
Hari ini kami beraktivitas seperti biasanya namun perasaan ku sangatlah buruk apalagi ditambah aku melihat Zizi bukan karna dia sedang berduaan dengan Kevin tapi karna sikapnya yang jahat banget sama aku.
Aku jadi kepikiran sama omogannya Mita yang di atas atap jadi maksud ucapannya kalau aku harus hati-hati adalah Zizi tapi kenapa Mita tidak ngomong langsung malah cuman ngomong gitu.
Aku pun langsung pergi dari tempat itu dan menuju taman untuk menenangkan diri.
“sedih ya Ra melihat kekasih mu dekat dengan orang lain? “tanya Fahrizal yang datang dari belakang
“siapa? “tanyaku sambil menyeka air mataku
“Kevin, kamu masih suka kan sama dia! Belum menerimanya kenyataan! “ucap Fahrizal
“cukup ya Zal, gak udah dibahas! “ mintaku
“enggak mau. “ucap Fahrizal
“apa sih mau sih Zal? cukup aku dah capai dan aku benci sama kamu aku harap kita tak saling kenal bahkan kita gak usah saling ketemu. “ucap ku sambil menagis dan pergi meninggalkan Fahrizal
Fahrizal sangat bahagia melihat Kyra bisa nangis seperti itu karna selama ini dia gagal bikin Kyra nangis dan kesal seperti itu.
Namun tiba-tiba Ada tangan yang memengang pundak Fahrizal dia pun berbelok dan ditamparlah mukanya oleh seseorang itu yang ternyata Edo.
Fahrizal pun kaget dan terjadilah perkelahian di antara mereka yang membuat semua murid berkerumuman.
Ridwan yang sedang berjalan melihat kerumunan dia pun langsung menghampiri mereka dan memisahkan mereka berdua.
Bel pun berbunyi aku terkejut melihat Edo dan Fahrizal babak belur. Tapi aku lagi gak mood untuk bertanya, kelas pun dimulai aku hanya diam malah tanpa ku sadari aku tertidur do kelas.
“Kyra bangun! “perintah but Siska yang membuatku terbangun
“Kamu tidur? “tanya Bu Siska
“hm.., iya bu.” Jawabku
“gak sengaja mau sengaja tetap aja tidur di kelas. “ sahut Fahrizal
Karna aku kesal sama Fahrizal aku pun langsung pergi Dan berkata “ saya keluar menerima hukuman ibu karna tidur di kelas. “
Aku pun keluar pergi ke tempt yang jarang orang datangi yaitu tempat nya Pak satpam aku main di pos satpam sekolah.
“hallo pak! “sapaku
“eh Non, kenapa kamu? Tanya Pak zhixing
“kena hukuman pak, tadi tidur dikelas. “ucapku
“gak biasanya kamu dihukum. “ucap pak Zhixing
“hah lagi gak mood, pak aku tidur di sini bentar ya pak. “mintaku
“ya udah masuk sana ke pos tidur di kursi bapak tunggu di luar. “ucap pak Zhixing
“shiap pak. “ucapku langsung masuk pos dan tidur disana
Tanpa ku sadari aku tidur sampai jam istirahat aku pun segera pergi dari pos satpam menuju kantin karna aku sangat lapar.
Ketika aku memesan makanan aku melihat Edo, Ridwan, Mita sedanf duduk bersamaan, Aku pun menghampiri mereka.
“Hai gaes! Sapaku
“Hai juga, kamu kok aneh hari initiative? “tanya Mita
“Aku, hm gak aneh kok. “kataku sambil senyum
“bohong banget sih. “ucap Edo
“hm.., aku gak papa kok, yang harus Aku tanyain kenapa mukamu kok sama kayak Fahrizal babak belur? “Tanyaku
“dia berantem sama Fahrizal. “kata Ridwan
“berantem, why? “ tanyaku menyelidiki
“gak papa kok, biasa cari hiburan aku. “ucap Edo
“Cari hiburan kok berkelahi. “ sahut Mita
"biasalah Mit
Karna pesenanku sudah datang aku pun makan bersama mereka namun tiba-tiba Kevin datang menghampiri kami Dan menanyakan keadaan Edo yang babak belur, saat dia mau mengatakan sesuatu padaku aku langsung pamit untuk pergi.
Aku mendengar suara seperti Fahrizal dan Zizi jahat sekali mereka mengunciku di sini, terutama sama Fahrizal dia tahu kalau aku takut ke gelapan tapi kenapa dia tega melakukan ini.
Aku sangat ketakutan ruangan ini gelap sekali, kotor banyak kecoa, aku meminta tolong namun tak ada satupun yang menolongku hingga bel pulang berbunyi.
Di tempat Parkir...
“Kyra tadi kenapa sih? “tanya Kevin
“aku gak tahu kak. “jawab Mita
“Iya dia beda banget hari ini! “keluh Ridwan
“tadi dikelas juga Kyra gak masuk. “kata Mita sedih
“emang Kyra kemana? “tanya Kevin
“Katanya Fahrizal dia pulang duluan karna ada urusan. “jawab Mita
“Iya, sampai-sampai tasnya aja dibawa Fahrizal. “ kata Ridwan
Mendengar perkataan mereka membuat Kevin merasa aneh tidak biasanya Kyra bersikap seperti itu karna semarah-marahnya Kyra tidak pernah melakukan hal ini.
Kevin merasa khawatir dengan Kyra tapi dia mencoba menenangkan hatinya supaya tidak keliatan oleh mereka bertiga terutama Ridwan, karna dia pasti akan khawatir kalau sampai dia tahu kyra kenapa-kenapa.
Kevin memutuskan untuk mencari nya sendiri namun untuk supaya mereka tidak curiga Kevin pulang sebentar dan mencari Kyra dia ingin tahu sebenarnya apart yang terjadi.
Firasat Kevin tidak enak soal Kyra dari kemarin Kyra murung dan tadi pagi ketika dia berduaan dengan Zizi dia melihat mukanya memerah seperti habis dapat tamparan meskipun itu ditutupi make up dia tahu kalau itu ada bekas luka.
Sampailah Kevin ke rumahnya dia pun langsung bergantu pakaian dan langsung memakai mobil untuk menuju rumahnya Kyra.
Sampailah Kevin di rumahnya Kyra dia pun memecet bel dan keluarlah ibunya Kyra dia pun bersalaman.
“hai Kevin, masuk ayo! “perinth ibunya Kyra dan ikutilah Kevin
“Duduk ya, tante ambilkan minum dulu ya. “ucap ibunya Kyra
“ah gak usah tante, Kyra dimana tante kok gak sepi? “Tanya Kevin
“Ah, katanya Fahrizal tadi Kyra harus latihan dance jadi pulang agak telat. “ucap ibunya Kyra
“Ooo, ya sudah tante saya keluar pamit aja lagian saya ke sini mau sengaja ngajak Kyra jalan-jalan. “ucap Kevin dan segera pergi dari rumah Kyra
Disepanjang jalan Kevin semakin khawatir sampai-sampai telpon daro Zizi dia tidak angkat.
Sampailah di rumah Fahrizal namun Fahrizal tidak ada di rumahnya, dia pun tambah khawatir akhirnya dia melepon Renjun.
“Hallo Renjun! “sapa Kevin
“hai juga Vin, Why? “tanya Renjun
“Ren bisa kamu carikan lokasi Renjun? “ Tanya Kevin
“eee... Lo pikir aku detektif yang bisa cari lokasi seseorang dengan bebas. “Kesal Renjun
“Aku gak bercanda, aku tahu pas liburan kemarin kamu diam-diam menyambungkan gps milik Fahrizal ke hpmu kan? “ucap Kevin
“OMG, hhh yoi kok kamu tahu? “tanya Renjun terkejut
“Aku tahu apa yang kamu lakukan di sana, kamu diam-diam Menghekers akun-akun semua teman dan memasangkan jps lalu kamu sambungkan ke hpmu bahkan punyaku juga iya. “ucap Kevin
“hhhh... Ah kamu emang tidak bisa menipumu. “kata Renjun
“Tolong ya penting soalnya Kyra hilang entah kemana semua ini ada sakut pahutnya dengan Fahrizal! “ Minta Kevin
“ok.., tapi tunggu Kyra hilang gimana ceritanya? “Kata Renjun
“Nanti aku jelaskan pokoknya kamu lacang dulu keberadaannya Fahrizal! “perintah Kevin
“Woke komandan. “jawab Renjun dan mencari lokasi Fahrizal
Kevin pun mematikan telponya dan mencoba menghubugi Kyra ternyata yabg ngangkat ibunya Kyra dia pun menutup nya lagi lalu dia mencari ditaman dimana mereka sering bermain.
Sampilah disana Kevin mencari sepanjang Sisi taman nami tidak ada jejak Kyra dia pun duduk di tempat duduk yang sering jadi tempat santai mereka berdua.
“Kyra kamu dimana? Aku sangat khawatir denganmu tenanglah aku akan menemukanmu “ucapnya sambil membayangkan Kyra ada Disampingnya dengan senyuman manisnya.