
Lanjuuutt....
☘️☘️☘️☘️☘️
Pulang
Bel pulang pun berbunyi nyaring waktunya untuk Nissa dan teman-temannya pulang, semua anak keluar dari kelas mereka terkecuali Nissa dan teman-temannya dan Fariz dengan teman-temannya.
"Akhirnya selesai juga ujian hari ini" Ucap Dony dengan memperlihatkan muka melasnya.
"Iya Nih alhamdulillah selesai juga...otak gw hampir meledak gara-gara pusing sama soalnya" Tambah Rizal sambil membereskan peralatan belajarnya ke dalam tas.
"Hmmm kalian pada lebay amat sih...mangkanya belajar dong" Celetuk Fariz ke Dony dan Rizal sambil melipat kedua tangan nya di depan dada.
"Yaya ya lo enak punya otak encer sedangkan kita berdua beuhh kentel amat nih otak jadi susah untuk mikir" Ucap Dony
"Ya udah yuk ah kita pulang aja gw udah gak sabar pengen merebahkan tubuh gw dan mengistirahatkan otak gw yang bekerja terus dari tadi pagi sampai sekarang kan besok juga kita bertempur lagi sama kejutan soal-soal" Ajak Rizal ke Dony dan Fariz
"Hahaa itu mah derita lo...kalian duluan aja gw biasa mau nganter cewek gw dulu" Ucap Fariz
"Oh ya udah kalau gitu kita duluan yah bay bay bro"
"Iyah iya sono pulang"
Dony dan Rizal pun Pulang duluan, kemudian Fariz berjalan menuju meja Fitri sang kekasihnya.
Setibanya di Meja Fitri
"Hii sayang..." Sapa Fariz ke Nissa sambil Mengusap Kepala Fitri dengan lembutnya
"Eh hii juga Riz" Jawab Fitri sambil tersenyum
"Gimana tadi soalnya susah nggak?"
"Lumayan susah sih tapi alhamdulillah aku bisa ngerjainnya kok"
Tanpa mereka sadari ada sepasang mata yang melihat obrolan sayang mereka dengan raut wajah tidak senang.
Yah yang mempunyai sepasang mata itu adalah Nissa, ketika Nissa masih melihat obrolan mereka terhenti karena dering ponsel Nissa berbunyi.
Di ambilnya ponsel itu di dalam tas, dilihatnya tertera nama Kak Bri di sana.
Ternyata yang menelpon Nissa adalah Brian
Nissa pun mengangkat telepon dari Brian.
📞📞📞
"Assalamualaikum Dek" Ucap salam Brian di sebrang sana
"Waalaikumsalam Kak Bri... Ada apa kak Bri tlp Nissa?" Tanya Nissa
"Gini dek apa ade masih ada di sekolah?"
"Iyah kak ade masih ada di sekolah dan ini juga ade lagi beres-beres peralatan belajar mau pulang...emang ada apa kak?"
"Oh alhamdulillah kalau gitu...ini dek kak Bri ada di depan gerbang sekolah ade.." ucap Brian
Ucapan Brian membuat Nissa Heran.
"Hah kakak ada di depan gerbang..." Ucap Nissa langsung berdiri dari duduknya dengan suara agak tinggi.
"Haha gini dek kakak pengen jemput kamu doang kok...apa kamu keberatan"
"Eh eng...enggak kok kak...ya udah kalau gitu nanti Nissa ke sana tunggu sebentar yah kak Nissa lanjut membereskan Peralatannya dulu"
"Oh iya dek ya udah kakak tunggu yah...kalau gitu kakak tutup teleponnya dulu"
📞📞📞
Brian pun mengakhiri panggilannya dengan Nissa.
Nissa langsung dengan cepat memasukan peralatan belajarnya ke dalam tas.
"Niss siapa yang nelp lu?" Tanya Ayu ke Nissa
"Oh tadi kak Brian..." Jawab Nissa
Ketiak Nissa menyebutkan Nama Brian sepontan Fariz melihat Nissa
"Kak Brian?" Heran Ayu
"Iyah kak Brian yang waktu minggu kemarin aku ceritain ke kalian itu" Ucap Nissa
Yah Nissa sudah menceritakan tentang Nissa bertemu dan kedekatannya dengan Brian.
"Emang apa katanya Niss?" Tanya Ayu lagi
"Katanya dia pengen jemput gw dan dia juga udah ada di depan gerbang sekolah" Ucap Nissa tersenyum.
"Hah apa lo di jemput sama Kak Bri itu duhh Niss gw pengen liat kak Bri...kak Bri yang lo ceritain itu pasti ganteng yah uwuu" Ucap Karin
"Ah lo mah kebiasaan Rin kalau setiap ada laki laki selalu saja pengen di tamplokin" Ucap Ayu ke Karin
"Udah - udah Nanti aku kenalin deh kalian berdua"
"Kok berdua sih kan Fitri juga belum tau" Ucap Ayu
"Aku udah tau dongss" Celetuk Fitri
"Kok Fitri tau sih ah lu mah gak asik" Ucap cemberut Karin
"Nggak kita juga ketemu gak sengaja kok...ya intinya waktu itu kita ketemu pas Aku ama Fariz ke pasar malam ketemu Nissa dan Kak Brian itu mereka lagi membeli sosis bakar" Jelas Fitri ke Ayu dan Karin
"Oh...Iyah iya" Ucap Ayu dan Karin
"Eh Niss kamu mau ke Gerbang sekolah yah...kamu ikut aku dan Fariz aja kan gerbang sekolah jauh jadi supaya kmu gak capek jalan kaki iya kan Riz" Ucap Fitri Tapi Fariz hanya menanggapinya dengan anggukan saja.
"Oh nggak papa Fit aku jalan kaki aja...takut menganggu kalian" Tolak Nissa dengan halus
"Nggak sama sekali....ayo" Ucap Karin
"Iyah Niss mending lo ikut aja lumayan supaya lu enggak capek jalan kaki" Tambah Ayu
"Ya udah deh iya" Ucap Nissa menerima ajakan Fitri walaupun dengan sangat terpaksa.
Mereka pun keluar dari Kelas menuju Parkiran.
Setibanya mereka di parkiran Fariz terlebih dulu membuka Pintu mobil untuk Fitri.
"Silahkan tuan Putri" Ucap Fariz sambil membuka Pintu mobil yang posisinya di samping tempat kemudi.
"Makasih Riz" Ucap Fitri sembari masuk ke mobil dan Kemudian Setelah Fitri masuk Fariz pun menutup kembali Pintu mobil dan menuju pintu pengemudi dan langsung masuk.
Nissa melihat adegan di depan matanya tersebut hanya bisa membuang Nafas berusaha untuk sabar atas apa yang di lihatnya walaupun terasa sakit untuk di lihat.
Nissa pun membuka Pintu mobil penumpang dan masuk. Fariz sekilas melihat Nissa di kaca yang mengarah ke bagian kursi penumpang kemudian menyalakan mesin mobil mobil Fariz pun melaju.
Setibanya Di depan gerbang.
"Makasih yah atas tumpangannya" Ucap Nissa
"Iyah sama sama Nih kaya ke siapa aja ya udah sana tuh kasian kak Brian udah nunggu kamu" Ucap Fitri.
Nissa pun mengarahkan pandangannya kepada orang yang bersandar di pintu mobil dengan pakaian jas abu lengkap dengan dasi yang senada dengan jasnya dan di tambah dengan memakai kacamata hitam yah itu adalah Brian.
Nissa pun menghampiri Brian.
"Hii kak Bri...Maaf yah lama" Ucap Nissa
"Oh nggak kok Dek...ayo masuk" Ucap Brian sambil membuat kacamatanya lalu membuka pintu untuk Nissa masuk ke mobil.
"Oh iyah....hmmm makasih kak Bri" Nissa pun langsung masuk
Di sisi lain
Fitri dan Fariz belum melanjutkan perjalanannya karena mereka melihat Nissa dan Brian Yang menurut Fitri sangat romantis.
Tidak tau kenapa tatapan Fariz berbeda dengan Fitri dia seperti tidak suka melihat pemandangan di depannya itu.
"Riz mereka romantis yah...hmm walaupun mereka bukan pasangan kekasih...tapi mereka sangat cocok yah" Ucap Fitri yang pandangannya masih ke depan melihat Nissa dan Brian.
Fitri yang tidak dapat jawaban dari Fariz langsung melihat Fariz.
🌻🌻🌻🌻🌻🌻
Assalamualaikum🧕🏻
Hii kak terus ikuti ceritanya yah😉🤗
Jangan lupa dukungan dan sarannya juga🤗☺️
Semoga kalian sehat selalu🤲🏼☺️
Terimakasih😘😘❤️
Love you all😘😘💋❤️