
Assalamualaikum☺️
Hii Semuanya apa kabar???
Semoga kalian sehat selalu yah☺️
Terimakasih atas dukungan kalian Untuk Novel pertamaku ini🤗
Maaf jika masih ada salah kata atau tulisannya🙏🏻☺️
Happy reading☺️🤗😘
Nissa Dan Brian telah sampai ke tempat mereka tuju yaitu Pasar malam.
"Alhamdulillah kita udah sampai juga ka Bri" Ucap Nissa kepada Brian
"Iyah dek alhamdulillah ....ya udah ayo kita turun" Ucap Brian
Mereka berdua pun keluar dari mobil dan langsung berjalan memasuki pasar malam.
Nissa begitu senang karena udah lama dia tidak ke pasar malam terakhir waktu dulu dia bersama Orang tuanya.
"Aku seneng banget kak Bri ajak aku kesini..Makasih kak" Ucap Nissa sambil tersenyum bahagia
"Iyah Dek Sama - sama ya udah yuk kita coba salah satu permainan di sini" Ajak Brian
"Ayo"
Mereka berdua langsung mencoba salah satu permainan yang ada di pasar malam tersebut.
Mereka begitu bahagia terutama Nissa dia sangat bahagia.
☘️☘️☘️
Di sisi lain
Fariz dan Fitri telah sampai Ke tempat mereka tuju yaitu Pasar malam.
Mereka berdua langsung keluar dari mobil
"Ayo sayang" Ajak Fariz sambil meraih tangan Fitri
Mereka berdua memasuki Area pasar malam Dan mereka Saat ini terlihat Seperti pasangan Romantis dengan Fariz yang masih menggandeng Tangan Fitri tanpa mau melepasnya.
"Riz kita coba salah satu permainan Di sini yuk" Ajak Fitri ke Fariz
"Oke sayang ayo kita coba" Ucap Fariz seraya menarik tangan Fitri dengan lembut mereka berdua pun mencoba permainan yang ada di sana.
Nissa telah selesai Dengan permainannya.
"*Kak Bri kita keliling lagi yuk Nissa ingin tau semua yang ada di pasar malam ini"
"Oke Dek ayo...kemanapun kamu mau kak Bri Akan Ngikut saja*"
Nissa dan Brian mengelilingi pasar malam itu
Tepat di depan Mata Nissa ada pedagang Sosis bakar.
"Kak Bri aku pengen Itu" Rengek Nissa sambil menunjuk pedagang Sosis bakar
"Oke ayo kita beli" Ucap Brian
Mereka berdua menghampiri Pedagang Sosis bakar itu.
"Sosis bakarnya dek" Ucap Si pedagang menawarkan dagangannya kepada Nissa dan Brian
" Iyah Mang...aku mau sosis bakarnya dong, Yang ukuran jumbo yah...tapi boleh ya yang bakarnya kita sendiri" Ucap Nissa ke si pedagang Sosis Bakar itu
"Oh iyah silahkan Dek...Dan maaf dek Saya boleh titip dagangan Saya nggak??soalnya Saya belum melaksanakan Sholat isa karena banyak pelanggan dari tadi" Ucap Si pedagang Itu kepada Nissa dan Brian
"Oh okee mang Kita mau dengan senang hati kok...ya udah Amang laksanakan dulu kewajiban yang belum amang laksanakan...Insyaallah Kita akan menjaga dagangan anda dengan baik" Ucap Nissa sambil tersenyum.
"Ya udah makasih yah dek, kalau gitu Saya pergi dulu" Ucap si pedagang itu kemudian Dia pergi menuju mesjid yang dekat dengan Pasar malam meninggalkan Nissa dan Brian.
Nissa dan Brian memulai membakar Sosis.
Di Sisi lain
Fariz dan Fitri juga sedang berkeliling Di pasar malam...Tiba - tiba Fitri melihat orang yang di kenalinya.
"Riz tunggu deh...itu kan Nissa yah" Ucap Fitri yang menghentikan langakahnya dan langkah Fariz. Kemudian Fariz langsung mengikuti arah telunjuk Fitri Seketika dia membulatkan matanya.
"Hey Riz benar kan itu Nissa" Ucap Fitri lagi
"Eh i...iyah dia Si Nissa" Jawab Fariz
"Ya udah Kita kesana aja yuk" Ajak Fitri sambil menarik tangan Fariz, mereka berdua berjalan menghampiri Nissa Dan Brian.
"Hii Niss" Sapa Fitri
Nissa yang mendengar Suara itu langsung kaget Sampai - sampai Jari telunjuk nya terkena benda yang panas.
"Aduuhhh" Ringis Nissa sambil memegang Jari telunjuknya oleh tangan yang satunya lagi.
"Ya ampun Niss maaf yah aku bikin kamu kaget" Ucap Fitri Serasa Bersalah
"Aduh dek sini, kakak liat jarinya" Ucap Brian khawatir dia langsung meraih telunjuk Nissa yang sakit dan langsung melihatnya.
*Apa...apaan sih Si Nissa ini? Lebay Amat jadi cewe...Ah gw tau lo mau tebar - tebar keromantisan lo sama laki - laki ini sama gw sampai - sampai lo harus melakukan Cara ini segala* Pikir Fariz sambil menatap Nissa Dingin,Dia tidak Senang atas apa yang dia lihat saat ini
Nissa yang menyadari tatapan Fariz seperti itu langsung melepaskan Tangan nya dari Brian.
"Udah kak Ade nggak papa...cuma terkena benda panas aja tapi sedikit kok" Ucap Nissa seraya tersenyum ke Brian.
"Niss maaf yah kamu jadi kena benda panas ini gara - gara aku" Ucap Fitri ke Nissa
"Oh iyah nggak papa kok Fit santai aja" Ucap Nissa tersenyum
"Eh iyah Niss...Dia siapa?" Tanya Fitri ke Nissa sambil ngelirik Brian
"Oh Dia Kak Bri Fit...kak Bri kenalin ini Fitri teman Nissa Dan I...Ini Fariz....Teman Nissa juga" Jawab Nissa Seraya memperkenalkan Fitri dan Fariz ke pada Brian.
"*Hallo kak...Aku Fitri"
"Oh yahh...Aku Brian*"
Setelah Fitri dan Brian berkenalan sekarang giliran Fariz dan Brian.
"Fariz" Ucap Fariz Dingin
"Mm Brian"
Setelah Mereka berkenalan Fitri dan Fariz memutuskan untuk bergabung bersama Nissa dan Brian.
"Hmmm Niss Biar aku aja yang gantiin kamu membakar Sosis sekalian aku juga ingin membakar sosis aku dan Fariz Dan kamu duduk saja dengan Fariz" Ucap Fitri
"Tapi Fit"
"Udah nggak papa Dek kamu duduk aja biar kakak dan Fitri yang membakar Sosis ini" Ucap Brian
Nissa dengan malasnya menghamiri tempat duduk yang di sana sudah ada Fariz.
Fariz menatap Nissa dengan Dingin.
*Aduuhhh kenapa Nih si Fariz natap gw kayak gitu amat sih* Gumam Nissa
"Lo Tidak mendengarkan ucapan gw yah..." Tanya Fariz dengan dinginnya
"Ucapan yang mana?" Nissa berbalik bertanya kepada Fariz.
"*Lo jangan Pura - pura lupa deh "
"Beneran gw Lupa omongan yang mana lo maksud Riz?"
"Sudah lah Pusing gw ngomong sama orang yang sudah pikun kayak lo"
"Ya udah siapa juga yang mau ngomong sama lo*"
Mereka berdua langsung terdiam dan tidak ada lagi Ada percakapan di antara mereka tapi Fariz Sesekali melirik Nissa dan Nissa pun sama sesekali melirik Fariz.
🌼🌼🌼
Hii kakak terus ikuti ceritanya yahh☺️
Jangan lupa terus dukung Novelku ini yah😉🤗
Semoga kalian Sehat selalu...Amin🤲🏼☺️
Terimakasih Banyaaaakkk🙏🏻🤗😘😘