kekuatannya,maka sekarang dia memakai cadar dan tudung, agar orang tak melihat wajahnya.Melihat Liu Li, Mu Lingyu melihat dari arah belakang Liu Li ada seseorang yang mendekat.Liu Li segera masuk ingin menidurkan Zhi Jun.


"Salam dewa tinggi mu," salam orang itu.


"salam dewa xue,silahkan duduk," balas Mu Lingyu sambil menuangkan teh, "Ada apa gerangan," tanya Mu Lingyu lagi.


"Ah,aku datang ke sini ingin menemui Ratu Liu Li, untuk menyampaikan pesan ayah, " jawab Paman xue, Mu Lingyu lalu melihat ke ara Liu Li, yang kebetulan baru keluar dari dalam rumah.


"Liu Li kemarilah," Liu Li pun Mendekat.


"duduklah, ada yang mencarimu," kata Mu Lingyu. Liu Li pun duduk di kursi kosong.


"Liu Li, ini adalah Dewa Xue Rengue, anak kedua dari kaisar langit, dan dewa Xue, ini adalah Ratu Liu Li," jelas Mu Lingyu.


"Salam dewa Xue, " salam Liu Li.


"Salam Ratu Liu Li,senang berjumpa dengan anda, " jawab Paman Xue.


"Tidak perlu sungkan dewa Xue, panggil Liu Li saja, selerti yang lain," kata Liu Li.


"Ah,,, Baiklah," jawab Paman Xue, dia sangat kagum dengan kepribadian Liu Li yang sangat transparan.


"Baiklah Liu Li, aku membawa titah kaisar kalau kaisar ingin menikahkan kau dan Rong Bang dua bulan lagi, "


"hmmmm, baiklah,tapi dewa Xue harus bertemu dengan ayah dan kakakku juga,"


"ya, tentu saja, oh ia, ada lagi, kaisar ingin kau menemuinya di istana langit,"


"Kapan?"


"secepatnya lebih baik, "


"hmmm, baiklah, aku akan ke sana sekarang, "


"Apa kau serius kesana sendirian Liu Li?" tanya Mu Lingyu yang dari tadi cuma menyimak.


"Lebih cepat lebih baik," jawab Liu Li.


"Lalu bagaimana dengan Zhi Jun!" tanya Mu Lingyu.


"Aku akan membawanya," jawab Liu Li. "Aki akan membawa Zheng meng bersamaku, tenang saja, " kata Liu Li lagi, karena melihat kekhawatiran di wajah Mu Lingyu.


"Baiklah, berhati-hatilah, " yang di jawab anggukan oleh Liu Li.


"Salam dewa Xue, " salam Liu Li, lalu berlalu dari sana, dia pergi memanggil Zheng Meng, untuk menggendong Zhi Jun, karena dia baru saja tertidur tadi.


Sementara paman Xue sedang bertanya-tanya, siapa Zhi Jun, sampe Liu Li tidak akan meninggalkannya, dan Liu Li juga membawa seseorang untuk menjaganya. Sebenarnya Mu Lingyu melihat kebingungan itu, tapi dia tidak punya hak untuk menjelaskan.