THE PSYCHOPATH'S SECRET

THE PSYCHOPATH'S SECRET
RENCANA PEMBUNUHAN YANG GAGAL



BAB 39


Brog berdiri dengan tangan menyilang di depan pintu utama markas mereka. Sejak semalam, ternyata ia mencari flip. Menurut dua temannya yang lain, mereka tidak melihat Flip sejak sore kemarin.


Ketika akhirnya wanita itu muncul bersama Keanu di pagi harinya, Brog menatap kedua manusia yang baru saja kembali itu dengan wajah masam.


"Dari mana kau, Flip?" tanyanya curiga.


"Aku pergi dengan Keanu," Flip menjawab pertanyaan Brog dengan santai.


Borg menatap Keanu sebagai saingan beratnya sambil bicara dalam hati, "Jangan pikir kau bisa merebut Flip dariku."


Ia pun segera meraih tangan Flip dan mengajaknya masuk ke ruangannya. Keanu memerhatikan kecemburuan Borg. Ia hanya menyeringai melihat pria itu bertingkah.


Di dalam ruangan Borg, Flip yang baru saja merasakan kenikmatan bersama Keanu itu mendesis perlahan saat Borg merem*s dadanya.


"Ada apa? Kenapa reaksimu seperti sedang kesakitan seperti itu?"


"Tidak apa."


Borg memperhatikan bibir Flip yang seperti memiliki luka. Disentuhnya luka kecil di sudut bibir wanita itu.


SET


Flip menepis tangan Borg. Mendapat penolakan seperti itu dari Flip, Borg menduga ada sesuatu yang baru saja terjadi. Maka dengan paksa ia melepas pakaian Flip dan menemukan sesuatu yang membuatnya terkejut.


Kedua pay*dara Flip membengkak dan terdapat luka-luka gores akibat remasan yang terlalu kuat.


"Apa ini?" Borg merasa terkejut bukan main.


Ia membalikkan badan Flip dan lagi-lagi menemukan banyak luka di punggung wanita itu.


"Katakan padaku, apa yang terjadi!" Borg marah.


"Tidak ada."


"Apa kau akan terus menutupi apa yang baru saja terjadi padamu?!!"


"Jika aku mengatakan tidak ada, maka memang tidak ada yang harus kau khawatirkan."


Flip menutupi perbuatan Keanu sebab meski ia mengalami luka-luka, namun ia mendapatkan kepuasan yang tidak pernah ia rasakan bersama Borg sebelumnya.


"Bocah itu, apa dia yang melakukannya!"


Flip menoleh pada Borg. Ia heran, mengapa Borg jadi terlalu posesif padanya. Bukankah di antara mereka juga tidak ada hubungan yang spesial selain untuk melakukan hubungan intim.


"Jangan mencari-cari jawaban, Borg. Jika benar dia melakukan sesuatu padaku pun, kau tidak ada hak untuk ikut campur. Karena sudah tentu, aku melakukannya dengan senang hati."


"Jadi benar, kalian baru saja bercinta?"


Flip diam. Ia masih merasakan sengatan yang dahsyat di dalam liangnya. Kemudian ia tersenyum.


"Baru kali ini kutemukan seseorang yang tidak mau menyerah sedikitpun."


"Apa??"


"Aku merasa ingin melakukannya lagi dan lagi."


"Jangan gila Flip! Dia dengan sengaja melukaimu! Bukankah itu berbeda denganku? Aku bahkan tidak bisa membiarkanmu menahan terlalu lama."


"Kau salah Borg. Aku menikmati setiap sesi di mana dia membuat luka itu untukku."


"Kau sudah terpengaruh banyak olehnya! Aku akan mencari cara untuk menjauhkannya darimu!!"


Borg marah dan menggebrak meja. Ia memegangi kepalanya dan keluar dengan membanting pintu.


Dengan amarah yang tinggi, ia menemui Wild dan Clark. Rupanya, ia mempunyai rencana untuk menghabisi Keanu malam nanti.


"Aku akan membunuh bocah itu. Beraninya dia menyetubuhi wanitaku dan baru kembali pagi ini."


"Apa kau yakin?"


"Tapi, sepertinya Flip lah yang menggodanya lebih dulu," kata Clark.


"Omong kosong! Apa kalian akan ikut denganku?!"


Wild dan Clark berpikir. Kemudian mereka mengangguk menyetujui rencana yang dibuat Borg sambil tetap memainkan kartu.


Siapa sangka, di balik dinding ruang itu, ternyata Keanu sedang mendengarkan rencana Borg untuk membunuhnya.


Maka, Keanu mengerucutkan bibirnya. Dan perlahan menjauh dari tempat itu. Ia berjalan menuju ruang persenjataan.


Dilihatnya beberapa kardus berisi senjata tajam dan senapan dengan peluru. Dengan cepat ia menuangkannya ke dalam karung kemudian membawanya pergi.


Di tempat semalam ia bercinta dengan Flip, Keanu membuang senjata-senjata itu tanpa ketahuan seorangpun.


Ia menyisakan dua buah pisau untuk dirinya sendiri.


"Mari kita lihat. Siapa yang akan terbunuh malam nanti," ucap Keanu menyeringai.


Ketika sore menjelang malam, Borg dan yang lain bersungut-sungut. Rupanya mereka baru menyadari bahwa stok senjata mereka menghilang.


Keanu yang mendengar kegaduhan itu pun hanya tertawa dalam hati.


•••••••


Malam akhirnya datang. Saat itu, Keanu berpura-pura tidur dalam selimut. Ia sudah menunggu pria-pria itu datang untuk membunuhnya.


Ketika mereka melihat sosok tertutup selimut, dengan cepat Borg menusukkan pisaunya.


CRAK


Dengan bangganya, Borg membuka selimut. Namun ternyata, isinya hanya tumpukan jerami.


"Di mana bocah itu?" tanya Borg.


Pada saat ketiganya sedang bingung dan mencari-cari, muncul lah dari kegelapan sudut seseorang yang membawa pisau di tangannya. Matanya berwarna merah menyala. Sudah mirip sekali dengan mata iblis.


CRAK


CRAK


CRAK


Keanu membenamkan pisaunya bergantian ke punggung Wild dan Clark. Bahkan, caranya menikam sungguh keji. Setelah ia menekankannya ke dalam, lalu diputarnya ke kanan kemudian ke kiri hingga menembus jantung mereka.


Sedangkan untuk Borg, ia menikam tepat di perut kirinya dengan cara yang sama. Yaitu diputar dan dipelintir.


"Aaggghh..." suara Borg tercekat.


"Kea..nu.. Kau..." Clark mendelik kesakitan. Ia merasa ajalnya hampir tiba.


Keanu menyeringai di hadapan ketiga kawanan yang sedang sekarat itu, "Sayang sekali, bukan? Aku rasa, strategi kalian untuk membunuhku, kurang pintar."


Tanpa takut ataupun ragu, Keanu menginjak dengan kuat luka tusukan pada perut Borg.


GYUT


"Aaaaaarrrggghh!!!"


Teriakan Borg menggema di seluruh gedung kosong. Ia merasakan siksaan yang dilakukan Keanu padanya sungguh menyakitkan.


"B bagaimana bisa,, K kau.." Borg bertanya dengan nafas sesak. Dari mana Keanu tahu rencananya.


"Mudah sekali. Aku mendengar kalian membuat rencana."


SRET


Clark menyeret tubuhnya mendekati kaki Keanu, "Kean, tolong aku. Aku tidak bermaksud membunuhmu. Kami hanya mengikuti perintah Borg!"


"Uhuk! Uhuk! Sialan! Kalian tidak setia kawan!" Borg marah dan terbatuk-batuk.


Meski Clark sudah memohon, Keanu menendangnya begitu saja dan berjalan menuju tempat tidurnya semula. Disibaknya tumpukan jerami dan tampaklah sebuah batu yang berukuran lumayan besar di sana.


"K kau mau apa Kean??" tanya Wild berpikir macam-macam.


Tanpa ampun, Keanu memukulkan batu besar itu ke kepala Wild. Kemudian Clark. Dan yang terakhir...


"Dasar bocah sialan, dengan membunuh kami, jangan harap kau akan memiliki Flip seutuhnya. Aku akan memastikan, seseorang datang dan membunuhmu!"


"Diam kau, terkutuk!" Keanu memukulkan batu yang ada di tangannya itu ke kepala Borg berulang kali hingga tempurungnya pecah.


•••••


ZIIINGGG


Pemandangan mengerikan dengan darah berceceran di lantai membuat Keanu berhenti bergerak. Ia memejamkan matanya, kemudian menghirup aroma amis darah yang ada di ruangan pembunuhan tersebut.


"Menyenangkan sekali...."


Saking gilanya, Keanu juga menjilat darah yang tersisa pada telapak tangannya.


"Aaachh!! Sepertinya sudah sangat lama tanganku tidak menyentuh darah segar seperti ini. Ini menjadikanku lebih baik dari sebelumnya..." Keanu pun tertawa terbahak-bahak.


Sebelum melangkah pergi, Keanu meludah di hadapan jasad ketiga pria yang semua kepalanya remuk tidak berwujud.


Tepat pada saat ia melangkah pergi, Flip datang dan bertanya pada Keanu apakah ada yang salah.


"Keanu, aku mendengar keributan! Apa ada yang terjadi barusan????"


"Sepertinya begitu...".jawab Keanu nyengir.


Flip berjalan melaluinya. Namun berhenti dan membalikkan badan Keanu.


"Kau berdarah? Di mana tempatmu terluka???" Flip khawatir.


"Tenang saja. Ini bukan darahku," jawabnya sambil berjalan pergi.


Flip bingung, "Apa??????"


Karena ia penasaran, maka ia pun masuk ke ruangan yang baru saja ditinggalkan Keanu.


"Oh ya Tuhan!!" Flip kaget setengah mati saat melihat sisa-sisa pembantaian di depan matanya.


Dengan dahi yang mengkerut dan tubuh gemetaran, ia berpegangan pada dinding. Tentu saja ia sangat syok. Melihat tiga kawannya dalam kondisi mengenaskan seperti itu.


.


.


BERSAMBUNG.....