
Lestoran....
Setibanya mereka Di lestoran. Mereka pun langsung duduk di bangku yang kosong dengan posisi berhadap hadapan.
Fariz berhadapan dengan Fitri, dan di sebelah Fariz adalah Rizal yang berhadapan dengan Nissa, kemudian yang di sebelah Rizal ada Dony yang berhadapan dengan Ayu.
Setelah itu ada yang berjalan ke arah meja mereka, Itu adalah seorang Mba pelayan yang membawa buku menu.
" Selamat siang. Mau pesan apa dek?silahkan di Lihat dulu menunya di sini "
Pelayan itu pun memberikan buku menu kepada Fariz. Fariz pun mulai membuka Buku Menunya dan melihat-lihat.
"Kalian mau pesan apa?" tanya Fariz kepada teman-temannya, sambil memberikan buku menunya.
"Gua pengen nasi goreng aja Riz, terus minumannya lemon tea" ucap Dony.
"Gua samain aja pesanannya sama si Dony, Riz" ucap Rizal.
"Kalau kalian mau pesan apa?" tanya Fariz Kepada Nissa dan ayu.
"Gua nasi putih + Ayam geprek, kalau minumannya gw samin aja lemon Tea" Ucap Ayu.
"Kalau gua mah salad buah sama air putih aja" Ucap Nissa.
"Yang bener aja lo Gambreng, massa lo pesan nya gitu doang?" Tanya Dony ke Nissa.
"Ya terserah gua dong Curut. mau pesan apa aja terserah gua. toh yang pesan gua, yang makan gua, yang bayar juga gua. APA URUSANNYA SAMA LO??" Ucap Nissa seraya menekan kan ucapannya yang di ujung.
" Siit... kalem aja kali. Kan gw cuman nanya. Sensi amat lo, Apa lo lagi pms yah?"
" Cih Bukan urusan lo " ucap Nisa geram.
"Hey stop... Kalian ini yah enggak di sekolah, enggak di mana ribut mulu kerjaannya" Ayu pun menengahi perdebatan mereka berdua.
"Kamu mau pesan apa Fit?" Tanya Fariz seraya tersenyum kepada Fitri.
" Umm aku pesan Nasi putih + Ayam Penyet, kalau minumannya Lemon tea aja Riz"
"Ok tunggu sebentar yah dek" Ucap mba pelayan, seraya pergi dari meja mereka dan di anggukki oleh mereka.
Di posisi Nissa, Nissa mulai geram dengan situasi ini.
*Huh menyebalkan. Dari jalan kaki selalau berpegangan tangan. Sampai ke sini kamu Riz nempel terus sama Fitri. Dan makanan pun di samain sama Fitri Cih menyabal kan. Apa ini resiko mencintai seseorang dalam diam?" Gumam Nissa dalam hati. Geram atas perilaku Fariz ke Fitri.
10 menit Berlalu, dan makanan mereka pun sampai.
Mereka langsung memakan nya dengan lahap. Berbeda dengan Nissa, Nissa seperti malas untuk memakan nya. Karena Nissa Fokus melihat perhatian Fariz ke Fitri selama mereka makan.
"Stop Riz. Gua gak kuat liat lo perhatian segitunya ke Fitri!" gumam Nissa. Seraya menahan tangisnya.
Nissa pun berdiri dari tempat duduk nya dan ingin meninggalkan mereka. Tapi tangan Nissa keburu di pegang oleh Ayu.
"Eh Nissa lo mau ke mana?" Tanya Ayu ke Nisa.
"Umm gua mau ke toilet dulu Yu" jawab Nissa ke ayu. seraya melepas pegangan Ayu ke padanya.
"Ooh ya udah sana. Awas lo jangan lama. Dari tadi lo ke toilet mulu" Ucap Ayu.
"iya yu. Siap" Nissa pun pergi ke toilet. Dengan buliran air mata yang sudah lolos keluar dari mata indahnya.
Nissa pun sekarang sudah berada di dalam kamar mandi dan melihat pantulan dirinya dari cermin.
"Kenapa sih lo Riz. Lo perhatian banget sama Fitri? berbeda banget sikap lo kepada gua yang selalu dingin, cuek, bodo amat. Tanpa lo sadari. Lo telah menyakiti hati gua Riz. Apa sangat tidak ada nama gua di hati lo Riz? gua bertahan untuk menahan air mata ini sejak tadi. Tapi sekarang gua sudah nggak kuat untuk menahannya. Ya Allah...Apa harus Nissa berhenti di sini saja untuk mengejar Fariz?. Dan mungkin benar, Fariz bukan jodoh Nissa!... Sakit Ya Tuhan. Sakit hati Nissa melihat perhatian Fariz ke Fitri. Walaupun Fitri teman Nissa" Nissa pun menangis dan terus mengeluarkan air matanya yang sedari tadi di bendungnya.
🐥🐥🐥
Assalamualaikum
Hii kaka👋☺️
Jangan lupa Vote,Like and Komennya☺️😉 dan jangan lupa sarannya juga🤗
Terimakasih🤗🤗😘