
Di mansion utama keluarga Walton, kakek Antony tengah duduk dengan sangat gelisah. Entah kenapa hatinya mendadak merasa tidak tenang dan begitu gelisah.
Beberapa kali ia bertanya kepada para maid tentang kedatangan cucu menantunya dan bibi May. Namun kakek menjadi semakin gelisah setiap mendengar jawaban maid yang mengatakan jika mereka belum juga pulang.
Waktu sudah hampir malam, tapi baik Lisa ataupun David belum ada yang sampai di rumah. Semua pekerja di mansion sebenarnya sudah mengetahui kabar tentang kecelakaan yang menimpa Lisa dan bibi May.
Bahkan tentang bibi May yang sudah meninggal dunia dan juga salah satu bodyguard nyonya muda mereka. Tapi mereka di beritahu untuk menutup mulut mereka dan tidak memberitahukan semuanya kepada kakek Antony.
"Gustaf, tolong kau telepon kembali cucuku atau cucu menantuku. Jika mereka masih tidak menjawabnya, tolong sambungkan aku dengan Mike." ujar kakek Antony dengan gusar.
"B.. baik tuan. " ujar gustaf salah satu pelayan senior di mansion.
Ia pun langsung menghubungi Mike, namun sebelum itu ia mengirimkan pesan singkat jika kakek Antony ingin bertanya tentang keberadaan Dave dan Lisa.
Tidak menunggu lama, Mike pun menjawab panggilan telepon dari gustaf.
"Halo tuan, tuan besar ingin berbicara dengan anda." ujar gustaf mencoba untuk tidak gugup.
"Baiklah." jawab Mike singkat.
"Mike, ini kau kah? Sebenarnya apa yang terjadi dengan cucu ku dan cucu menantuku. Kenapa sejak siang tadi aku tak bisa menghubungi mereka? " tanya kakek dengan tidak sabar.
"Kakek, tenanglah. Mereka baik-baik saja. Hanya saja karena suatu hal mendesak, tuan muda harus pergi mengantarkan nyonya muda ke California. Mereka akan pergi selama beberapa hari, kakek tidak perlu khawatir. Mereka sungguh baik-baik saja, hanya saja mereka sedang ada sedikit urusan yang harus di selesaikan. Tunggulah sampai besok pagi, tuan muda pasti akan menghubungi mu." jelas Mike panjang lebar mengarang cerita sebisa mungkin.
Ia mencoba meyakinkan kakek Antony agar tidak khawatir tentang kondisi Dave dan Lisa. Bagaimanapun, kesehatan kakek baru saja membaik selama beberapa waktu ini setelah mendengar kabar kehamilan Lisa.
Mike tidak ingin kakek Antony kembali jatuh sakit dan membuat kondisinya memburuk jika mengetahui yang sebenarnya terjadi. Bagaimanapun David dan kakek sudah ia anggap sebagai keluarganya sendiri.
Ketika ia harus menjadi seorang yatim di usia yang masih kanak-kanak, kakek Antony membawanya ke mansion dan membesarkan nya bersama dengan Dave. Ia menerima pendidikan terbaik dan juga kembali merasakan kehangatan keluarga berkat kebaikan kakek Antony.
Dulu, ayahnya Mike adalah salah satu orang kepercayaan kakek Antony. Namun ia meninggal saat kecelakaan menimpa Alex dan juga istrinya terjadi karena ayah Mike lah yang saat itu mengendarai mobil tersebut.
Usia Mike terpaut 3 tahun lebih muda dari Dave, dan ternyata membawa Mike ke mansion untuk ia asuh merupakan pilihan yang tepat. Mike dan Dave bisa saling menghibur dan bergantung sejak saat itu.
Mereka terlihat seperti saudara, sampai akhirnya Mike tumbuh dewasa dan memutuskan untuk mengabdi pada Dave sejak itu Mike mulai menjaga sikap dan sopan santunnya.
Karena bagaimana pun Dave kini telah menjadi tuannya. Ia bersumpah jika ia akan menjadi perisai sekaligus orang yang bisa Dave andalkan dalam situasi apapun. Tapi lain dengan kakek Antony, setiap kali Mike bersikap sopan kakek akan marah besar dan mengatakan sumpah serapah nya.
Karena itulah Mike tidak berani mengubah panggilannya terhadap kakek Antony, karena bagi kakek Mike adalah cucunya juga sama seperti Dave. Awalnya Dave juga menolak keras sikap sopan Mike, tapi ternyata Mike lebih menulikan pendengarannya ketika Dave protes.
Sampai akhirnya Dave merasa bosan dan mengikuti kemauan Mike. Sahabatnya yang sudah ia anggap seperti adiknya sendiri. Mereka tumbuh dengan saling menjaga dan saling menyayangi sejak kecil.
Sudah hampir 4 jam lamanya operasi masih berlangsung dan selama itu juga Dave tidak pernah beranjak dari ruang tunggu. Ia dengan setia duduk di sana sambil terus melafalkan doa terbaik untuk istrinya.
"Ceritakan, apa yang sebenarnya terjadi? Bagaimana kecelakaan ini bisa terjadi? " tanya Dave pada akhirnya terhadap 2 orang bodyguard yang ia perintahkan menjaga istrinya.
Setelah berjam-jam akhirnya Dave bisa lebih tenang dan mulai berpikir jernih. Ia mulai bertanya-tanya tentang apa yang sebenarnya terjadi kepada istrinya. Sontak salah satu bodyguard tersebut langsung memberikan penjelasannya.
"Begini tuan, seperti yang tuan perintahkan kami menjaga nyonya sebagai bodyguard bayangan. Kami mengendarai mobil yang berbeda dengan nyonya. Dari mansion, nyonya tidak langsung pergi ke panti asuhan. Ia pergi ke sebuah pusat perbelanjaan terlebih dahulu untuk membeli oleh-oleh untuk anak-anak di panti asuhan. Tidak ada yang mencurigakan selama nyonya berbelanja. Semuanya tampak baik-baik saja sampai akhirnya nyonya kembali berkendara menuju panti. Sekitar 10 menit dari pusat perbelanjaan tiba-tiba saja ada sebuah mobil box besar yang berkendara secara ugal-ugalan, karena itu kami menyalip mobil nyonya dan menjaga mobil box tersebut untuk membuatnya menjauh." jelas salah satunya, sejenak ia terhenti karena mendadak lidahnya terasa kelu.
"Lalu? " tanya Dave.
"Mobil nyonya berada di belakang kami dan kami berhasil membuat mobil box tersebut menjauh. Akan tetapi tepat saat kami akan memperlambat laju kendaraan kami, tiba-tiba saja sebuah mobil truk berwarna hitam menghantam mobil nyonya dari sisi kanan di persimpangan jalan. Bahkan ia terlihat dengan sengaja menabrak mobil nyonya beberapa kali sampai akhirnya terguling. Kami pun bergegas menghentikan mobil truk tersebut, dan hampir menangkapnya tapi tiba-tiba kami melihat mobil nyonya di kelilingi percikan api."
"Maafkan kami tuan, kami terpaksa harus melepaskan supir truk tersebut karena harus segera membawa nyonya keluar dari mobil beserta yang lainnya. Dan begitu kami berhasil, supir tersebut telah menghilang dan mobil nyonya langsung meledak. Dan saat itulah kami langsung menghubungi yang lain untuk menyelidikinya karena kami harus membawa nyonya ke rumah sakit." timpal bodyguard satunya dengan penuh penyesalan.
Mereka berdua terlihat berlutut di depan Dave dan berkali-kali memohon maaf karena telah gagal dalam misinya untuk menjaga Lisa. Dave pun sangat terkejut mendengar penjelasan mereka berdua, kedua tangannya langsung mengepal dengan kuat karena menahan emosinya.
"Bangunlah, kalian tidak bersalah dalam hal ini. Dan terimakasih karena telah menolong istriku. " ujar Dave pada akhirnya membuat keduanya yang sudah di penuhi rasa bersalah menjadi sangat terkejut.
"Tapi tuan. " belum sempat ia meneruskan kalimat nya Dave kembali berbicara.
"Kalian sudah melakukan hal yang benar. Tidak perlu merasa bersalah tentang itu. Sebaliknya tolong segera selidiki semuanya, temukan dengan cepat siapa dalang di balik kecelakaan ini." ujar Dave dengan sorot mata tajam dan suara yang dingin.
Auranya kemarahannya terlihat begitu pekat hingga membuat kedua anak buahnya itu sedikit bergidik ngeri melihatnya. Kemudian Mike pun datang untuk melaporkan sesuatu yang telah ia selidiki.
"Maaf tuan, saya sudah melakukan penyelidikan dengan orang-orang kita. Dan bisa di pastikan 100% jika kasus kecelakaan yang menimpa nyonya murni adalah kasus kecelakaan karena di sengaja."
"Shitt!! Siapa yang telah berani dengan sengaja mencelakai istriku? " tanya Dave penuh penekanan dan menahan amarah.
"Kami telah berhasil menemukan supir truk yang menabrak mobil nyonya, tapi tuan."
"Tapi kenapa? " tanya Dave singkat.
"Dia di temukan dalam keadaan tewas secara mengenaskan di dermaga. Saya rasa, orang yang melakukan ini ingin menghapus bukti dan saksi yang bisa mengungkap semuanya." ujar Mike membuat seketika darahnya mendidih hingga tanpa sadar Dave melampiaskan pukulan ke tembok rumah sakit sampai punggung tangganya berdarah.
"Selidiki lebih lanjut, Mike aku akan pastikan jika aku sendiri yang akan membunuh bajingan itu! " ujar Dave dengan sorot mata membunuh.
"Baik tuan. " jawab Mike dengan tegas.