Three Lives, Three Worlds

Three Lives, Three Worlds
Bab 37.



"Kenapa kita ke kamar jika ingin hamil, bukannya kita tinggal meminta Mu Lingyu untuk membuat ramuan ya" tanya Liu Li


Jederrrrr… bagai di sambar petir, dan entah dosa apa yang pernah dia lakukan, Rong Bang seketika lemas. Pantas saja Liu Li dengan cepat mengiyakan permintaan Zhi Jun,Ternyata dia pun tidak tau, kenapa bayi bisa ada di perutnya.Sekarang Rong Bang terkapar di atas tempat tidur, dengan sebelah tangannya menutupi matanya.Rong Bang berpikir, sudah berapa lama Liu Li hidup,bahkan Liu Li lebih deluan lahir ke dunia ini,dari pada dirinya.Apakah hal seperti ini saja dia tidak tau. Lalu,selama ini dia mempelajari apa, bukannya pada saat seorang anak melaksanakan upacara kedewasaan mereka akan di ajarkan tentang pernikahan,dan pasti juga akan di ajarkan tentang hubungan antara suami istri.Lalu pada saat Liu Li melaksanakan upacara itu pikirannya kemana saja, apa dia tertidur.


"Rong Bang," panggil Liu Li.


"Hmmm," hanya di jawab deheman sama Rong Bang.


"Kenapa kita harus ke kamar, apakah kau ingin tidur!"tanya Liu Li.Tapi tidak di jawab oleh Rong Bang.


"Baiklah, kau tidurlah, aku akan pergi sendiri menemui Mu Lingyu," kata Liu Li,lalu beranjak dari sana, tetapi di hentikan oleh Rong Bang yang tiba-tiba menarik tangannya,dan memeluknya,akhirnya dia pun ikut rebahan bersama Rong Bang.


"Liu Li,"


"Hmm, "


"Apakah aku boleh bertanya, "


"Ya boleh, tanya apa, "


"Apa yang di ajarkan oleh orang tuamu saat upacara kedewasaanmu?"


"Tidak ada,"


"Apa,"


"Ia, karena pada saat itu aku kabur, bersembunyi di kesiaman Mu Lingyu,dan tidak mau pulang,"


"Hah,Apakah mereka tidak mencarimu, "


"Mereka mencariku, tapi aku telah mengancan Mu Lingyu agar tidak memberitahu orang tuaku,"


"Apakah dewa tinggi Mu menuruti perkataan mu?"


"Tentu saja, karena kalau dia memberitahu, aku akan pergi bersembunyi ke suatu tempat, yang tidak ada seorang pun yang tau. Dan karena Mu Lingyu sangat menyayangiku,jadi dia menuruti semua permintaanku, mau tau karena apa?"


"Karena apa?"


"Karena, dari pada dia panik mencariku,lebih baik dia menyembunyikan aku di kediamannya, he…he…he, "


"Jadi dulu istriku ini sangat nakal yah,pantas saja Zhi Jun sangat jail, sekarang aku tau itu berasal dari mana,"


"He…he…he,"


"Jadi, apa tidak pernah ada yang mengajarkanmu tentang hubungan suami istri?"


"Huh, ternyata memiliki seseorang anak tidak dapat mengubah seseorang menjadi dewasa, " ujar Rong Bang dalam hati.


"Maksud dari hubungan suami istri itu, suatu saat akan ada keturunan yang akan mereka hasilkan, seperti anak," jelas Rong Bang dengan sabar.


"Huh, aku tidak mengerti, aku memang suka membaca buku, tetapi aku tidak pernah membaca buku tentang suami istri.Aku lebih suka praktek dari pada teori, atau lebih jelasnya aku lebih suka membaca buku tentang kekuatan atau kultivasi dan energi internal," jawab Liu Li.


"Bararti kalau praktek kau akan mengerti?" tanya Rong Bang.


"Ya, aku sudah bilang kan, aku lebih suka praktek,"


"Baiklah," lalu Rong Bang bangun begitu juga dengan Liu Li.


"Karena kau lebih mengerti jika di praktekkan maka aku akan mengajarkanmu cara menghasilkan anak," yang hanya di jawab anggukan oleh Liu Li.


"Sekarang, bolehkah aku melihat wajahmu?" tanya Rong Bang.


"Hmm, kenapa baru sekarang mau melihat, selama ini aku mengira kau tidak mau melihat wajahku, " jawaban dari Liu Li membuat Rong Bang tercengang.Karena selama ini dia selalu menunggu Liu Li memperlihatkan wajahnya kepadanya dengan suka relah, tapi ternyata Liu Li juga menunggunya.


"Bukan tidak mau, aku cuma menunggu kau sendiri yang membukanya,karena aku takut jika aku memaksamu membuka cadarmu, kau akan merasa tak nyaman bersamaku, ternyata kau justru menungguku untuk membukanya,jika tau seperti itu, sudah dari dulu aku akan membuka cadarmu," kata Rong Bang.


"He…he…he, jadi seperti itu.Terimah kasi yah karena sudah memikirkan kenyamananku," ujar Liu Li langsung memeluk Rong Bang.


"Terimah kasih kembali," jawab Rong Bang sambil membalas pelukan Liu Li.Setelah itu Liu Li melapas pelukannya,.


"Baiklah,sekarang kau boleh membukanya," kata Liu Li dengan senyuman manisnya tapi masi terhalang oleh cadar.


"Baiklah, " jawab Rong Bang.Lalu mengangkat tangannya untuk menarik turun cadar Liu Li.Sedikit demi sedikit bagian wajah Liu Li yang di tutup cadar kelihatan. Karena tidak sabar, Rong Bang menarik cadar itu dengan sedikit kencang. Maka, nampaklah wajah cantik Liu Li.


Rong Bang yang melihat wajah Liu Li sangat terkejut. Entah perasaan apa yang menyelimuti hatinya saat ini.Sedih dan senang bercampur menjadi satu. Karena tidak mampu menahan perasaannya Rong Bang langsung memeluk Liu Li dengan sangat erat seakan akan Liu Li akan pergi darinya, Liu Li sangat senang, tetapi sebuah nama yang keluar dari mulut Rong Bang membuat Liu Li mengurai pelukan mereka.


"Baihe, " panggil Rong Bang,saat itu juga Liu Li mengurai pelukan mereka dan turun dari ranjang.


"Apa maksudmu, kenapa kau memanggilku dengan nama ibu Baixu?" tanya Liu Li.Karena masi terkejut Rong Bang hanya diam saja, Liu Li yang melihat Rong Bang hanya diam saja, dia pun menggunakan kekuatannya dan menghilang dari sana.Rong Bang tersadar saat melihat Liu Li menghilang tepat di depan matanya.


"Liu Li," panggil Rong Bang,sambil berlari keluar, berharap dia bisa menyusul Liu Li.Tetapi saat dia di luar,dia tidak melihat Liu Li,entah Liu Li pergi ke mana.


"Oh ya tuhan, apa yang telah aku lakukan, sekarang aku harus mencari kemana," kata Rong Bang saat dia sudah di dalam kamar lagi.


----------------


Sudah seminggu Liu Li menghilang, dan selama itu pula Rong Bang mencarinya.Dua hari yang lalu dia pergi ke lembah pohon persik,tetapi Liu Li tak ada di sana,bahkan dewa tinggi Mu Lingyu pun berjanji akan membantu mencari.


Saat ini, Rong Bang teringat akan pengakuan Liu Li tentang dia yang berani mengancam dewa tinggi Mu Lingyu.Awalnya dia tidak terlalu percaya, dan sekarang,diapun percaya ternyata itu semua benar, pantas saja Dewa tinggi Mu Lingyu sangat menurut, ternyata memang benar, jika Liu Li sedang marah, jika tidak menemukannya di lembah pohon persik,maka dia akan sangat sulit di temukan, terkecuali Liu Li sendiri yang keluar dari persembunyiannya.