
Harry membawa banyak anak buahnya untuk menyerang mansion, sebagai bentuk pembalasan atas apa yang Dave lakukan terhadap ayahnya.
Namun ia dibuat terkejut mendapati keadaan mansion yang tampak kosong, bahkan seperti kastil berhantu yang di tinggal penghuninya pergi. Dave sudah memperkirakan kemungkinan hal itu terjadi, ia sengaja mengosongkan mansion setelah mengirim kakeknya pergi ke Paris.
"Sial!! Bocah tengik itu ternyata lebih cerdik dari perkiraan ku." ujar Harry sembari menendang kesal beberapa kursi kayu di depannya.
Sementara setiap gerak gerik bahkan umpatan yang Harry keluarkan untuk Dave bisa di lihat dan di dengar jelas oleh Dave dan Mike melalui pantauan CCTV yang terhubung ke ponselnya.
Harry pun kembali mengubah rencananya untuk mencari Dave dan Lisa di rumah sakit milik keluarga Anderson. Dimana ia mendapatkan informasi dari anak buahnya jika Lisa menerima perawatan di sana.
Harry datang hanya dengan beberapa orang, dan berpenampilan rapi. Ia tidak bisa begitu saja membuat keributan di rumah sakit tersebut karena bagaimana pun keluarga Anderson bukanlah orang sembarangan.
Mereka juga merupakan salah satu pengusaha besar di bidang industri dan medis. Rumah sakit mereka merupakan rumah sakit terbesar di negaranya dan mempunyai lebih dari 30 puluhan cabang rumah sakit yang tersebar seantero negeri.
Namun ketika Harry menghampiri resepsionis rumah sakit tersebut dan menanyakan dimana ruangan tempat Lisa di rawat, ternyata ia sudah terlambat. Dave sudah membawa Lisa keluar dari rumah sakit pada malam harinya.
Ia sudah mengatur tempat persembunyian yang aman untuk istrinya. Lagi-lagi Harry tertinggal satu langkah di belakang seorang David Alexander Walton.
"Shitt!! Lagi-lagi aku terlambat! " ujar Harry sembari mengalamatkan sebuah pukulan keras di perut salah satu anak buahnya hingga ia terjatuh kesakitan.
Mike pun menghampiri dan mengejek Harry yang lagi-lagi gagal dalam pembalasan nya.
Ia memang sengaja menunggu Harry sejak pagi-pagi sekali untuk mengejek dan mentertawakan kekalahannya bahkan sebelum berperang.
"Kasihan sekali kau ini, lagi-lagi rencana mu gagal berantakan." ujar Mike dengan wajah mengejeknya membuat emosi Harry seketika memuncak.
"Kau! Berani sekali kau? Apa kau ingin cari mati menemui ku sendiri huh?!" timpal Harry sembari mencengkram kuat jas yang Mike kenakan.
Bukannya takut Mike malah semakin mengejek Harry dengan mentertawakan nya. Tentu saja Harry semakin dibuat naik pitam dan bersiap menarik sebuah pistol. yang ia sembunyikan di balik jasnya.
"Jangan terburu-buru dude, karena sebelum kau berhasil menarik pelatuk senjata di tanganmu. Aku bisa pastikan sebuah peluru sudah bersarang di kepala mu ini." ujar Mike dengan nada terdengar lebih serius.
Auranya mendadak berubah menjadi sangat menakutkan dan membuat Harry membeku saat menyadari sebuah sinar infra red telah menembus tubuhnya. Dan ketika ia melihat ke atap sebuah gedung yang terletak di sisi kanannya, sudah ada seorang sniper profesional yang siap menghabisinya.
Dengan terpaksa Harry pun melepaskan cengkraman tangannya dengan kasar. Ia pun menatap tajam pada asisten pribadi saudaranya itu. Mereka sudah saling mengenal sejak kecil, tapi baru kali ini ia melihat sisi lain dari seorang Michael O'Brien.
"Ingat Mike, aku pastikan jika aku belum selesai dengan ini! Aku bersumpah akan membunuhmu lebih dulu, sebelum aku menghabisi Dave dan juga istrinya." ujar Harry membuat Mike hanya menatap penuh cibiran.
Harry pun melenggang pergi meninggalkan rumah sakit dengan hati yang panas! Ia sangat marah dan kesal karena tak satu pun dari rencana yang telah ia buat berjalan dengan semestinya.
Setelah melihat Harry benar-benar pergi Nick pun bisa bernafas lega dan menghampiri Mike yang masih berdiri di halaman depan rumah sakit. Sejak tadi ia bersembunyi sambil mengamati apa yang akan terjadi dengan mereka berdua.
"Dasar penakut! " cibir Mike melihat Nick mendekat.
"Hei bung, aku bisa mendengar nya! Jangan mencibir ku seperti itu!" timpal Nick.
"Sudahlah, ia tak akan berani lagi datang kemari dan membuat keributan. Aku pergi! " ujar Mike melenggang pergi tanpa menunggu jawaban dari Nick.
Nick pun hanya bisa mengumpat kesal karena tingkah menyebalkan Mike itu. Dia tidak jauh berbeda menyebalkan nya dengan Dave menurut Nick.
**
Lisa tengah berbaring di sebuah kamar yang terlihat sangat luas dan nyaman. Ruangan yang di dominasi kaca besar di sekelilingnya itu menampakkan pemandangan hijau yang sangat indah.
Dave tengah berdiri di balkon kamar tersebut sembari menatap pemandangan hijau memanjakan mata yang ada di depannya. Dave sengaja membawa Lisa ke sana karena suasananya sangat baik untuk proses pemulihannya.
Ia juga membawa 2 orang perawat dan dokter jaga untuk mengantisipasi jika terjadi sesuatu pada Lisa. Sementara dokter Liam masih dalam perjalanan menyusul ke sana. Dia baru saja kembali dari luar negeri untuk sebuah penelitian medisnya.
Ia tidak bisa di hubungi selama beberapa minggu karena berada di daerah yang tidak terjamah jaringan seluler. Dan ketika ia kembali ke kota, ia di kejutkan dengan banyaknya panggilan bahkan pesan berisi umpatan dari Dave yang memerintahkannya segera kembali.
Tentu saja dokter Liam langsung bergegas pulang, mengingat Dave yang tidak berhenti menghubungi nya selama beberapa hari ini pastilah sesuatu telah terjadi. Ia tidak ingin kehilangan nyawanya sia-sia karena membuat kesalahan yang fatal tanpa di sengaja.
Lisa terus meminta untuk di pulangkan ke apartemen nya yang dulu, namun Dave beralasan jika ia akan memastikan perawatan untuk pemulihan kesehatan Lisa lebih dulu. Jadi ia akan membawa Lisa untuk di obati secara pribadi dengan dokter-dokter profesional terbaik di negara mereka.
Lisa sudah mencoba menolaknya beberapa kali namun Dave tidak memberinya kesempatan untuk membantah. Bahkan Dave menghadirkan ibu panti untuk meyakinkan Lisa dan membuatnya percaya jika Dave adalah orang yang baik.
Dia yang menjaga Lisa selama ini, dan mereka terpaksa membohongi Lisa jika ia sudah koma selama 2 tahun belakangan ini. Bagaimanapun juga Dave tidak bisa menjelaskan apa yang terjadi selama 2 tahun ini begitu saja kepada istrinya.
Dave takut jika itu akan mempengaruhi kondisi kesehatan Lisa dan membuat kesehatannya semakin buruk. Karena itu ia akan bersabar sampai dokter Liam datang dan memberikan solusi untuk nya.
Lisa pun menjadi tersentuh dengan apa yang di ceritakan oleh ibu panti. Bahwa selama 2 tahun belakangan ini dia koma dan Dave lah yang telah menjaganya untuk tetap hidup.
Hatinya melunak, melihat berapa besar pengorbanan yang telah Dave lakukan untuknya. Bagaimanapun juga dia berhutang sangat besar pada laki-laki yang pernah membuatnya jatuh cinta tersebut.
Happy Wednesday 💃💃💃