
Hari menyinari mata Ridwan, diapun terbangun dan rencana hari minggu ini dia akan pergi ke makam neneknya dan kakeknya yang kebetulan bersebelahan dia juga akan pergi ke taman untuk mengenang putri keong mas.
Diapun pamit untuk pergi ke makam, namun sebelum ke makam Ridwan pergi ke pasar untuk beli bunga tabur untuk menabur bunga nanti.
Sampailah Ridwan di makam, dia pun menuju makam neneknya dan kakeknya lalu dia melontarkan setiap doa untuk neneknya dan kakeknya.
Setelah selesai tabur bunga dia pun pergi dari kuburan namun saat perjalanan ingin keluar dari makam itu dia melihat sosok wanita berada di makam ibunya putri keong mas, penampilannya pun seperti putri keong mas namun sayang cewek itu sudah pergi sebelum Ridwan berhasil mendatanginya.
“apa benar itu kamu putri, aku bahagia aku akan mencari mu. “kata Ridwan lalu pergi ke taman, ditaman dia duduk dimana dia dan putri keong mas sering duduk waktu dulu.
Dia memandangi langit yang cerah dan menikmati angin yang bersepoi-sepoi, suasana di taman ini pas banget untuk buat istirahat karena sepi.
Ridwan pun memilih untuk tidur sejenak dengan harapan ketika dia bangun dia melihat putri keong mas.
Di rumah kevin...
Kevin merasa kesepian dia pun menelepon Edo untuk ke rumahnya menemani harai-harinya yang sepi.
Edo pun sampai dirumahnya dan memasuki rumahnya.
“Hai bro” sapa Edo sambil duduk berdekatan dengan Kevin
“Hai”sapa Kevin
Mereka berdua melihat film anime kesukaan mereka dragon Ball yang kebetulan ditayangkan di tv.
Kevin pun pergi ke dapur membuatkan cemilan kue kentang dan air untuk mereka makan.
Cemilannya pun jadi, mereka berdua sangat menikmati cemilannya sambil melihat tv.
“Do besok kita rapat lagi. “ kata Kevin
“rapat mulu deh. “sahut Edo
“ya mau gimana lagi, soalnya besok itu lomba antar sekolah akan diadakan lagi. “ucap Kevin sambil senyum
“Emang lombanya apa aja? “tanya Edo
“Lombanya cuman Basket. “jawab Kevin
“ ok lah, aku siap ikut lomba basket. “ kata Edo
“Hhh, kamu itu gak usah ikut kamu nanti panitianya. “ ucap Kevin
“Ya jahat masa kamu ikut aku gak ikut. “minta Edo
“Besok kita putuskan di rapat. “ucap kevin
Edo yang mendengar pernyataan Kevin mengerutu kesal, sebab selalu saja tidak pernah ikut sertakan dalam lomba pasti kebagian jadi panitia.
Karna bosan melihat tv, mereka berdua memilih main game untuk melepaskan penat karna sebentar lagi mereka akan pusing.
Ditengah asik main game datanglah Ridwan yang memgangetkan mereka karena Ridwan melemparkan bantal ke arah mereka sebab brisik ngangu orang tidur.
“eh dek kapan kamu pulang? “Tanya Kevin
“Udah dari tadi pas kalian nonton tv . “jawab Ridwan dan kmbali tidur lagi.
“Ridwan entar aku nginep lagi. “teriak Edo
“Woy balik kagak kamu, kalau gak aku pukul pakai raket. “teriak Ridwan
Kevin dan Edo mendengarnya tertawa sepuasnya, mereka pun melanjutkan bermain.
Tik tong... Belum berbunyi Edopun membukanya dan ternyata itu orang tua Kevin dan Edo, orang tuanya Kevin pun masuk ke dalam rumah dan duduk di ruang keluarga.
“Baik tante. “jawab Ridwan
“Kevin mana Ridwan, kok gak keliatan? Tanya mamahnya
“ Ridwan mamah dan ayah pulang! “teriak Kevin yang membuat Ridwan bangun dan keluar dari kamar. Ridwan pun di bawah langsung saja dia memeluk kedua orang tuanya.
Hari mulai malam ini saatnya Ridwan tidur namun sebelum tidur dia membuka laci meja belajar dan mengambil kotak kecil yang isinya gelang warna biru pink pemberian putri keong mas.
Dia mengingat saat mereka berpisah dan saling memberikan benda berharga. Putri keong mengatakan “selamanya kau akan menjadi spesial di hidupku, semoga kita bisa ketemu lagi.” Kalimat itu yang membuat Ridwan bertahan dan menunggu putri keong mas walapun tak pasti.
Dia pun terdiam sejenak dan tiba-tiba dia teringat Kyra, menurutnya Kyra itu tidak seperti apa yang dibayangkan ternyata Kyra itu baik tapi nyebelin karena selalu menggangu dirinya.
Mulai kemarin dia sudah memutuskan untuk membuka hatinya untuk menerima keberadaannya dikehidupan Ridwan, dia pun istirahat.
Aku kali tidur lagi dengan adikku Alex, aku dan adikku sepakat menonton film horor aku pun sudah menyiapkan makanan untuk menemani nonton.
Kami pun nonton bersama tapi lucu sih ini yang takut malah adikku bukan aku, dia teriak dan memelukku sambil menangis.
Aku sangat menikmati suasana ini, karna adikku begitu sudah besar dia kadang tidak suka ku manja kali ini kesempatan ku memanjakannya layaknya anak kecil.
Aku pun memeluknya sambil menakutinya.
“Ah.. Kakak jangan nakut-nakutin! “ Minta Alex sambil memeluk bantal
“dek setannya muncul. “ucapku membuat Alex membuang bantalnya dan memelukku akupun membalasnya sambil ku belai rambutnya. Aku jadi fokus menenangkan Alex karena dia menangis akhirnya tanpa kusadari kami berdua tertidur dengan posisi berpelukan dan tv menyala.
“Bangun... “ teriak Ridwan membangunkan kakaknya dan Edo karna tidak bangun akhirnya Ridwan menguyut mereka dengan air “biur... “. Mereka berdua pun bangun dan marah-marah sama Ridwan namun ayah kevin dan Ridwan membela Ridwan.
Mereka berdua kesal akhirnya mereka disuruh mandi dan makan kali ini mereka bertiga akan diantar oleh ayahnya kevin.
Sampailah mereka di sekolah, mereka pun langsung menuju kelas masing-masing namun kali sekolah sepi karena masih pagi.
“Rid, kenapa kamu bangunin kita, ini masih sepi banget. “ucap Edo dan Kevin bersamaan.
“Hhh.., terserah aku dong lagian berangkat lebih awal itu bagus Lebih-lebih kalau murid-muridnya belum berangkat. “kata Ridwan langsung pergi meninggalkan mereka berdua.
“Kurang ajar adikmu Vin, bangunin gak kira-kira eh sampai disekolah ternyata masih sepi, mending tidur lagi tadi jam setengah 7 baru berangkat. “ sahut Edo dengan nada kesal
“Emang adikku nyebelin banget, untung aja kita nanti ikut pelajaran hanya setengah.”kata Kevin
Mereka pun masuk ke ruang OSIS untuk menyiapkan Barang-barang buat rapat pertandingan antar sekolah.
Jam sudah menunjukan jam 7 tandanya masuk kelas Edo dan Kevin pun langsung pergi ke kelas untuk mengikuti pelajaran sampai jam ke dua.
Akhirnya jam ke dua Edo, Zizi segera pergi ke ruang OSIS untuk membahas lomba antar sekolah tahun ini.
“ selamat pagi semuanya? “sapa Kevin
“pagi.. “ucap para anggota panitia lomba antar sekolah
“Untung kali ini sekolah kita akan ikut lomba antar sekolah namun tahun ini beda yang biasanya semua berbagai cabang olahraga dan musik, menari ikut dilombakan tahun ini hanya lomba basket. “ucap Kevin
“Emang kenapa kak? “tanya Zizi
“karna kemarin kan banyak teror yang dialami lawan kita saat akan mengadakan lomba ini jadi lebih baik Cuma satu saja yaitu lomba basket supaya lebih aman. “jawab Edo sambil tersenyum
“Jadi aku harap Rachel dan Renjun harus sudah siap untuk lomba ini! ‘Minta Kevin
“of course”jawab Rachel dan Renjun.
Rapat pun selesai merekapun beristirahat, Edopun memberi sinyal ke kevin untuk ke ruang Tphp untuk masak soalnya laper tapi sebelum memasak mereka berdua harus memetik syuran, Cabe, tomat di kebun dahulu.