
Berbahagialah walaupun bahagia mu bersamanya bisa membuatku terluka ~Nissa
🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻
Happy reading🤗
"Hey sayang aku punya sesuatu buat kamu ikut aku yuk..." Ajak Fariz sambil menarik tangan Fitri
"Hmm sesuatu apa emang nya riz...pelan pelan dong" Tanya Fitri
"Udah kamu ikut aja ayo"
Mereka berdua pun meninggalkan Nissa dan teman-teman lainnya
"Hey Riz lo mau kemana kok kita nggak di ajak sih" Teriak Dony ke Fariz yang sudah mulai menjauh dari mereka
"Hufsss sialan banget tuh si Fariz nggak ngajak kita mentang mentang mau beri kejutan ama Fitri hemm" Lanjut Dony
"Iyah...yah gw juga kepo sesuatu apa yah...hmm gimana kalau kita kejar mereka aja" Usul karin
"Iyah bener yuk kita susul aja merek" Ucap Rizal
Dan mereka pun menyusul Fariz dan Fitri
Di Tempat lain
Fariz dan Fitri telah sampai ke temapat yang ia tuju di tempat itu yang tidak jauh dari rumah Fitri Di sana terdapat lampu berkelap kelip dan ada lampu angka yang bertuliskan Happy Berithday Sayang, Di tambah lagi ada sebuah kotak besar yang di bentuk seperti kado jumbo.
Setibanya Fariz dan Fitri di sana, Fitri langsung terbelalak melihat keindahan yang ada di depan matanya itu.
"Riz apa maksudnya ini" Tanya Fitri ke Fariz yang pandangannya masih lurus ke depan melihat dekorasi yang sangat indah.
"Happy Berithday sayang semoga semua keinginan yang kamu cita-cita kan tercapai" Ucap Fariz Sambil membawa Fitri ke Pelukannya.
"Wooowww Keren bingitsss Dekorasinya bagus sekali dan uwwuu romantisnya kalian berdua" Teriak Karin.
Yah mereka telah berhasil mengejar Fariz dan Fitri ke tempat yang sekarang mereka berada mereka pas ketika Fitri bertanya ke Fariz.
Mereka bersembunyi dulu membiarkan dua insan itu untuk berdua saja,tapi karin tidak kuat melihat keromantisan mereka.
dan akhirnya Karin,Dony dan Rizal Keluar dari tempat persembunyian mereka kemudian menghampiri Fitri Dan Fariz yang masih dengan posisi berpelukan.
Jleb
Hati Nissa begitu sakit melihat pemandangan dan ucapan yang barusan di ucapkan oleh Fariz seketika hatinya akan hancur berkeping-keping tak terasa air matanya menetes dengan derasnya tanpa henti dia diam di tempat sekujur tubuhnya sulit untuk bergerak karena rasa sakit itu.
Ayu yang melihat air mata Nissa keluar dia sangat kasihan melihat sahabatnya merasakan sakit hati atas apa yang Nissa dengar dan di lihatnya.
"Niss" Panggil Ayu pelan sambil memegang pundak Nissa.
Tapi Nissa hanya diam membeku dengan air mata yang tidak hentinya untuk tidak keluar.
"Niss...Nissa lo nggak papa kan? Sabar Niss" Lanjut Ayu.
"Yu Begitu indah yah pemandangan yang kita lihat di depan mata kita ini..be..begitu romantisnya sampai - sampai bisa membuat iri yang melihatnya kapan gw bisa di perlakukan kayak gitu oleh nya" Ucap Nissa yang masih saja air matanya mengalir deras
"Niss yang sabar yah...gw tau ini sangat menyakitkan buat lo...dan gw salut sama lo, lo bisa menutupi kesedihan lo di depan kita semua bahkan di depan Fariz...Niss apa harus gw bilang aja kebenaran yang selama ini kita tutupi ?" Ucap Ayu sambil memeluk Nissa dan buliran Air mata Ayu pun keluar dia merasakan kesedihan dan kesakitan yang saat ini Nissa rasakan.
"Hmm jangan Yu Jangan biarlah waktu yang mengungkapkan nya...mungkin ini yang terbaik buat nya dan mungkin ini takdir gw yang harus gw jalani"
"Tapi Niss gw kasihan sama lo...gw gak tega lihat lo menderita kayak gini" Ucap Ayu sambil terisak.
"Nggak papa Yu gw senang melihatnya sebahagia ini"
"Terserah lo aja deh...tapi gw mohon jika lo butuh bantuan datang dan hubungi gw yah..gw akan selalu ada buat lo" Ucap Ayu yang mulai tersenyum.
"Iyah Yu terimakasih" Jawab Nissa tersenyum juga.
"Sama-sama....ya udah yuk kita susul mereka takutnya mereka curiga lagi dan susut air matamu itu lo harus kuat Niss gw ada di samping lo" Ucap Ayu
"Iyah yu ayo"
Dan mereka berdua menghampiri teman yang lainnya.
"Hey kalian nyusul juga ke sini?" Tanya Fitri
"Iyah lah dan hmmm kalian romantis bangett gw iri tau" Ucap Manja Karin
"Kalian tuh ya ganggu orang yang mau romantis romantisan aja hm" Ucap sinis Fariz sambil melipat kedua tangannya di depan dadanya.
"Eh iyah Niss kenapa matamu bengkak gitu?" Tanya Fitri ke Nissa yang terlihat bahwa mata Nissa bengkak mungkin karena habis nangis tadi.
"Oh ini tadi debu masuk ke mata Nissa iyah kan Niss..." Jawab Ayu sambil melihat Nissa.
"Ehh..hmm iyah...tadi terkena debu jadi mengakibatkan keluar air mata deh" Jawab Nissa tersenyum.
"Oh kirain kenapa tapi udah nggak papa kan Niss" Tanya Fitri lagi.
"Nggk kok alhamdulillah udah nggak" Jawab Nissa.
"Hmm...sayang Ayo kesini" ajak Fariz ke Fitri.
"Kemana lagi?" Tanya Fitri.
"*Sini sayang"
"Hmm ini dia ini kado dari aku buat kamu semoga kamu suka yah*" Ucap Fariz sambil menunjukan kado yang berukuran jumbo itu
"Wahhh Riz ini gede bangett...apa sih isinya...hmmm makasih yah" Ucap Nissa yang terlalu senang melihat kado dari Fariz untuknya.
"Langsung buka aja sayang supaya kamu nggak penasaran" Jawab Fariz sambil tangannya mengusap kepala Fitri dengan sayangnya.
"Iyah Fit buka aja kita juga Kepo tau" Ucap Karin dengan cemprengnya.
"Iyah buka...buka ...buka" Ucap mereka serempak Terkecuali Nissa yang hanya diam melihat pemandangan di depannya.
"Ya udah aku buka yah" Ucap Fitri ke Fariz dan hanya di balas deheman dan senyuman Fariz.
Fitri pun mulai membukanya.
Dan akhirnya Kado itu terbuka Fitri langsung tersenyum lebar atas isi kado itu ternyata isinya boneka kesukaannya.
"Ya Allah Riz Inikan boneka kesukaan aku...kok kamu tau sih" Ucap Fitri yang langsung memeluk boneka Yang berukuran besar itu.
Fariz melirik Nissa tapi kemudian langsung memandang Fitri.
"Iyah Sayang aku tau apasih yang aku nggak tau tentang kamu,tentang kesukaan kamu hmm" Ucap Fariz tersenyum.
"Makasih Riz aku senang bangett " Ucap Fitri yang tersenyum lebar karena saking senangnya.
"Waah Riz lo keren bangett dan romantis banget" Ucap Rizal.
"Iyah Riz lo romantis banget" Sambung Dony
"Uhhh kalian romantis banget tauuu gw bener bener iri sama kalian berdua" Ucap Karin.
"Iyah kalian romantis banget yah" Ucap Ayu
"Hmm kalian sangat romantis sampai membuat kami iri dengan hubungan kalian...semoga kalian selalu bahagia yah" Ucap Nissa.
Berat yang Nissa rasakan untuk mengucapkannya tapi dia harus berusaha menutupi rasa sakit ini dan mulai untuk menjalankan takdirnya yang harus seperti ini menahan rasa sakit dan sabar.
Ucapan Nissa membuat pandangan Fariz langsung memandang Nissa.
"Terimakasih semuanya...amin makasih Niss dan semoga kalian juga mendapatkan pasangan yang lebih romantis" Ucap Fitri
"Aaammiiinnn" Ucap mereka serentak.
☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️
**Assalamualaikum🧕
Hii Semuanya tetap ikuti terus ceritanya yah☺️🙃
Maaf kalau ada kata atau penulisan yang kurang pas untuk di baca mohon di maaf kan🙏🏻
Jangan lupa terus dukung Novelku ini
Vote, Like, Komen, Dan sarannya juga😉🤗
Semoga kalian sehat selalu...amin🌻☺️**
**Terimakasih😘😘🤗
Love you all💋💋💋**