
Kevin merasa bahagia karna bisa bertanding dan karna ada Kyra, namun saat melakukan lemparan ke 10nya dia melihat Kyra pergi bersama Ridwan.
Hati dia kacau sekali namun dia tetap harus konsentrasi dengan pertandingan.
Dia bermain tiba-tiba dia melihat Zizi yang menyoraki namanya membuatnya risih karna terlalu lebay begitu juga dengan RenjunRenjun melihat tingkah Zizi.
Di kantin...
Aku dan Ridwan sangat menikmati soto ayam ini, bahkan kami juga saling Suap-suapan dan bercanda.
Setelah kami selesai makan kami langsung pergi dari sekolah, aku pun pamit dengan Mita melalui chat dia.
Sesuai janji Ridwan tadi yang akan mengantarkan aku ke rumah keluarga ku, sampailah kami di rumah nenek. Kami pun disuruh masuk sama ibuku.
“Ra temennya suruh makan! “Perintah pamanku Ridwan
“iya paman. “jawabku lalu meminta Ridwan untuk makan
“Namamu siapa nak? “tanya paman Ridwan
“Ridwan om. “ jawab Ridwan
“Seruis namamu Ridwan? “ucap pamanku
“iya om, emang kenapa? “tanya Ridwan
“Perkenalkan nama om Ridwan. “jawab Om ku sambil memberikan salaman
“Serius om, wah kita double Ridwan dong om. “ ucap Ridwan sambil membalas salaman
Mendengar itu membuat keluarga besarku tertawa, karna nama mereka berdua sama cuman penampilan yang berbeda.
Kami pun makan bersama dan bercanda, setelah makan bersama selesai aku mengajak adik sepupu, Glory, Lea, April, dan Dimas untuk bermain sepak bola.
Kami pun bagi tim di timku ada Dimas dan Lea, sedangkan di Timnya Ridwan ada Glory dan Lea.
Kami pun mulai bermain awal punyaku menang dengan skor 5-3 setelah babak ke dua kami kalah menjadi skor 10-8.
Ini semua gara-gara aku terpesona dengan Ridwan karna saat itu tanpa sengaja kami berdua bertatapan begitu dekat sehingga membuatku lengah dan akhirnya Ridwan bisa melewati ku.
Di sekolah...
Timnya Kevin akhirnya menang namun sungguh disayangkan momen seperti ini tak ada Kyra. Tapi dia tidak sedih karna sewaktu dia di toilet bertemu dengan Kyra.
Di sana Kevin dan Kyra saling bertatap muka dan Kevin mengatakan jika dia menang dia berharap mereka berdua bisa menghabiskan waktu untuk berdua saja Kyra pun menyetujuinya.
Karna pertandingan selesai kevin pun langsung pulang dan istirahat sesuai dengan aturan sekolah kalau besok masuk untuk absen dan pulang sedangkan untuk hari selanjutnya sekolah akan meliburkan selama 3 hari.
Sampailah Kevin dirumah seperti biasa rumah sepi dia mencari Ridwan namun tidak ada dia berfikir kalau Ridwan pasti masih bersama Kyra.
“tuh anak makin menyebalkan, awas berani dia merebut Kyra dariku. “ucapnya dalam hati
Karna Ridwan tidak ada dia memasak dan menonton televisi sendirian. Suasana sepi seperti ini Sangat lah cocok buat menenangkan diri sambil menatap foto Kyra tadi yang sempat Kevin abadikan.
Tiba-tiba Ridwan masuk rumah dan menyapa kakaknya itu, Kevin langsung memasang tatapan tajam ke adiknya.
“Why? “tanya Ridwan
“Ooo adikku ini pasti lagi bahagia, iyakan bahagia bisa seharian bersama Kyra. “ucap Kevin dengan muka cemberut
“apa sih kak. “ucap Ridwan
“gak usah bohong deh, mulai suka kan. Gini ya dek kalau kamu suka dengan kyra ok fine Cuman jangan pernah kamu sakitin dia karna aku dulu suka nyakitin dia. “kata Kevin
“Iyakah, kakak dulu sering bikin Kyra nangis? “Tanya Ridwan
“Hehee.. Iya, kalau kamu suka bukan berarti aku akan mengalah aku akan mempertahankan rasa cinta dan sayangku hanya untuk kyra seseorang. “ucap Kevin tersenyum dan pergi meninggalkan Ridwan
Melihat kakaknya yang pergi meninggalkannya Ridwan hanya tersenyum dan bergegas untuk bersih-bersih badan lanjut makan yang pasti sudah dibuatkan oleh kevin.
Setelah selesai mandi dia langsung turun ke ruang makan namun saat dia membuka tutup makan dia tidak melihat satupun makanan.
“kak makanannya mana kok gak ada? “teriak Ridwan
“hhh, masak sendirilah suruh siapa kau malah berduan sama cewek tidak menemaniku bertanding tadi aku kesepian, adik gak pengertian. “ ucap Kevin dari kamarnya
“Heleh, cemburu nih ceritanya. “ucap Ridwan dan langsung menuju dapur untuk masak.
Dirumah keluarga ku...
Aku sedang menikmati suasana seperti ini terutama aku bisa bermain dengan paman yang sudah aku anggap ayahku sendiri.
Saat aku sedang bermain bersama adik-adik sepupuku, tiba-tiba Fahrizal datang dan dia meminta izin membawaku menemui Kakek Adam.
Kami berduapun langsung menuju ke panti jompo, setelah disana kakek Adam sudah lemas soalnya tadi dia terpeleset dan kepalanya kebentur namun kakek Adam tidak mau di rumaha sakit tapi ingin dirawat di panti jompo.
Tiba-tiba ada seseorang datang yi suaranya tak asing lagi bagiku aku pun menengoknya dan ternyata itu Ridwan.
Ridwan pun langsung ngecek kakek Ridwan sambil memegang tangan kakek Adam.
“Syukur lah. “ ucap Ridwan
“Kenapa kamu di sini? “tanya Fahrizal
“Aku tadi di telpon sama pengurus panti ini. “jawab Ridwan
“Ridwan ini relawan di sini. “sahut Kakek Adam
“oh ya Rid, ini fahrizal adalah cucuku dan dia Kyra pacarnya cucuku. “ucap Kakek Adam yang membuat semua terkejut
“Apa sih kakek aku sama Kyra itu hanya temen tapi juga musuh. “kata Fahrizal
“wwk, iya-iya tapi calon pacar kan! “Goda kakek Adam
“Gaklah kakek lagian kita gak seperti dulu, selera Fahrizal itu high class. “ucapku sambil ngrakul Fahrizal
“Bagus lah sadar, jadi kamu akan jangan harap bisa pacaran denganku. “ucap Fahrizal
Mendengar percakapan Fahrizal membuat semua tertawa, seperti biasa aku dan Fahrizal ribut karna adu argumen.
Karna sudah malam kami bertiga tidur di panti dulu.aku pun tidur di kamar suster sekar, sedangkan Fahrizal dan Ridwan menemani kakek Adam.
Aku makin penasaran dan makin suka sama Ridwan sudah ku duga dari awal kalau anak itu baik dan ramah ke semua orang dia hanya memiliki masalah yaitu untuk komunikasi dengan seseorang karna dia takut untuk berbaur.
Ridwan dan Fahrizal saling bertatap muka. Mereka pun tersenyum dan memilih untuk tidur.
Ridwan berfikir hubungan fahrizal dengan Kyra itu seperti apa sebenarnya, karna selama ini yang dia tau kalau mereka berdua tidak akrab disekolah bahkan musuhan namun ketika di sini mereka berdua menunjukkan kedekatan yang sudah saling mengenal satu sama lain.
Dia juga berfikir dunia inu sempit sekali ternyata Kakek Adam adalah kakeknya Fahrizal bahkan yang bikin dia kaget dia bisa ketemu dengan Kyra lagi.
Betapa bahagianya Ridwan bisa ketemu lagi dengan Kyra apalagi melihat senyuman Kyra.
“ah apa sih yang aku pikirkan. “ucap Ridwan
“kenapa kamu, berisik banget? “kata Fahrizal
“ah gak papa Zal. “ ucap Ridwan
“dasar anak aneh. “ucap Fahrizal dan langsung tidur lagi
Ridwan merasa malu karna keceplosan tadi, dia sudah bingung dengan dirinya sendiri, kenapa dia memikirkan Kyra padahal dulu benci banget untuk memikirkannya pun malas.
Namun Ridwan harus mengontrolnya jangan sampai dia jatuh cinta dengan Kyra mengingat kakaknya Kevin suka dengan kyra.
Namun yang bikin bingung adalah Kyra apakah dia masih menyukai kakaknya itu, dan satu hal lagi kevin pernah bilang kalau dia sering banget bikin Kyra menangis.
Hal itu membuat ridwan bingung karna bingung memikirkan hal itu dia memutuskan untuk tidur.
Jam menunjukkan waktu setngah 4 ini saatnya kami bertiga pamit untuk pulang karna nanti kita berangkat sekolah.
Fahrizal mengantarkanku dan langsung pamit untuk pulang. Tiba-tiba ada yang chat aku yang ternyata Mita dia memintaku untuk berangkat dengannya.
Aku pun membalasnya dan langsung bersih-bersih badab dan menunggu jam 6 untuk berangkat sekolah.
Pukul menunjukkan pukul 6 pagi, Mita sudah di depan rumah dan kami pun langsung berangkat menuju sekolah.
Sampailah kami di sekolah dan kami pun menuju kelas untuk absen dan menuju lapangan untuk apel pagi untuk merayakan hari kemenangan kami kemarin.
Setelah selesai Apel aku, Mita, Ridwan, Edo menuju perpustakaan untuk mendinginkan kepala.
Saat di dekat air mancur kami istirahat sejenak di tangga tiba-tiba fahrizal datang menghampiri kami.
“Ridwan, Kyra besok kalian ada acara gak? “tanya Fahrizal
“Enggak, ada apa? Tanyaku dan Ridwan
“besok kalian ikut liburan bersama ku dan kakek ya! “minta Fahrizal
“wah aku ikut. “ucap Edo
“Aku juga ikut dong. “minta Mita
“wah liburan boleh kami bertiga ikut. “ucap Renjun merangkul Fahrizal yg diikuti oleh Kevin dan Rachel
“ya aku hanya mengajak merek berdua bukan kalian semua. “kata fahrizal
“ya sudah lah Zal diajak semua aja biar makin seru. “ucapku
“okelah kalian ikut datang aja dirumah Kyra! “Kata fahrizal
“Kok rumahku, kenapa gak dirumah mu? “tanyaku
“Soalnya hari ini aku mau nginep dirumah mu, kedua orang tuaku kan masih dinas jadi aku dan kakek rencana nginep dirumah mu lagian tante juga bolehin “ucap Fahrizal
“oh ya sudah, oklah kalau begitu. “ucapku
Karna semua sepakat kumpul dirumahku kami pun melanjutkan ke perpustakaan kecuali Fahrizal.