
Di tempat lain
Seorang wanita keluar dari minimarket dengan membawa dua kantong plastik yang berisi makanan ringan dan kebutuhan nya sendiri.
ia adalah Nissa, Nissa memilih minimarket yang lumayan jauh karena dia ingin sembari jalan-jalan juga, kemudian Nissa langsung mencari taksi.
Dan tidak membutuh waktu lama Nissa telah memberhentikan sebuah taksi, dia pun langsung masuk.
Taksi itu langsung melaju menuju rumah Nissa, yah Nissa tidak jadi menemui Ummi. sari karena ummi sari telah mengabari Nissa bahwa Ummi tidak berada di rumah sekarang.
Setelah mendengar kabar dari ummi sari Nissa memutuskan untuk pulang saja kerumahnya dan dia akan Melanjutkan menonton drakor kesukaannya.
Ketika di perjalanan, Nissa melakukan kegiatan dengan mengutak-atik Hp nya, ketika sudah bosan Nissa memutuskan untuk melihat pepohonan dan gedung-gedung menjulang tinggi sepajang perjalanan lewat kaca Mobil yang di buka setengah.
Mata Nissa menemukan seorang anak kecil yang membuatnya ingin berhenti.
Kemudian Nissa pun meminta supir taksi untuk Berhenti sebentar.
"Pak tolong berhenti sebentar" Titah Nissa kepada Supir taksi.
Dan supir taksi pun mengikuti perintah Nissa sang penumpang.
Nissa keluar dari dalam mobil, menghampiri seseorang anak yang berhasil membuat Nissa untuk memberhentikan perjalanan pulangnya.
Anak laki-laki yang kisaran masih berumur 4Tahun, yang berjongkok sambil menangis. dan kedua tangannya memeluk kedua lutut kakinya, dia berada di dekat tiang listrik. dengan keadaan pakaian yang amat sangat memprihatinkan dan kulit yang sebenarnya putih tapi terhalang oleh kotoran.
Hiks...Hiks
Setibanya Nissa di depan anak laki-laki tersebut, Dia langsung ikutan berjongkok mensejajarkan dirinya dengan anak laki-laki tersebut.
"Haii ade" Sapa Nissa tersenyum kepada anak laki-laki itu sambil mengusap ujung kepala nya.
Anak laki-laki itu merasa ada yang menyapanya dia langsung menengadahkan kepalanya, dan sesegera mungkin mengusap air mata yang keluar.
Anak itu langsung tersenyum bahagia dan langsung memeluk Nissa sambil mengatakan.
"Mamah!...mamah kemana saja? Riko sangat takut di sini huwaaa" Rengek Anak itu yang bernama Riko dan kembali menangis dan tangisannya lebih kencang.
Nissa yang mendapat kan jawaban dari sapaan nya langsung terkejut dan hampir terjatuh kebelakang, karena tidak bisa menyeimbangi tubuhnya.
"Maaf dek, Kakak bukan mamah kamu" Ucap Nissa.
"Nggak mamah adalah mamahku, apa mamah nggak mau Riko lagi?, Apa mamah tidak sayang sama Riko?"Ucap anak itu lirih sambil melepaskan pelukannya dengan Nissa dan Fokus menatap wajah Nissa. yang di anggapnya ibu kandungnya sendiri.
"Bu..bukan Gitu dek...kakak memang benar-benar bukan mamah kamu" Jelas Nissa. tapi penjelasan Nissa masih tidak di terima oleh Riko.
Nissa pun berdiri dari jongkoknya dia hendak meninggalkan Riko sendirian, tapi kaki Nissa langsung di peluk Riko sambil menangis.
"Mamah..Riko mohon jangan tinggal kan Riko lagi. Riko takut sendirian di sini" Rengek Riko ke Nissa.
Nissa yang tidak tega melihat anak sekecil Riko, di telantarkan oleh Kedua orang tuanya.
"Cup..cup jangan Nangis lagi sayang...oke mamah akan membawa Riko pergi bersama mamah" Ucap Nissa kepada Riko sambil tersenyum, dan seketika Tangis Riko berhenti dan di gantikan dengan senyuman yang sangat manis.
Nissa kembali memasuki taksi yang sudah menunggunya sejak tadi sembari membawa Riko.
Pak supir kaget dengan apa yang dia lihat sekarang.
"Anak ini, maaf neng bapak mau tanya..Neng akan membawa anak ini bersama eneng?" Tanya Pak supir taksi kepada Nissa.
"Hmm iya pak, soalnya saya tidak tega melihat anak sekecil ini yang di telantarkan oleh kedua orang tuanya yang tak punya hati di tinggal di pinggir jalan" Jawab Nissa.
"Masya allah Neng sungguh mulia hati mu Neng, semoga anak ini menjadi anak yang membanggakan Neng dan pasti nanti orang tuanya akan menyesal telah menelantarkan anak seimut ini" Ucap Pak supir.
"Hmm amin pak, pak antar kan saja saya ke mall terdekat dari sini saja yah" Ucap Nissa ke pak Supir dan pak supir langsung mengiyakan nya.
Di tempat lain
Setelah lama Fitri bermain di rumah Fariz dia memutus kan untuk pulang karena Dia sudah di suruh pulang oleh Papahnya.
"Ya udah kalau gitu aku pulang yah Riz, soal nya papah menyuruhku pulang sekarang" Ucap Fitri seraya beranjak dari duduknya.
"Oh iya sayang, tapi tunggu sebentar aku akan berganti pakaian dan mengambil kunci mobil dulu" Ucap Fariz yang ikutan berdiri dari duduknya.
"Nggak usah Riz aku sudah memesan taksi online kok, dan sepertinya sudah tiba" Ucap Fitri tersenyum.
"Oh ya udah kalau gitu, hati-hati di jalan yah sayang" Ucap Fariz sambil mencium kening Fitri dengan sayangnya.
"Ok dah" Ucap Fitri yang langsung keluar rumah Fariz, dan yah Taksi yang Fitri pesan sudah Tiba.
Tidak butuh waktu lama taksi pun pergi dari halaman rumah Fariz.
Fariz yang melihat Taksi yang di tumpangi Fitri sudah keluar dari halaman rumahnya dia pun langsung kembali masuk ke dalam rumah dan memutuskan untuk rebahan saja di kamar.
🌿🌿🌿🌿🌿🌿
Assalamualaikum🧕🏻
Jangan lupa dukungan kalian yah😉☺️
Vote
Like
Komen dan
Sarannya juga
Terimakasih🤗
Love you💋❤️