
**Assalamualaikumโบ๏ธ
Hii kakak dan teman - teman aku tidak bosanยฒ nya mengucapkan terimakasih atas dukungan nya ๐ค
Dan maaf bila masih ada kesalahan dari Novel ku yang tidak seberapa ini...๐๐ป
Happy reading**
Nissa pun berjalan kaki untuk sampai ke sekolah.
Di tempat lain Fariz pun telah samapai ke sekolah dan Fariz pun memarkirkan mobilnya kemudian keluar mobil dan berjalan menuju kelasnya.
Sesampainya Fariz di kelas Fariz langsung menghampiri meja kekasihnya itu yang tidak lain adalah Fitri.
"Hii Bidadari ku" Sapa Fariz ke Fitri sambil tersenyum lebar
"Eh apaan sih malu tau Riz panggilnya nama aja deh kan aku malu kalau di denger yang anak yang lain" Ucap Fariz malu
"Haaha malu kenapa kan memang benar kamu bidadari ku eh tapi ya udah deh aku nurut aja tapi Btw kamu kangen gak sama aku" Tanya Fariz sambil mencolek lengan Fitri
Fitri pun menjawab dengan anggukan karena ulah Fariz berhasil membuatnya malu
"Hey hey... sepertinya kita ketinggalan berita baru Nih" Ucap Dony.
Dony, Rizal, Ayu, Karin menghampiri meja Fitri
"Hey apa kalian udah jadian" Tanya Karin.
Pertanyaan Karin membuat dua orang itu saling memandang.
"Iyah kita udah jadian pas 2 hari yang lalu" Jawab Fariz
Mereka pun langsung riuh atas jawaban Fariz
"Wih Selamat bro...PJ dong ah gimana kalau nanti malam kita makan di Lestoran di depan sekolah itu hmm gw ketagihan sama makanan di situ enak - enak tapi lo yang bayar Riz kan lo yang jadiannya" Ucap Dony sambil mengusap perutnya.
"Oke nanti gw teraktir kalian Nanti kita janjian jam 7 malam ok kita langsung ketemu aja di restoran" Ucap Fariz.
"Setujuuuuu" Ucap mereka barengan.
Dari arah pintu masuk ada seorang gadis yang melangkahkan kakinya sambil ngos - ngosan yah itu adalah Nissa. Nissa telah samapi ke kelas
"Nisssa" Panggil Ayu ke Nissa sambil menghampiri Nissa
"Niss elo kenapa ngos - ngosan? Kaya udah lari meraton aja lo" Tanya Ayu ke Nissa
"Eh nggak papa kok Yu tadi gw lari di gerbang sekolah soalnya takut udah bel masuk eh tapi untung nya belum" Ucap Bohong Nissa sambil melirik Fariz sekilas
"Hah lari emang lo nggak bawa motor Niss?" Tanya Karin seraya menghampiri Nissa
"Nggak Rin soalnya motor Gw lagi di bengkel ganti Oli" Jawab Nissa berbohong lagi
"Uhhh kasian bangeeet ya udah yu duduk" Ajak Ayu Ke Nissa, Dan Nissa pun mengangguk kemudian Ayu dan Karin mengantar Nissa ke kursinya dan Karin memberi air mineral untuk Nissa dan Nissa pun meminumnya
"Niss lo tau nggak si Fitri sama babang Fariz jadian tau" Ucap Karin ke Nissa yang sedang minum.
Seketika Nissa kaget dan tersendak atas ucapan Karin
"Eh Niss lo enggak papa?" Tanya Ayu
"Eh nggak papa kok. Selamat yah Fit,Riz" Ucap Nissa ke Fitri dan Fariz.
"Iyah makasih yah Niss maaf aku nggak kasih tau kalian terlebih dahulu" Ucap Fitri seraya tersenyum ke Nissa,Ayu dan Karin
"Iyah nggak papa kok, kan sekarang kita juga udah tau walaupun itu sangat menyakitkan untuk gw Fit"Jawab Karin sambil memasang muka sedihnya dan mereka pun tertawa atas tingkah Karin kecuali Fariz dan Nissa.
*Oohh jadi Fitri kekasihmu Riz teman gw sendiri huuhh ... jujur saja begitu sakit hati gw Riz mendengar kabar ini hati gw bagaikan ter iris Seribu pisau bahkan lebih* Lirih Nissa dalam Hati sambil menahan air matanya supaya tidak jatuh.
Tanpa Nissa ketahui sepasang mata sedang melihat perubahan wajah Nissa yah itu adalah Ayu.
*Niss gw tau apa yang sedang lo rasakan,Lo begitu kuat Niss lo wanita yang begitu kuat menurut gw* Gumam Ayu
"* Insya Allah gw dateng*" Jawab Nissa seraya memaksakan Senyumannya.
"* Ya harus dong Niss lumayan kan makanan gratis*" Ucap Karin
Bel masuk pun berbunyi dan mereka pun memulai pelajarannya.
Mereka pun bersekolah seperti biasanya...
Ting...Ting
Bel pulang pun berbunyi dan anak - anak pun keluar dari kelasnya untuk pulang ke rumah mereka masing - masing.
Nissa pun keluar bersama 3 Temannya itu yang tidak lain adalah Ayu,Fitri,Karin
"Niss lo pulang sama siapa" Tanya Ayu
"Gw di jemput bokap Yu" Jawab Nissa bohong
"Oh ya udah kita duluan yah" Ucap Ayu dan di angguki oleh Nissa
"Samapi ketemu nanti malam Niss, pokonya lo harus datang ok dahhh" Ucap Karin dan mereka pun pergi Fitri dengan Ayu dan Karin sendiri membawa Mobilnya dan melambaikan tangan ke Nissa
Nissa pun berjalan Kaki samapi ke depan Alfamart yang tadi pagi Nissa di turunkan oleh Fariz.
Kring..
Suara Hp Nissa pun berbunyi dan itu tandanya ada pesan masuk, Dan ternyata yang mengirim pesan ke Nissa adalah Fariz suaminya
Fariz
"Nissa Lo pulang Naik taksi aja yah soalnya liat tuh banyak anak lain yang berjalan kaki takutnya ketauan lo naik mobil bareng gw, gw gak mau yang lain tau soal gw dan lo"
Yah itulah isi pesan Fariz,Dan Nissa pun menghela Napas dan membalas isi pesan Fariz.
Nissa
"* Iyah Riz gak papa Nanti gw Naik angkutan umum aja*"
Dan setelah membalas pesan Fariz Nissa pun menunggu angkutan umum.
๐๐๐
Di tempat lain setelah Fariz melihat balesan dari Nissa dia pun tersenyum dan melajukan Mobil nya untuk pulang.
Setelah 5 menit Nissa menunggu angkutan umum tidak ada yang mau berhenti karena penuh penumpang.
Dan seketika ada yang memberhentikan mobilnya di pinggir jalan di sebelah kanan Nissa, Nissa pun mengerut kan dahi nya merasa heran dengan mobil Sport yang berwarna kuning itu.
Kemudian seorang lelaki turun dari mobil tersebut dan mengahampiri Nissa yang melihatnya Seperti keheranan.
"Nissa kan?" Tanya Laki - Laki itu kepada Nissa sambil tersenyum
โค๏ธโค๏ธโค๏ธ
**Hii kakak Terus ikuti ceritanya yah๐
Jangan lupa terus dukung Novelku ini...๐๐ป๐ค
Karena dukungan kalian adalah semangatkuโบ๏ธ
๐ Vote ๐
๐ Like ๐
๐ Komentar ๐
๐ Kritik & Sarannya ๐
TERIMAKASIH๐๐ป๐๐๐**