
Assalamualaikum☺️
Selamat membaca kakak dan teman-teman🤗
🍃🍃🍃
Nissa pun bingung dengan laki-laki itu
"Siapa dia kok tau nama gw sih?" Pikir Nissa
"Hey... kamu Nissa kan cewe yang nabrak aku pas di depan toilet lestoran itu?" Tanya pria itu lagi.
Pas mendengar ucapan laki - laki itu Nissa mulai mengingat - ingat
"Oh iyah iyah kamu...mmm Brian kan" Tanya Nissa
Yah Nissa sudah mengingat laki - laki itu yang tidak lain adalah Brian pemuda yang di tabrak nya tanpa sengaja di depan toilet lestoran.
"Iyah Benar aku Brian dan kamu Nissa...Haha kita ketemu lagi" Ucap Brian sambil tersenyum
"Haha iyah aku Nissa dan eh gimana kamu bisa mengingat aku sedangkan aku saja lupa maaf yah" Ucap Nissa
"Iyah nggak papa, Tadi aku pas aku menyetir mobil dari arah jauh aku melihat kamu yang memberhentikan angkutan umum tapi angkutan umumnya nggak berhenti dan aku seperti tidak asing melihat muka kamu terus aku ingat - ingat dan pada akhirnya aku ingat kemudian ya gitu aku memberhentikan mobilku dan menghampiri kamu Nissa" Ucap Brian panjang lebar.
"* Oh iyah Nissa kamu mau pulang yah,Ya udah aku anterin kamu pulang aja yah *" Tawar Brian ke Nissa
"Iyah Brian aku mau pulang, hmm jangan Brian nanti ngerepotin lagi dan aku nunggu angkutan umum aja" Tolak Nissa secara halus.
"nggak kok Nissa aku nggak berasa di repotin kok dan ayolah mau yah udah mau sore gini pasti angkutanumumnya udah penuh sama penumpang ayo lah pliiiss" Bujuk Brian sambil kedua tangan nya di rapatkan membentuk tanda memohon.
"Ya udah deh makasih yah" Nissa pun akhirnya mau di Antarkan oleh Brian dan mereka pun menuju mobil sport nya Brian dan Brian pun membuka pintu untuk Nissa kemudian dia memutar setengah dan masuk ke dalam mobil dan memajukannya.
Di perjalanan mereka berbincang sambil tertawa...
"Haha ooh jadi Kamu itu lebih tua dari aku... ya berarti aku harus panggil kamu itu dengan sebutan kakak dong" Ucap Nissa sambil tertawa
"Haha... iyah Niss aku lebih tua dari kamu sekarang umurku 20 tahun kalau kamu usianya sekarang berapa tahun Niss?" Tanya Brian ke Nissa
"Aku 18 Tahun... Ka boleh yah aku panggil kamu dengan sebutan ka Bri nggak papa kan soalnya panggil ka Brian terlalu panjang boleh kan" Ucap Nissa
"Terserah kamu aja... dan sekarang juga aku panggil kamu dek Nissa gimana?" Ucap Brian seraya mengacak rambut Nissa
"Oke ka Bri nggak papa kok haha" Ucap Nissa Sambil tertawa dan di balas oleh Brian mereka pun hanyut dalam obrolan sambil tertawa bersama.
Setibanya Di mereka di rumah Nissa Brian pun turun dan membuka pintu untuk Nissa.
"Apakah benar ini rumah kamu dek" Tanya Brian sambil melihat rumah Itu
"* Bukan kok kak ini rumah Bibi ade kak, dan ade di suruh tinggal di sini sama Bibi*" Ucap Nissa berbohong
*Maaf yah kak Bri bukan Atas kebohongan Nissa* Gumam Nissa
"Oh ya udah kalau gitu eh dek boleh catat No kamu nggak...hmm anggap saja supaya kita lebih dekat lagi" Kata Brian sambil memberikan Hp nya
kemudian Nissa pun menerima Hp Brian dan mengetik No nya dan di kasihkan lagi Hp nya ke Brian.
"Udah kak" Ucap Nissa
"Oh ya udah Makasih yah dek nanti malam kakak Telp kamu"
"* Iyah kak...Dan makasih juga yah kak Bri udah nganterin Ade*"
"Iyah Dek nggak papa, ya udah Kak Bri pamit pulang yah" Ucap Brian pamit dan kemudian melangkah kan kakinya
"* Iyah kak Bri hati - hati di jalannya jangan kebut - kebutan bawa mobilnya"
Sejak tadi di arah balkon kamar Fariz.
Fariz pun tanpa sengaja melihat Nissa yang mengobrol dengan laki - laki dengan sangat akrabnya...tanpa dia sadari tangan nya pun mengepal.
"Apaan sih lo Riz bodo amat dia mau dekat sama siapa juga toh bukan urusan lo" Ucap Fariz kemudian masuk ke kamarnya dan keluar kamar menuruni anak tangga di pertengahan Anak tangga dia pun melihat Nissa.
Nissa tersenyum ke Fariz tapi tidak di balas oleh Fariz malah Fariz melajukan langkahnya menuju meja makan.
Hari pun berganti malam dan sekarang Tepat pukul Setengah 7 malam...
Dikamar Fariz. Fariz pun sedang bersiap siap untuk nelaktir teman - temannya makan di lestoran depan sekolah atas permintaan mereka untuk Fariz yang nelaktir mereka makan karena Sebagai PJ atas jadian nya Fariz dengan Fitri.
Fariz pun menggunakan Switer berwarna Merah Maron dan celana hitam Panjang dan di padu Sepatu putihnya, Fariz terlihat tampan dengan pakaian nya.
Di kamar Nissa. Nissa pun sedang bersiap - siap untuk menghadiri acara makan malam walaupun hatinya serasa sakit tapi dia berusaha untuk menutupinya.
Nissa menggunakan Baju kodok yang bercelana pendek di atas lutut dan untuk baju kaos berlengan pendek kemudian Rambut di kepang Dua dan di padu dengan sepatu putih. Yah Nissa terlihat Lucu seperti anak kecil saja.
Setelah mereka berdua selesai mereka pun keluar kamar masing - masing dan tanpa sengaja mereka memandang satu sama lain.
*Kerennya* Gumam Nissa
*Lucunya seperti anak kecil saja* Gumam Fariz tanpa sengaja dia pun menyunggingkan senyumannya sedikit
"Apa lo liat - liat? Oh gw tau lo terpesona kan sama penampilan gw malam ini" Tanya Fariz sambil tersenyum ngejek
"Nggak kok biasa aja, ya kali elo yang terpesona sama penampilan gw sekarang" Ucap Nissa sambil tersenyum ngejek membalas senyuman ejek Fariz
"Oh biasa aja tuh, Malahan lo seperti anak bocah aja dengn penampilan lo seperti ini" Ejek Fariz
"Dan oh yah sekarang lo udah tau kan pacar gw siapa jadi gw gak mau lo bilang tentang status kita sekarang karena gw gak mau hubungan gw sama Fitri rusak gara - gara masalah status ini" Ucap Fariz tegas
"Iyh gw udah tau, Santai aja gw masih ingat dengan perjanjian itu" Ucap Nissa tersenyum walupun sebenarnya hatinya sangat sakit mendengar ucapan Fariz
"Bagus deh kalau lo ingat, Dan untuk malam ini juga gw mau jemput Bidadari gw dan Elo terserah lo aja mau pakai apa ke sana"
"Tenang saja gw udah pesan taksi online kok" Jawab Nissa kemudian Fariz pun meninggalkan Nissa dan keluar rumah kemudian memasuki mobilnya dan pergi ke rumah Fitri.
Nissa telah berada di Teras bawah dan di situ juga ada Bi imah.
"* Bi Nissa berangkat dulu yah, dan bibi udah jang Nunggu Nissa dan Fariz Bibi istirahat aja tenang kita berdua udah punya kunci rumah masing - masih jadi bibi langsung tidur aja istirahat oke*" Ucap Nissa ke bi Imah
"Iyah Non" Jawab bi imah
kemudian Nissa pun keluar rumah dan di depan gerbang udah ada Taksi online yang di pesan Nissa di aplikasi Hp nya sudah datang dan Nissa pun masuk ke dalam taksi dan berlalu pergi.
❤️❤️❤️
Hii kakak dan teman - teman makasih ya atas dukungan kalian selama ini🙏🏻☺️
Dan mohon maaf bila masih ada kata atau tulisan yang salah mohon di maafkan🙏🏻
Terus dukung Novel Ini yah...😉🙃
👉 Vote
👉 Like
👉 Komen
👉 Kritik & Sarannya
TERIMAKASIH BANYAAAKKkk🤗🙏🏻😘😘