Sorry I Just Realized My Wife

Sorry I Just Realized My Wife
Eps 24



Assalamualaikum☺️


Hii semuanya maaf yah Aku baru Up lagi🙏🏻


Terimakasih kepada kalian yang telah mendukung Novelku ini🙏🏻🤗☺️


Maaf yah jika masih ada salah kata atau penulisannya mohon di maaf kan☺️


Selamat membaca❤️


Ketika Fariz masuk ke kelas seketika kelas pun hening dan Anak - anak yang ada di kelas itu pun matanya langsung melihat Fariz yang berjalan menuju kursinya dengan wajah yang kesal dan muka dinginnya seperti es balok.


"Hey kenapa tuh si tampan muka nya seperti sedang kesal saja dan aura dingin nya semakin kuat " Ucap salah satu anak perempuan yang berbisik kepada teman di depan bangkunya.


"Iyah yah duhh....Ooh iyah apa mungkin lagi berantem yah sama si Fitri" Ucap Teman nya


"Mungkin kali yah"


Fariz pun mulai duduk di kursinya.


Rizal menghampiri tempat duduk Fariz.


"Hey bro lo kenapa? lo seperti orang lagi kesel aja Riz?" Tanya Rizal ke Fariz.


"Iyah Riz lo enggak mungkin kan berantem sama Fitri" Tambah Dony


mereka berdua pun heran dengan sikap Fariz Hari ini.


"Nggak kok gw nggak papa" Jawab Fariz.


"Oh syukur deh kalau lo nggak papa tapi bener kan lo enggak papa Riz" Tanya Dony lagi karena kurang percaya dengan jawaban Fariz.


lalu Fariz hanya menjawab dengan anggukan saja.


kemudian Dony dan Rizal kembali lagi ke tempat duduknya.


Di sisi lain Fitri yang melihat Muka Fariz saat ini pun heran dan bertanya - tanya dalam hatinya.


*Kenapa sebenernya Fariz saat ini yah? Seperti orang yang menahan emosi dan kesel saja* Pikir Fitri


"Eh iyah gays kemana Nissa kok belum datang sih? Apa dia nggak sekolah ya?" Tanya Karin kepada Ayu dan Fitri, yang menyadari bahwa Nissa belum datang ke sekolah.


"Nggak mungkin deh dia nggak sekolah biasanya dia kalau nggak sekolah selalu membuat surat ijin atau ijin ke kita" Jawab Ayu.


"* Iyah juga yah, tapi kenapa kalau dia masuk kok belum nongol juga yah*" Ucap Fitri.


"Coba aku telepon aja deh" Ucap Ayu lalu Ayu segera mengambil Hp nya yang ada di saku baju dan mencari nama Nissa kemudian setelah ketemu langsung memanggil.


Tut..Tut...


"Gimana Yu di angkat nggak?" Tanya Fitri


"Nggak Nih, apa mungkin dia belum bangun yah" Pikir Karin


*Apa jangan - jangan sikap Fariz saat ini ada sangkut pautnya dengan Nissa yang tidak masuk sekolah...HAH apa mereka bertengkar lagi ya???* Pikir Ayu


Dan seketika Guru mata pelajaran pun masuk kemudian pelajaran pertama di mulai.


🍀🍀🍀


Di tempat lain.


Yah Tadi pas Fariz dan Nissa bertengkar Bi Imah sedang membersihkan halaman depan jadi tidak mengetahuinya dan Bi Imah juga tau Keadaan Rumah tangga Fariz dan Nissa Tidak seperti Rumah tangga pada umumnya yang di penuhi dengan keharmonisan dan Di dalamnya terdapat banyak kebahagiaan.


Bi Imah juga tau bahwa mereka berdua Pisah kamar.... Tapi Bi Imah tidak berani memberitahukan ini semua pada Fano dan Chintia karena dia tidak ingin ikut campur dengan masalah ini.


Bi imah pun menaiki tangga menuju kamar Nissa, Setelah sampai di depan pintu kamar Nissa Bi Imah pun langsung mengetuk Pintu kamarnya.


Tok...Tok


"Non Nissa.... Apa Non udah sarapan kalau belum bibi akan panaskan Makanannya lagi Non? Non Nissa?" Panggil Bi Imah sambil terus mengetuk pintu kamar Nissa.


Tidak ada jawaban Dari Nissa Bi Imah pun mulai Panik Lalu Bi Imah langsung membuka pintu kamar Nissa yang tidak terkunci.


"Astagfirullah...Non Nissa" Ucap kaget Bi Imah langsung mendekati Nissa, Bi Imah pun kaget melihat keadaan Nissa yang pingsan di atas kasur tanpa sadarkan diri.


"Non Nissa? bangun Non....Aduh gimana ini...oh iyah coba pakai minyak angin saja mudah - mudahan manjur" Panik Bi Imah kemudian Bi Imah langsung mencari Minyak angin setelah menemukannya Bi Imah langsung mendekatkan minyak angin itu ke hidung Nissa, Alhamdulillah Nissa pun sadar dan membuka matanya.


"Alhamdulillah.... Akhirnya Non Nissa bangun juga" Ucap Bi Imah senang.


"Hmm.... iyah Bi emang kenapa dengan Nissa dan Nissa ada di mana Bi" Tanya Nissa sambil memegang kepalanya karena masih sedikit pusing dan Nissa juga tidak sadar dengan keberadaannya sekarang ini.


"Non Nissa ada di kamar Non sendiri, dan tadi Bibi pas mau membersihkan meja makan eh bibi enggk sengaja lihat tas Non Nissa masih ada lalu bibi langsung meliahat Non Nissa ke kamar, Bibi panggil - panggil nggak ngejawab langsung saja bibi masuk dan bibi kaget begitu bibi masuk Bibi melihat Non Nissa nggak sadarkan Diri, Ya udah Non Nih di Minum dulu" Ucap Bi Imah panjang lebar seraya mengambilkan gelas yang berisikan air putih yang ada di meja kamar Nissa.


Nissa pun menerima dan meneguk Air itu sambil Nissa meminum air dia pun mengingat - ingat lagi.


*Oh iyah tadi gw berantem lagi sama Fariz, Dan dia ngbentak gw kemudian gw nangis dan pergi ke kamar, lalu kepala gw tiba - tiba terasa sakit * Nissa ingat kejadian sebelum dia pingsan.


"Oh ya Non apa Non Nissa nggak papa? Apa perlu bibi panggilkan dokter Non?" Tanya Bi Imah merasa khawatir dengan kondisi Nissa saat ini.


"Oh nggak perlu Bi Nissa udah baikan kok, Dan Bi makasih yah atas pertolongan bibi" Ucap Nissa tersenyum sambil memegang tangan Bi Imah.


"Iyah Non sama - sama " jawab Bi Imah dan membalas senyuman Nissa


"Oh iyah bi Nissa mohon yah kejadian Ini jangan bilang ke Fariz terutama mertua Nissa dan kedua orang tua Nissa, cukup Bibi yang tau aja yah bi Nissa mohon sama bibi" Ucap Mohon Nissa kepada Bi Imah


"Iyah Non bibi janji nggak bilang ke Den Fariz, Mertua Non dan Orang tua Non" Jawab Bi Imah


" Makasih yah bi, ya udah ayo kita ke meja makan Nissa laper Nih Bi " Ajak Nissa ke Bi Imah seraya berdiri.


"Ya udah ayo Non nanti Bibi panaskan lagi makanannya"


Mereka keluar kamar dan menuju meja makan kemudian Bi Imah langsung memanaskan makanan setelah memanaskan kembali semua makanan itu, Nissa langsungmelahap semua makanannya.


❤️❤️❤️


Hii Semuanya jangan lupa Dukung terus Novelku ini yah😉🤗


Dukungan kalian adalah semangatku😘


👉 Vote


👉 Like


👉 Komentar


👉 Kritik & Sarannya


Semoga kalian semua sehat selalu🤲🏼☺️


TERIMAKASIH BANYAAAKKK🤗🤗😘😘🙏🏻