THE PSYCHOPATH'S SECRET

THE PSYCHOPATH'S SECRET
ORANG-ORANG BARU



BAB 37


Karena sudah malam, perempuan itu membawa Keanu ke gedung kosong terbengkalai tempat ia tinggal bersama komunitasnya.


"Kau boleh tinggal di sini untuk sementara waktu."


TRAK


TRAK


Muncul satu persatu pria dari ruangan yang berbeda. Mereka menatap Keanu dengan pandangan menyelidik, "Siapa dia?"


"Aku tidak sengaja menemukannya."


"Lagi?"


"Apa kau tidak belajar dari pengalaman? Pemuda yang kau bawa terakhir kali membawa kita pada polisi!"


"Tidak lagi. Aku yakin itu."


"Dari mana kau yakin?"


"Entahlah. Lihat saja Borg."


Pria yang dipanggil Borg itu adalah teman mesra Flip, perempuan yang membawa Keanu ke sana.


"Hey, kau! Apa yang bisa kau lakukan untuk kami?"


"Apa?"


"Lihat. Dari nada bicaranya saja dia menunjukkan seseorang yang payah."


Keanu menatap tajam Borg. Meski baru sekali bertemu, ia langsung tidak menyukai pria itu. Andai saja martil ada di tangannya, tentu saja ia akan langsung memecahkan tempurung kepalanya.


"Ayo bersiap!" serunya pada yang lain.


Borg pergi bersama kawan-kawan lainnya. Sedangkan Flip mengajak Keanu untuk mencari pakaian ganti.


"Kami memiliki beberapa pakaian ganti. Kau bisa memakainya," dibukanya sebuah kardus besar berisi beberapa pakaian.


Keanu mendekat dan melihat ada beberapa pilihan atasan dan bawahan.


"Apa aku boleh memakainya? Aku rasa, Borg tidak akan mengijinkan aku menyentuh barangnya."


"Ini milik bersama. Dan sebagian besar, aku yang mendapatkannya. Jadi jangan ragu, ambil saja yang kau suka."


Karena Keanu masih mengenakan pakaian dari rumah sakit, mau tidak mau ia pun mengambil sebuah untuk ia kenakan.


"Eh? Luka di tubuhmu banyak sekali? Dan, apa ini luka tembak?" Flip melihat dan mencoba menyentuh beberapa luka tembak di punggung Keanu.


"Tidak. Ini hanya luka bekas koreng," Keanu buru-buru mengenakan pakaiannya.


"Koreng? Hahaha. Rupanya, kau berusaha menyembunyikan sesuatu dariku. Jadi, siapa dirimu sebenarnya?"


"Aku akan mengganti celanaku. Apa kau akan tetap berdiri di sini?"


"Pakai saja. Aku tidak masalah," Flip terdengar santai.


Keanu melotot. Kemudian tersenyum miring. Baru kali ini ia melihat seorang wanita tidak takut padanya.


SRAK


Didorongnya Flip ke dinding. Dengan tangan kiri yang memagari kepala wanita itu, Keanu bicara dengan berani.


"Apa kau yakin tidak masalah jika aku melepas celanaku di hadapanmu?"


"Hmm. Lakukan saja," pandangan mata Flip berubah. Wanita itu seolah tidak takut seandainya Keanu tiba-tiba saja melakukan sesuatu yang buruk padanya.


"Kenapa? Apa kau butuh bantuan dariku?" Flip memelorotkan celana Keanu lalu mengusap perut bawahnya dengan erotis.


SERRRRRR


Sebagai psycho yang menyukai kegiatan seperti itu, tentu saja Keanu merasa terpancing. Dibungkukkannya badannya ke depan, kemudian dengan pelan ia pun mengendus leher Flip.


Wanita itu menerima perlakuan Keanu dan bahkan mulai mendes*h perlahan.


"Kau pasti sudah berpengalaman," katanya.


"Ya. Lumayan...." jawab Keanu mulai menyesap bibir Flip dan menekankan tubuhnya dengan rapat.


Tangan Keanu menggerayangi tubuh Flip secara perlahan. Ketika ciuman mereka semakin memanas, jari-jemari Keanu juga mulai merangsek masuk menggesek liang basah Flip.


"Aa'ahhh. Terus lakukan itu..." Flip sudah sangat terangsang. Ia membalas sentuhan Keanu dengan mengusap dan meremas kemal*an Keanu dengan bernafsu. Jujur saja, ia ingin mendapatkan dorongan dari Keanu sesegera mungkin.


EHHEEMM!


Suara deheman Borg terdengar kasar saat memergoki keduanya sedang berciuman. Mengetahui Borg datang, Keanu dan Flip segera mengakhiri apa yang sedang mereka lakukan.


"Apa kau membawanya kemari hanya untuk itu?" tanya Borg pada Flip.


"Ah, bukan begitu," jawab Flip gugup sembari merapikan pakaiannya. Ia benar-benar merasa tanggung.


"Sialan, kenapa kau datang sebelum aku sempat bercinta dengannya, Borg!"


Umpat Flip dalam hati.


"Kau! Malam ini, ikutlah dengan kami."


Keanu menoleh pada Flip, "Ke mana?"


"Merampok bank."


"Apa?"


"Kenapa? Apa kau tak mau melakukannya? Lalu pergilah dari sini!" seru Borg.


"Tenang saja. Aku akan melakukannya," jawab Keanu cepat.


"Baguslah. Temui Clark. Dia akan mengajarimu metode perampokan kita."


"Baiklah."


•••••••


Malam itu, mereka bersiap untuk merampok sebuah bank. Tugas Keanu adalah sebagai umpan. Ia akan mengecoh penjaga agar menjauh dari tempat penyimpanan uang. Sementara itu, Borg dan yang lainnya akan bertugas sesuai keahlian masing-masing.


"Kau ikut juga?" tanya Keanu pada Flip.


"Ya. Aku selalu ikut."


"Bukankah ini terlalu berbahaya untukmu?"


"Untuk wanita lain mungkin iya. Tapi tidak untukku," Flip mengenakan sarung tangannya.


HAP


HUP


HAP


Tiga puluh menit kemudian, mereka semua sudah memasuki bank incaran mereka. Keanu menemui penjaga dan memikat mereka agar mengejarnya.


Begitu jauh dari pintu penyimpanan, Keanu diharuskan menghabisi mereka dan mengambil kartu identitas milik mereka. Tentu saja itu bukanlah hal yang sulit dilakukan oleh Keanu.


Jika yang lain membekali diri dengan senapan, Borg hanya memberi sebuah pisau untuk Keanu gunakan.


CRAK


CRAK


Keanu menghabisi semua penjaga dengan pisaunya. Kemudian ia mencuri identitas mereka dan segera membawanya ke teman-teman yang sudah menunggunya.


"Dia datang!" seru Wild tidak percaya saat melihat Keanu berlari ke arah mereka.


"Aku rasa dia lulus."


"Sudah ku katakan bukan, dia bukan orang yang sembarangan," kata Flip.


"Aku mendapatkannya!" seru Keanu.


"Bagus. Ayo beraksi!"


Tanpa banyak kesulitan, para perampok itu menggondol semua uang yang ada di brangkas. Mereka menyimpannya ke dalam tas-tas mereka hingga penuh.


Ketika hendak keluar gedung, tiba-tiba saja mereka mendengar sirine mobil polisi. Rupanya ada sirine darurat khusus yang tersambung ke kantor polisi hingga mereka tahu bawa sedang terjadi perampokan di Bank tersebut.


"Lari lewat pintu belakang!" perintah Borg.


Semuanya berlari dengan cepat menuju pintu belakang yang menyambung dengan gedung sebelah. Karena tim SWAT mulai berdatangan dan menembaki mereka, kawanan itu pun berpencar dan berjanji akan bertemu di tempat yang sudah dijadwalkan.


HUP


HUP


Keanu melihat teman-temannya itu melompat dari dinding ke dinding lainnya. Sepertinya, mereka semua adalah para ahli parkur.


"Apa? T tunggu aku!" seru Keanu.


"Lari selamatkan dirimu!" ucap Wild sebelum menghilang jauh darinya.


Keanu terdesak. Para polisi sudah dekat dengan dirinya. Maka ia mencoba mengikuti cara ke lima kawannya untuk melompati dinding.


Karena bukan ahlinya, ia pun terjatuh dan membentur dinding lainnya.


"Oogggh! Sial!"


Keanu mencoba berdiri karena tidak mungkin melawan polisi yang datang berbondong-bondong.


"Hei! Cepat kemari!" Flip memanggil Keanu dari gedung sebelah.


Keanu bangun dan melongok ke luar jendela. Kemudian menoleh ke belakang beberapa kali. Jarak antara gedung tempatnya berpijak cukup jauh dari tempat Flip berdiri.


"Itu tidak mungkin! Ini terlalu jauh!"


"Percayalah! Kau bisa!"


"Sial! Mengapa kau harus melakukan ini semua!"


Usai mengatakan itu, Keanu benar-benar melompat menuju gedung tempat Flip berada.


BRUKK


Percobaannya gagal. Kakinya terbentur dengan keras ke pinggiran gedung. Namun ia berusaha meraih tangan Flip yang diulurkan kepadanya.


DOR


DOR


DOR


Polisi sudah datang dan berusaha menembakinya dari gedung seberang. Ketika sebuah peluru hampir mengenainya, Flip berhasil menariknya selamat.


"Ughh! Terima kasih."


"Kau baik-baik saja? Ayo pergi!"


"Yaah.."


Karena kaki Keanu sedikit terluka, Flip membantunya berjalan. Untung saja, pelarian mereka berhasil tanpa dikejar polisi.


Bahkan mereka berhasil mencapai tempat janjian dan kabur bersama-sama.


BERSAMBUNG......