
Lanjut yah😉❤️
🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂
Nissa telah selesai membuat kopinya,
Nissa pun membawa kedua kopi dan cemilan itu menggunakan Nampan untuk di bawa ke papah dan suaminya.
Setibanya di tempat yang dia tuju Nissa pun berjalan menghampiri papah dan suaminya di bawah pohon mangga.
"Hii pah..hmmm Riz...Nih kopinya sama Nissa bawa cemilan nya juga maaf tadi mamah lupa bikin kopinya" Ucap Nissa sambil menyimpan ke dua kopi di meja.
"Oh iya udah biasa mamah kamu mah nggak pernah berubah selalu saja lupa" Ucap Papah Tio sambil menggelengkan kepala di sertai dengan senyuman.
"Haa iya pan" Ucap Nissa
"Silahkan nak Riz di minum kopinya" Ucap Papah Tio
"Ya udah kalau gitu Pah...Riz aku Nissa kembali ke dapur dulu membantu mamah dan Bi imah masak....nanti ketika sudah selesai Nissa panggil Papah dan Fariz" Ucap Nissa serasa mengambil nampan.
"Oh iya Sayang" Ucap Papah Tio
Nissa pun meninggalkan Papah dan juga Suaminya dia akan kembali menuju dapur untuk membantu Mamah dan juga Bi imah.
Setibanya di dapur Nissa langsung berkutat kembali dengan alat dapur.
Setelah menghabiskan waktu 10 menitan masakan untuk makan siang telah jadi dan makanan pun di hidangkan di meja makan.
"Ya udah Mah, Nissa panggil Papah dan Fariz dulu yah" Ucap Nissa
"Oh iya sayang"
Nissa pun memanggil Papah dan Suaminya bahwa makan siang sudah siap, setelah itu Papah Tio, Fariz dan juga Nissa berjalan menuju meja makan.
mereka pun duduk di kursi dengan posisi Nissa di sebelah Fariz kemudian Mamah Tia duduk di depan Fariz sedangkan Papah Tio berada di tengah antara Mamah Tia dan Fariz.
Mamah Tia pun mengambilkan makanan untuk Suaminya terlebih dahulu setelah itu mengambil makanan untuknya begitu juga dengan Nissa yang mengambil makanan untuk Fariz suaminya setelah itu Untuknya.
Mereka pun makan dengan lahapnya di sertai dengan obrolan.
Setelah mereka selesai Papah Tio dan Fariz berjalan menuju ruang Tv sedangkan Nissa dan mamahnya membereskan bekas makan mereka.
Setelah selesai membereskan bekas makan tadi Mamah Tia dan Nissa pun menyusul Fariz fan Papah Tio ke ruang Tv mereka langsung duduk Mamah Tia duduk di sebelah Papah Tio sedangkan Nissa duduk di sebelah Fariz.
"Hmm Sudah selesai mah" Tanya Papah Tio ke Istrinya yaitu mamah Tia
"Udah Pah" Jawab Mamah Tia dengan senyum manisnya.
"Hmm Nissa....Fariz Papah dan mamah sangat senang melihat hubungan kalian sudah membaik dan kalian sudah menerima pernikahan kalian ya kan mah" Ucap Papah Tio sambil tersenyum bahagia.
"Iya pah mamah sangat bahagia mungkin Fano dan Chintia juga pasti bahagia.?" ucap mamah tia yang tak kalah bahagia melihat anak dan menantunya sudah membaik.
Nissa yang mendapat Ucapan sayang di tambah lagi Fariz yang menggenggam tangannya dia merasa kaget di campur dengan rasa bahagia walau Nissa tau bahwa kelakuan Fariz seperti itu hanya untuk menutupi situasi sebenarnya rumah tangga mereka di depan kedua orang tua Nissa.
* Ucapan itu.....Perlakuan ini..... ya allah, Seandainya Ucapan sayang yang ia ucapkan untuk Nissa tulus dari hatinya, dan Genggaman ini Sangat nyaman untuk di rasakan seperti di penuhi rasa sayang seorang kekasih untuk kekasihnya....Tapi Nissa tau ini semua hanya sandiwara saja tapi Nissa merasa bahagia* Gumam Nisa dalam hati sambil melihat Fariz yang juga Fariz sedang melihatnya.
Ketika tidak ada respon dari Nissa, Fariz pun mengencangkan genggamannya seketika Nissa pun sadar dari lamunannya.
"Eh hmmm...i..iyah" Ucap Nissa gugup sambil tersenyum.
"Haa kalian ini....ya udah kalau gitu Papah dan Mamah pulang dulu yah udah mau sore...kalian semangat untuk mengerjakan ujiannya" Ucap Papah Tio seraya berdiri dari duduknya di ikuti oleh mamah Tia.
Fariz dan Nissa pun berdiri ketika hendak berdiri Fariz segera melepas genggaman tangannya dengan Nissa.
"Apa Papah dan Mamah nggak Menginap saja di sini...Nissa masih kangen sama kalian" ucap Nissa langsung memeluk mamahnya.
"Kapan-kapan saja sayang...uluhhh anak mamah ini sudah bersuami juga...." Ucap Mamah Tia sambil mengusap punggung anaknya dengan sayang dan mencium kepala Nissa.
"Iya Sayang, nanti saja kita nginap di sininya" Ucao Papah Tio.
"Janji yah" Ucap Nissa
"Iya janji" balas papah Tio
Nissa pun langsung melepaskan pelukannya dengan mamahnya.
"Ya udah Pah, nanti hati-hati di jalan yah" Ucap Fariz sambil menyalami punggung tangan Mertuanya itu bergantian, dan Nissa pun sama menyalami punggung orang tuanya.
Fariz dan Nissa mengantar Tio dan Tia ke depan.
Mamah Tia dan Papah Tio pun memasuki mobil dan Papah Tio pun langsung menjalankan mobilnya untuk pulang.
Di lihatnya mobil mereka sudah keluar dari area rumah nya Fariz langsung masuk tanpa berkata sedikitpun ke Nissa dia langsung berjalan menaiki tangga mungkin dia akan ke kamarnya.
Sedangkan Nissa hanya menghembuskan napas kasarnya dan dia pun mengikuti Fariz masuk ke dalam rumah dan berjalan menaiki tangga untuk ke kamarnya.
☘️☘️☘️☘️☘️☘️
Satu kata yang kau ucapkan padaku yang bisa membuat jantungku berdetak dengan cepat walaupun kata itu hanya kau anggap sebagai sandiwara saja, tapi aku berharap kata itu tulus dari dalam hatimu untuk kau ucapkan padaku.
❤️❤️❤️❤️❤️❤️
Assalamualaikum🧕🏻
Hii semuanya terus ikuti ceritanya yah dan jangan lupa dukungan dan sarannya juga😉🤗😘
Semoga kalian semua sehat selalu🤲🏼
Terimakasih🙏🏻😘🤗
Love you😘💋💋💋