Sorry I Just Realized My Wife

Sorry I Just Realized My Wife
Eps 17



**Assalamualaikum☺️


Hii kakak dan teman-teman👋🏼


Makasih yah atas dukungan nya🙏🏻☺️


Maaf jika masih ada kesalahan dari kata atau tulisan mohon di maaf kan🙏🏻


Semoga kalian suka dengan Novel ku ini🙃😉


Happy reading🤗**


Hari pun berganti dengan pagi...


yah Hari ini adalah hari dimana Nissa dan Fariz mulai melakukan kegiatannya seperti biasa bersekolah


Nissa pun mulai bangun dari tempat tidurnya


Kemudian dia pun mencuci mukanya dan turun ke bawah untuk memulai kewajiban seorang istri memasak untuk suami dan dirinya.


Tapi pas Nissa ingin berjalan ke dapur langkah Nissa pun terhenti.


Ting...Tong


Bel rumah pun berbunyi dan Nissa pun berjalan dan membuka pintu.


"Assalamualaikum, Selamat pagi Non" Sapa Wanita paruh baya yang kura-kira usianya 37 ke atas dan wanita itu membawa tas dan juga seperti membawa dua kantung kresek dan di dalamnya terdapat bahan makanan


"Wa'alaikumsalam, iyah ini dengan ibu siapa yah?" Tanya Nissa bingung


"Eh iyah perkenalkan Nama saya Imah Non" Wanita paruh baya itu pun memperkenalkan diri kepada Nissa


"Oh ini bi Imah yah, mari bi masuk" Ucap Nissa seraya menyuruh Bi Imah untuk masuk


"Iyah Non makasih" Balasnya seraya melangkahkan kakinya untuk masuk ke dalam rumah


"Ya udah ayo bi aku antar Bibi ke kamar" Ajak Nissa


"Oh iyah Non" Jawab Bi Imah.


Nissa pun mengantarkan bi Imah ke kamarnya yang berada di lantai bawah.


"*Nah di sini kamar bibi, semoga bibi betah yah dan mohon bantuan bibi untuk membersihkan rumah ini"


"Iyah Non insyaallah bibi betah. Dan maaf bibi lancang non, bibi belum tau nama Non ini siapa yah*?" Tanya bi Imah


"* Haha nggak papa kok bi, perkenalkan Nama aku Nissa bi*" jawab Nissa seraya tersenyum ke bi Imah


"Nama yang bagus Non, Oh ya non sekarang udah pagi bibi mau mulai pekerjaan bibi memasak untuk Non Nissa dan tadi kebetulan bibi beli bahan makanannya karena bibi pikir pasti belum ada bahan makanan karena kan ini masih rumah baru"


"Oh iya bi makasih, Tapi untuk memasak biar Nissa aja bi karena Nissa pengen melakukan kewajiban Nissa sebagai seorang istri dan bibi juga boleh kok membantu Nissa menyiapkan makanan"


"*Subahanallah Non. ya udah kalau gitu bibi nurut aja tapi kalau non butuh bantuan bibi langsung panggil bibi aja yah bibi siap membantu, iya Non dan bibi juga mengucapkan selamat yah atas pernikahan nya semoga pernikahan Non dan Aden Sakinah mawadah warohmah"


"Amin bi makasih bi,Ya udah Nissa pergi ke dapur dulu yah dan sini bi bahan makanan nya biar Nissa bawa*" Ucap Nissa


"*Nggak usah Non biar bibi aja, biar nanti non yang masak bibi yang menata bahan makanan di kulkas"


"Ya udah ayo bi*"


Mereka berdua pun berjalan ke dapur dan Nissa mulai memasak Sedangkan bi Imah yang menata bahan makanan ke kulkas tapi sesekali bi Imah membantu Nissa masak.


Masakan Nissa pun selesai Nissa membuat Sandwich Goreng. Kemudian Nissa pun menatanya di meja makan.


"Bi Nissa pamit ke kamar dulu yah mau bersih-bersih dan nanti jika Aden udah turun tolong berikan Kopi Ini ke dia" Ucap Nissa


"Baik Non"


Di kamar Fariz, Fariz pun telah rapi dengan pakaian seragam sekolahnya dan keluar kamar kemudian turun tangga dan menuju arah meja makan.


"Pagi tuan Fariz" Sapa bi Imah.


Yah bi imah udah mengenal Fariz karena dulu bi Imah pernah kerja di kediaman Aditia tapi dia sempat berhenti karena adik kandungnya yang di kampung halamannya sakit parah dan dia terpaksa pulang kampung dan berhenti berkerja, Dan sekarang bi Imah pun di panggil lagi oleh Chintia buat bekerja di rumah Fariz Dan Chintia pun memberi tahu bahwa Fariz sudah menikah.


"Waah pagi juga bi Imah, kapan datang bi" Tanya Fariz sambil menyalami punggung tangan bi Imah


"Tadi den belum lama juga, Selamat yah den atas pernikahannya dengan Non Nissa" Jawab bi Imah


"iyah bi oh bi Imah udah kenalan sama Nissa" Tanya Fariz kemudian di jawab dengan anggukan bi Imah


"Ini den kopinya dan tadi Non Nissa nyuruh bibi untuk ngasih ke aden" ucap bi Imah seraya memberikan kopi yang tadi di buat oleh Nissa


"Oh iyah bi makasih" Fariz pun menerima kopinya dan meminumnya


Dari arah tangga Nissa pun turun dan telah menggunakan seragam sekolahnya.


"Selamat pagi" Ucao Nissa ke Fariz seraya duduk di kursi meja makan.


Tapi Fariz hanya diam tanpa membalas ucapan Nissa,dan Nissa pun diam.


*Hups sabar Niss biarpun Fariz gitu lo harus kuat lo harus terbiasa dengan keadaan ini dan lo harus percaya suatu saat nanti allah memberikan kebahagiaan lebih dari kebahagiaan yang pernah lo rasakan* Pikir Nissa seraya menyemangati dirinya


Mereka pun melahap makanan nya dan setelah itu mereka pamit ke bi Imah untuk berangkat sekolah.


Setibanya mereka di luar rumah Fariz pun segera mengambil mobil nya yang sudah berada di garasi.


ketika Nissa ingin masuk ke mobil Fariz


"Mau ngapain lo" Tanya Fariz dingin


"Gw mau ikut elo ke sekolah Riz" Jawab Nissa


"Enak aja lo mau orang lain tau kita bersama dan mereka pasti curiga dan parahnya lagi gimana kalau kekasih gw tau kalau gw berangkat sekolah bareng lo" Ucap Fariz


"Gw mohon Riz cuma hari ini aja dan besok gw akan memakai ojek atau nanti gw bakal ambil motor gw di rumah tapi untuk hari ini gw nebeng lo yah plis nanti lo turunin gw di depan alfamart nanti gw jalan kaki ke sekolahnya" Mohon Nissa ke Fariz


"Ya udah ayo gw ijin nin lo berangkat bareng gw tapi lo harus duduk di jok belakang gw gak sudi duduk bersebelahan dengan lo"


Nissa pun mengangguk kemudian Nissa pun membuka pintu jok belakang dan duduk di kursi belakang.


Di perjalanan seperti biasanya mereka pun hanya diam tanpa ada kata yang keluar dari mulut mereka.


Fariz pun memberhentikan Mobilnya di depan Alfamart dan Nissa pun turun.


"Makasih Riz" Ucap Nissa


Tapi Fariz langsung melajukan kembali mobilnya.


❤️❤️❤️


**Hii kakak dan Teman-teman dukung terus Novelnya yah🤗


👉 Vote 😉


👉 Like 😉


👉 Komentar 😉


👉 Kritik & Sarannya 😉


TERIMAKASIH🤗🙏🏻😘**