
❣️....Lanjut....❣️
Hari pun berganti dengan pagi.Nissa mulai membuka matanya karena kesilauan sinar matahari neqmbus ke sela-sela jendela Nissa pun seraya bangun dari tempat tidur dan melangkahkan kakinya menuju kamar mandi untuk memulai ritual mandinya
kemudian Nissa keluar kamar mandi dan memakai seragamnya dan keluar kamar untuk menuju meja makan
Dan di sana sudah ada kedua orang tuanya yang menunggu nya untuk sarapan bersama
"pagi mah,pah" Sapa Nissa sambil mencium kedua pipi kedua orang tuanya secara bergantian
"pagi juga sayang" Jawab Tio dan Tia secara barengan
Merekapun memulai sarapannya dan kemudian Nissa panmit untuk berangkat ke sekolah, menyalami dan mencium kedua punggung tangan orang tuanya secara bergantian sambil mengucapkan salam kemudin Nissa menyalakan motor ke sayangan nya itu yang ber Nama Mas sehun
🍃🍃🍃
Nissa pun melajukan motornya ke sekolah
Setibanya Nissa di parkiran tanpa sengaja ketika Nissa memarkirkan motor nya mobil Fariz pun memasuki khusu parkiran mobil.
*Itu Nissa kan?Cih benar saja itu Nissa kenapa sih gw harus barengan datangnya dan kenapa harus Nissa yang jadi anak nya Om Tio,coba kalau anaknya om Tio itu Fitri duhh enggak kebayang deh gw langsung gw Nikahi secepatnya, huuppss Dan jangan pernah lo berharap kalau gw akan suka sama lo karena cinta gw hanya untuk Fitri seorang dan gw harus nyatain cinta gw sebelum terlambat* Pikir Fariz sambil menatap Nissa tajam dari arah jauh Dan Nissa menyadari seperti ada orang yang melihatnya seketika Nissa menengok kan ke arah tempat parkiran mobil.
Deg...
Jantung Nissa berdegup cepat ketika yang menatapnya terus dari arah jauh adalah Fariz sang calon suaminya, pandangan mereka pun bertemu dan seketika Fariz memalingkan mukanya dan keluar dari mobil kemudian berjalan masuk untuk menuju kelasnya.
Ketika Fariz menuju kelasnya di lorong sekolah tidak sengaja Fariz bertemu dengan Fitri.
" Hii Fit,pagi" Sapa Fariz dan seketika Fitri memberhentikan langkahnya dan menengok ke arah yang memanggilnya itu
" Hii juga Riz,baru datang yah"
"iyah Fit aku baru datang,eh pas datang aku ketemu bidadari cantik kamu" goda Fariz ke Fitri sambil tersenyum
Bluss...
Pipi Fitri pun memerah seperti udang rebus karena malu oleh godaan Fariz
"apa'an sih kamu Riz pagi-pagi udah ngegombal" Ucap Fitri sambil menunduk menyembunyikan pipi merahnya itu.
Tanpa mereka sadari ada sepasang mata yang melihat mereka berdua,yah itu Nissa.
Hati Nissa sangat sakit mendengar gombalan Fariz ke Fitri
*Andai saja di posisi Fitri itu aku.mungkin aku sangat bahagia mendengar gombalan yang di berikan nya ke padaku hups aku hanya bisa meng halu saja* Pikir Nissa seraya menahan air matanya supaya tidak jatuh.
Nissa pun di kagetkan oleh Suara Cemprengnya Karin dan berjalan secara beriringan dengan ayu.
" Pagi gaeysss" Sapa karin ke mereka bertiga
seketika Fariz dan Fitri kemudian Nissa menengok ke arah yang tadi menyapa mereka. Dan pertama yang Fariz dan Fitri lihat adalah Nissa yang sedari tadi berada di belakang mereka berdua.
*Hah kok ada si gambreng sih,apa dia sudah sedari tadi berada di belakang gw sama Fitri. ah biarlah apa urusannya sama gw * Pikir Fariz.
"Eh Niss kok lo ada di sini kamu udah dari tadi berada di belakang kami yah.kenapa nggak panggil kami,kirain aku kamu nggak ada" Ucap Fitri Sambil menyekal pundak Nissa
"Enggak kok Fit gw juga baru mau nyapa lo sama Fariz tapi eh keburu di sapa ama si mulut perecon" Ucap Nissa kepada Fitri dan sekilas memandang Fariz kemudian memandang Karin dan ayu
"Enak saja lo bilang gw mulut perecon sembarangan yah gini-ginu mulutku sexsi tau yakan Fariz" Ucapnya sambil menggoda Fariz dengan mata yang di kedipkan sebeleah. Fariz pun hanya menggeleng dan seketika muka datar di perlihatkan lagi
"Eh yu kok lo baru datang emang nggak bareng sama Fitri yah" Tanya Nissa ke ayu
"eh enggak Niss gw tadi soalnya ambil motor dulu di bengkel bokap lagi di serpis takut Fitri nunggu lama jadi gw suruh dia ikut sama si Ani culun itu" Jawab Ayu dan di angguki oleh Nissa
" Ya udah yu kita langsung masuk kelas aja bel masuk udah berbunyi" Ajak Fitri ke yang lain karena bel masuk sudah berbunyi tandanya pelajaran pertama akan di mulai
Dan mereka pun berjalan melalui lorong sekolah untuk menuju kelas. Ketika berjalan Nissa berjalan di belakang mereka bersama Fariz, dan Fariz pun mengucapkan perkataan yang dengan nada pelan.
" Nanti ketika pulang sekolah lo tunggu gw di jalan perempatan,soalnya gw ada urusan dulu bentar." Ucap Fariz pelan dengan muka datarnya dan kemudian di angguki Nissa.
mereka pun memasuki ruang kelasnya dan duduk di bangku masing-masing dan pelajaran pun berjalan dengan lancar.
🍃🍃🍃
Kringg....Kring...
Bel istirahat pun berbunyi
dan anak anak pun berlomba - lomaba keluar kelas untuk memenuhi keinginan perut mereka
ketika Fariz Dan 2 temannya Dony dan Rizal ingin keluar.
"tunggu dulu bro gw pengen ke bidadari cantik gw dulu" Ucap Fariz memberhentikan langkah mereka untuk ke kantin.
Faruz pun menghampiri meja yang di tempati bidadari yang ia sebut yang tidak lain adalah Fitri
" Hii Fit" Sapa Faruz ke Fitri sambil tersenyum
"Hii juga Riz, ada apa yah?" Tanya Fitri
"ehmm nanti pulang jangan dulu pulang yah ada hal penting yang mau aku omongin sama kamu" Jawab Fariz
*Oh jadi urusan yang kamu itu sama Fitri* Gumam Nissa
"Cieee Fitri, mau di ajak sama babang Fariz nieu ehem" Goda Ayu
"apaan sih lo Yu" Ucap Fitri malu
"Ah lo Fit tega bener lo Nikung gw di belakang kan babng Fariz punya gw ah sail lo,ya udah deh gw relakan demi lo aja walaupun gw gak sanggup untuk ngelepasinnya" Kata ayu sambil menunjukan muka sedihnya.
"Ngelepasin gimana lo Rin emang si Fariz itu burung lo yang lo kurung terus lo lepasin dan di berikan sama Fitri. ngaco lo jadi orang heran gw" Cerocos Ayu ke Karin sambil menggeleng - geleng kan kepalanya karena heran dengan Satu temennya itu.
"Ah elu hanya orang-orang tertentu yang tau yang ngerti omongan gw" Ucap Karin
Waktu istirahat pun sudah habis waktunya mereka masuk dan memulai lagi mata pelajaran selanjut nya
Kring...Kringgg
Bel pulang pun telah nyaring, Anak - anak keluar dengan cara berlomba lomba jadi mengakibatkan saling mendorong.
Dan iyah Nissa du dorong sama salah satu murid dan Nissa pun tersungkur ke lantai.Tumit Nissa pun memar karena benturan tumit ke lantai
"Nissaaaaa" Teriak Ayu,Fitri, dan Karin
Ayu,Fitri dan Karin pun menghampiri Nissa yang masih tersungkur di lantai.
"Niss lo nggak papa kan" Tanya Ayu panik
"enggak kok cuman memar aja tpi nggak papa kok gw bisa berdiri
"Stress tu anak main dorong-dorong aja " Ucap Karin geram
"Ya udah ayo bangun Niss,masih bisa berjalan kan Niss?" Tanya Fitri
"Masih lah Fit orang luka segini nggak parah kok jadi masih bisa untuk di bawa jalan" Jawab Nissa sambil tersenyum.
Di Arah lain ada mata yang melihat kejadian itu tapi dia hanya diam saja tidak merasa khawatir sama sekali.Yah itu adalah Fariz Aditia
"Riz gw pulang duluan yah" Pamit Dony
"iyah Riz gw juha pamit yah,semoga lo di terima sama Fitri" Ucap Rizal
"Iyah sono kalian pulang, amin semoga saja yah" Jawab Fariz sambil tersenyum,dan mereka ber 2 pun meninggalkan Fariz di bangkunya.
Kemudian Fariz berdiri dan menghampiri Nissa dan teman-temannya itu.
Lalu Fariz menggenggam tangan Fitri
"Permisi Gays aku mau bawa Fitri yah" Ucapnya sambil masih menggenggam tangan Fitri dan di setujui dengan anggukan
Fariz pun membawa Fitri ke luar kelas dan menuju Ke taman belakang sekolah
*Tega kamu Riz, kamu tidak menanyakan bagai mana keadaan kaki ku sekarang ,dan malah membawa Fitri sampai kalian berpegangan tangan. humm apa segitu gak suka nya kamu sama aku Riz* Guamam Nissa sambil membuang Napas nya
" Eh niss ayo kita pulang" Ajak Ayu dan Karin kemudian di angguki oleh Nissa
🍃🍃🍃
Di tempat lain
Fariz dan Fitri pun duduk di kursi taman.
" Mau ngomong apa Riz " Tanya Fitri
"Ehmm ini Fit maaf yah kalau aku ngomongnya ini secara cepat tanpa ada persiapan nya. Jad...jadi semenjak pertama aku kenal sama kamu, di situ aku suka sama kamu,suka kepribadian kamu" Ucap Fariz gerogi, Fitri hanya Diam dan tidak mengerti
Dengan ucapan Fariz karena terbata bata
"Jadi intinya AKU SUKA KAMU FIT, maukah kamu jadi pacar aku" Ucap Fariz sambil menekankan kata-kata ny seraya mengenggap tangan Fitri.
Seketika Fitri pun kaget atas ungkapan perasaan Fariz kepadanya. Jujur saja hati Fitri seperti bahagia mendengarnya karena Fitri juga suka sama Fariz yang selalu menggodanya
" Jadi gimana Fit kamu mau enggak Nerima Cinta ku" Ucapnya seraya memandang Fitri dan Fitri pun mengangguk.tapi Fariz tidak mengerti atas jawaban Fitri.
"iyah Riz aku juga mencintai kamu dan aku menerima cintamu"
Seketika Fariz tersenyum bahagia dan langsung memeluk Fitri
"Terimakasih Fit terima kasih" Ucap Fariz memperkuat pelukannya
"Riz uhhps Riz aku sesak tidak bisa bernapas Nih" Kata Fitri karena sesak oleh pelukan Fariz. dan Fariz pun melepas pelukannya dari Fitri seraya tersenyum padanya
"maaf sayang aku terlalu bahagia mendengarnya" Jawabnya serays tersenyum pada Fitri dan Fitri pun tersenyum kepada Fariz
"Ya udah ayo kita pulang pasti supir kamu udah nunggu di gerbang sekolah dan maaf yah sayang untuk besok sampai 3 hari kebelakang aku nggak akan masuk dulu ke sekolah karena ada kepentingan keluarga.awas kamu kalau jauh dari aku jangan samapai deket-deket sama pria lain inget itu,dan nanti juga aku bakal nelpon kamu" Ucap Fano penuh kelembutan kepada Fitri
"Iyah gk papa kok Riz semoga urusan nya kepentingannya cepat kelar yah suapaya kita bisa ketemu lagi" Jawab Fitri
"iyah sayang" Ucap Fano
Dan mereka pun pergi dari taman yah jemputan Fitri udah datang kemudian Fano pun sudah mau menaiki motornya.tapi Fano melihat pacarnya masuk mobil lalu dia pun menancap kan gas nya pergi ke tempat yang dia bilang ke Nissa supaya menunggunya di situ.