The Antagonist'S Younger Sister

The Antagonist'S Younger Sister
Chapter 13



“Baiklah, tapi ...” jawab kakek itu menggantung, yang malah membuatku semakin penasaran.


“???” aku memasang wajah penasaran dan penuh dengan tanda tanya dibenak.


“Tapi, apakah kau yakin ingin kabur dari keluarga Duke Lagronvi?” tanya kakek itu yang sangat melenceng jauh dari isi benak ku.


Aku mengangguk, “Benar. Aku bahkan sangat yakin.”


Kakek itu mengelus jenggot nya yang sewarna dengan rambut putih nya, “Kau sangat mempercayai kakek tua ini?” tanya kakek itu lagi, yang membuatku semakin jengah.


Apakah kakek ini tak ingin membantu nya? Lantas apa guna nya kakek itu berkata “Baiklah ...”


“Haaa~” aku menghela nafas.


“Jika kakek benar membantuku untuk kabur dari sini, maka aku mempercayai mu.” jawabku dengan nada malas.


Kakek itu tampak terkejut dengan jawaban ku, apa gadis muda itu mudah mempercayai orang yang membantu nya? Pikir kakek tua encok itu dibenaknya.


Tebakan kakek tua itu tidak salah, sih. Namun tetap saja aku, Viviana Feelnea yang sekarang menjadi Celliana Anvele Lagronvi akan tetap merasa waspada.


“Hm...” Kakek tua.


“.....” Celliana Anvele Lagronvi.


Hening, sesaat kemudian kakek itu kembali membuka suara nya. “Baiklah.” ucap kakek tua encok itu sambil menutup matanya.


Dalam hatiku sudah bersorak, “Mohon bantuan kakek.” ucapku dengan nada bersemangat yang kembali bangkit.


***


Drap


Drap


Drap


“Hosh ... hosh... hosh.” deru nafas tak beraturan, yang entah sudah sebanyak apa ia mengeluarkan kata-kata itu.


Sekarang kami berada di hutan pedalaman keluarga Duke Lagronvi. Kata kakek itu ini adalah salah satunya cara untuk kabur dari keluarga Duke Lagronvi, yang terkenal kejam.


Kakek juga pernah bercerita, bahwa dulu banyak sekali anak dari para selir-selir yang terbuang ingin kabur dari rumah bernuansa mewah nan megah, namun penuh rahasia dibalik nya.


Ah, sudah pasti. Dalam novel “Kematian Putri Marquess” pun sudah di jelaskan dengan cukup rinci, dan itu bisa membuat kita memahami sedikit seluk beluk keluarga ‘Grand Duke Lagronvi.


“Anak muda, apa kau masih cukup yakin untuk kabur? Aku bisa membantu mu untuk kembali.” ucap kakek tua itu dengan nada santai.


Aku tak tahu mengapa kakek yang sudah encok itu bisa bertenaga seperti itu, dan pastinya tak kelelahan sama sekali! Mustahil bagiku.


Apakah kakek tua itu memiliki semacam rahasia, agar tulang rapuh nya tak sakit? Atau ia adalah seseorang yang berkekuatan besar, yang sedang menyamar?


Ugh, memikirkan nya saja membuatku kesal.


“Masih muda jangan banyak pikiran.” lanjut kakek itu.


Kakek ini, ah, sudahlah apa yang ia katakan memang benar. “Sudah sampai sini, kenapa aku harus tidak yakin?” balas ku dengan nada mencemoh kakek tua yang tak tahu tujuanku mengapa ingin kabur.


Benar, jika sudah sampai disini maka aku harus berusaha. Jangan pernah mau menggagalkan rencana sendiri, karena memilih ucapan orang lain.


Walau terkadang ada benar nya, sih.


Auwww~


Aku lupa memberitahu kalian, bahwa dibelakang kami ada sejumlah segerombolan serigala iblis yang nampak menyeramkan, maka nya aku tak bisa untuk tenang sekarang.


Tetapi mengapa, mengapa kakek itu bisa setenang itu, sih?! Satu pertanyaan yang menghantui benak ku. Benar-benar deh.


[Bersambung!]


Hai smua nya, ini it's me author AnnaOne! Makasih atas dukungan kalian yaaa, aku sangat berterima kasih. Oke kalau begitu author pamit dlu, gda yg mau di informasikan sih soalnya hhe.


Salam hangat AnnaOne!