
Mulai sudah pagi semua murid sudah mulai masuk ke dalam sekolah namun naas Ridwan dan aku telat memasuki sekolah akhirnya kamu berdua kena hukuman hormat tiang bendera merah sampai jam istirahat.
“Gak biasanya kamu telat. “ Tanya Ridwan
“Ya aku juga heran, kamu juga tumben telat. “Ucapku sambil melirik Ridwan
“rahasia “ucap Ridwan
“hm.. Kebiasaan. “Ucapku sambil senyum
Kami pun kembali terdiam tiba-tiba banyak sekali para murid cowok yang datang menghampiriku memberikan minuman dan makanan dan menutupi arah sinar matahari yang mengarah ke arahku.
“makasih ya, tapi gak usah repot-repot deh. “ucapku
“gak papa Ra”ucap para murid cowok bersamaan
“Wow kalian lebay banget sih, tuan putri kalian tidak akan meleleh kena sinar matahari. “ucap Ridwan dengan muka kesal
“why, kamu cemburu ya. Terserah mereka dong kenapa kau harus marah-marah. “ucapku
“Woi kamu itu lagi dihukum, jadi model kayak gini gak boleh lah. “ucap Ridwan
“apa sih, Mmm .. Boleh aku minta minum dan makanan aku laper dan capek. “ucapku sambil nada merayu
“nih Kyra.. “ucap semua murid cowok
Kyra pun mengambil dan menurunkan tangannya, diapun makan dan minum satu-satu yang diberikan mereka
“wah curang lo , ketawan sama bu Siska ****** lo! “ucap Ridwan kesal
“Wkk kenapa sih iri . “ucapku
Saat menikmati makanan dan minuman tiba-tiba bu Siska datang dan melihatku yang sedang makan dan minum akhirnya aku mendapat hukuman tambahan bersihin toilet.
Ridwan yang mendengar itu tersenyum senang lalu dia kembali ke kelas dan mengikuti pelajaran Bu Eni guru Fisika yang imut.
Di toilet...
Aku pun membersihkan toilet, “biur.....” tiba-tiba air menguyur tubuhku namun saat aku menengok aku tidak lihat orang nya cuman mendengar suara tertawa seseorang wanita.
“suara itu siapa sih tega banget“ucapku sambil aku menangis soalnya aku tak bawa ganti.
Bersih-bersih toilet pun selesai aku pun langsung ke lokerku untuk melihat kalau ada baju yang aku tinggal. Saat aku membuka lokerku ada seragam tapi itu bukan punyaku, seragam itu juga baru akupun mengambil seragam itu tiba-tiba ada surat yang jatuh aku pun mengambilnya dan membacanya.
“Pakailah seragam itu sebelum kau masuk angin from : love ❤” setelah membaca ini aku bingung siapa yang memberi seragam ini dan kenapa dia bisa tau kalau aku basah kuyup. Aku pun langsung ganti seragam di toilet da siap-siap untuk ke kantin untuk makan karna sudah saatnya istirahat.
Dikelas Kevin..
Seharian ini kevin bingung bagaimana mengurus masalah yang terjadi kemarin jangan sampai ada teror lagi dan ketahuan sama murid-murid bisa-bisa tambah runyam.
Karna saking pusing nya dia meminta izin pak Budi untuk ke uks untuk istirahat, dia pun keluar tapi dia tidak ke uks dulu tapi di depan pintu kelas Kyra.
Karna tidak melihat Kyra dia pun langsung ke uks. Saat mau ke uks Kevin tidak sengaja menabrak seseorang.
“eh maaf, gak sengaja. “ucap Kevin sambil membantu wanita itu
“ah gak papa kok. “ucap wanita itu lalu pergi meninggalkan Kevin
“Kak Kevin. “ tiba-tiba ada yang memanggilnya yang ternyata kyra, Kevin pun menghampirinya
“Mmm.. Pesek. “ucap kevin Sambil mengang hidung Kyra
“ih gak usah pegang-pengang. “ucapku
“Emang kenapa sih, gak ada orang kali. “ucap Kevin sambil senyum
“enggak tapi itu murid sini kan. “ucap Kevin
“Setauku bukan kak, aku gak kenal sama dia dan kakak bisa lihat itu sepatu bukan identitas sekolah kita padahal sekolah kan sudah menerapkan untuk memakai sepatu yang berlebel sekolah kita tapi itu gak ada. “ucapku sambil menunjuk wanita tadi yang larinya agak cepet.
“Oh iya Ra, wah gawat ini jangan-jangan penyusup. “ucap Kevin yang mengamati wanita yang sedang lari tadi langsung pergi menyusul wanita tadi dan meninggalkan Kyra
Kyra yang melihat Kevin tiba-tiba pergi sangat terkejut dan bingung kenapa Kevin lari secepet gitu ketika dia tadi bilang sepatu wanita tadi yang bukan sepatu identitas sekolah.
Tut.. Tut... Tut...
Jam istirahat pun berbunyi aku pun langsung ke kantin untuk makan karna sangat lapar, aku pun memesan makanan dan memilih duduk yang kosong tiba-tiba Edo datang dan duduk disampingku.
“Hai Putri.” Ucap Edo sambil senyum
“Hai pangeran.ucapku sambil senyum
“gimana bersih-bersih toilet nya? “ucap Edo sambil ketawa
“wow senang sekali, akhirnya aku bisa pergi dari pelajaran fisika. “ucapku sambil tertawa padahal aku sedih karna kejadian dikamar mandi tadi
“Wkkk, kamu gak suka fisika. “ucap Edo yang kaget dengan ucapan Kyra
“Bukan gak suka sama mapelnya tapi aku tidak suka gurunya, karena gurunya itu imut Banget membuat iri aja. “ucapku sambil manyun
“wkk aneh kamu, kenapa harus iri coba kamu tuh cantik, semua murid tau itu, kau kan salah satu idola di sini. “ucap Edo
“Tapi aku tuh suka imut bukan cantik. “ucap ku
“ banyak bersyukur woy. “ucap Edo.
Pesanan mereka berdua pun sudah jadi dan siap untuk dimakan. “Ra liat tuh” ucap Edo sambil menunjuk ke arah bu kantin aku pun menegok lalu kembali siap menyantapnya.
“ah pedes... “ ucapku karna kepedesan makan mie ayam
“Wkkk, enak Ra. “ucap Edo
“Ih Edo pedes tau.. “ucapku
“nih minum es jeruk, makanya jangan lengah jadi orang. “ucap Edo
Karna aku kepedesan akhirnya kami berdua tukeran makanan. Tiba-tiba datanglah Kevin langsung menarik Edo dan pergi dari kantin, sampailah mereka ke atap sekolah.
“Apa sih Vin? Tanya Edo
“Do tadi ada wanita yang misterius aku takutnya dia adalah pelaku teror kemarin. “jawab Kevin sambil mengatur pernafasannya
“hah, beneran? Tanya lagi si Edo
“Seriussan, tapi aku gagal menangkapnya. “ucap Kevin
“Berarti kita harus memperketat lagi dan kita harus lapor ke bu mega kepsek. “ucap Edo
“bener, kamu laporan ke Kepsek, aku mengontrol sekolah aku takutnya dia tadi udah melakukan sesuatu. “ucap Kevin lalu pergi meninggalkan Edo
Melihat Kevin pergi, Edo pun langsung chat guru dan para staf untuk kumpul di ruangan kepsek. Sampailah Edo di ruang kepsek disana sudah ada guru-guru, bu kepsek, dan para staf sekolah langsung saja Edo memberi tahu kalau tadi ada penyusup seorang wanita tapi gagal ditangkap oleh Kelvin.
Setelah mendengar perkataan Edo semua guru, kepsek dan staf langsung membagi tugas untuk membantu Kevin memantau sekolahan dan sebagian lagi rapat untuk menindak lanjuti masalah ini.
Karna adanya kejadian tadi semua pelajaran tidak ada dan semua murid dipulangkan dengan memberi alasan bahwa para guru dan staf sedang ada rapat yang mengharuskan untuk datang ke rapat tersebut. Semua murid pun pulang dengan rasa bahagia karna pulang lebih awal.
Setelah semua murid pulang guru, staf, kepsek, Kevin dan Edo kembali ke Ruang Kepsek untuk membicarakan masalah ini karna tadi setelah dicek disemua tempat tidak ada yang aneh dan tidak ada barang yang misterius seperti kemarin yang ada di ruang guru berupa bangkai ayam.