![My Life Partner [On Going.].](https://pub-2e531bea8d9e487cb3404fa20db89ccb.r2.dev/my-life-partner--on-going---.webp)
Pagi yang sangat cerah dan hari ini Dara kembali mencari pekerjaan di salah satu perusahaan di Jakarta. Sudah sebulan ini ia melamar pekerjaan namun tak kunjung juga ia mendapatkan panggilan kerja untuk interview.
"Huh.. Ini perusahaan kedelapan yang sudah aku datangi dalam seminggu ini, semoga kali ini aku dapat panggilan kerja. Keuanganku semakin lama semakin menipis..", keluh Dara dalam hati.
Di dalam perjalanan pulangnya, seketika langkah kaki Dara terhenti saat mendengar keributan dari sepasang kekasih di sebuah parkiran mobil yang jaraknya tak jauh dari posisinya saat ini ia berdiri.
"Aku sangat mencintaimu Kevin.. dengarkanlah dulu penjelasanku..", ucap seorang wanita cantik dan seksi.
"Tidak ada yang perlu dijelaskan lagi, kita tidak mempunyai hubungan apapun", ucap seorang pria tampan yang mengenakan setelan jas hitam sembari melangkah pergi.
"Apa maksudmu??? Selama ini kau menganggap aku apa??!!!" tanya wanita cantik dan seksi, sembari meraih pergelangan tangan pria tampan itu.
"Lepaskan tanganmu..!!! Hubungan kita tidak lebih dari rekan bisnis saja, kau yang menganggap semuanya lebih dari itu!!!", ucap pria tampan kepada wanita cantik dan seksi itu, sembari melepaskan genggaman tangannya.
"Sikapmu yang seperti ini akan membuat kekasihku menjadi cemburu", ucap pria tampan.
"Apa..??? Kekasih..???!!", tanya wanita cantik dan seksi itu dengan kedua bola matanya yang membulat.
Dara tidak mengerti dan tidak perduli dengan apa yang sedang mereka berdua ributkan. Lalu ia pun tetap berjalan melanjutkan langkahnya untuk pulang, hingga ia mendekati kedua pasangan kekasih yang sedang bertengkar itu. Namun seketika saja lengan Dara di tarik paksa oleh pria tampan itu dan membuat tubuh Dara menjadi tidak seimbang sehingga ia pun terjatuh di dalam pelukan pria tampan itu.
Tanpa di duga olehnya seketika saja pria tampan itu mendaratkan ciumannya tepat ke bibir Dara yang mungil.. Sontak kedua matanya langsung terbelalak dan membulat lantaran ia sangat terkejut dengan perbuatan pria tampan itu terhadapnya.
Begitu eratnya pria tampan itu memeluk dan memegang lengannya sehingga ia tidak berdaya untuk bisa melepaskan pelukan dari pria tampan itu. Walaupun berbagai macam cara sudah ia coba lakukan namun usahanya tetap saja tidak berhasil..
Wanita cantik dan seksi itu pun langsung berteriak setelah melihat semua adegan itu di depan matanya sendiri..
"Tidak..!!! Dasar berengsek..!!!", teriak wanita cantik dan seksi, lalu tak seberapa lama ia pun segera pergi meninggalkan tempat itu.
Perlahan pria tampan itu pun mulai melepaskan pelukan dan ciumannya terhadap Dara, setelah wanita cantik dan seksi itu pergi meninggalkan mereka berdua disana.
Dara begitu sangat kesal dan marah atas perbuatannya, hingga sumpah serapah serta caci-maki pun terlontar dari bibir Dara yang mungil..
"Dasar kurang ajar, berengsek, mesum, kriminal..!!!", teriak Dara.
Belum puas rasanya Dara mencaci-maki pria tampan itu, lalu kemudian dengan kesalnya Dara pun mencoba menampar pria tampan itu akan tetapi dengan sigapnya lengan Dara segera dicegah olehnya.
"Nona perlakuanmu ini bukan bentuk rasa terima kasihmu, padaku!!!", ujar pria tampan itu sembari tetap memegang pergelangan tangan Dara.
"Apa maksudmu??? Apa aku sudah tidak waras mengucapkan hal itu!!! Kau yang telah melakukan perbuatan mesum dan tidak bermoral itu padaku dan aku harus mengucapkan terima kasih padamu???!! Dasar sakit jiwa!!!", ucap Dara sangat kesal dan melepaskan genggaman tangan pria tampan itu.
"Apa beruntung???!! Yang ada aku malah sial dan rugi karena ini", ucap Dara sangat kesal dan marah sembari menginjak kaki pria tampan itu dengan sekuatnya..
"Awww..!!!", teriak pria tampan itu kesakitan.
Tanpa buang-buang waktu kemudian Dara segera membuka isi tasnya dan segera mencari ponselnya..
"Mana ponselku.. Aku harus segera memotret Si Berengsek ini.. Ya ampun mana sih ponselnya..???!!", batin Dara panik karena ia tidak kunjung menemukan ponselnya.
Setelah Dara menemukan ponselnya, ia pun tersadar ternyata pria tampan itu telah pergi meninggalkannya selagi ia sedang sibuk mencari ponsel di dalam tasnya.
"Ah.. Kurang ajar, dasar berengsek.. Ternyata dia sudah pergi.. Lihat saja nanti jika suatu saat kita berjumpa lagi aku tidak akan lupa dengan wajahmu dan plat mobilmu B 16 BOS", ucap Dara sangat geram.
Sepanjang perjalanannya pulang menuju kostan Dara hanya menggerutu dalam hati karena perbuatan pria itu yang telah mencium bibirnya..
"Kurang ajar, dasar berengsek, mesum.. Siapa dia yang berani seenaknya mencium bibirku, tidak punya sopan santun malah dia menyuruhku untuk mengucapkan terima kasih.. Dasar sakit jiwa.. Kenapa bukan suamiku sendiri atau seseorang pria yang aku sukai yang mendapatkan ciuman pertamaku ini, kenapa harus dia??? Dasar kriminal, mesum, berengsek!!!", gerutu batin Dara sangat murka sembari mengelap bibirnya dengan tisu.
Sesampainya Dara di kostannya, ia pun masih saja menggerutu dan mencaci-maki pria yang telah mencium bibirnya..
"Sial sekali aku hari ini, kenapa bisa bertemu dengan pria berengsek itu. Selama ini aku jaga bibirku untuk seseorang yang spesial di hatiku, tetapi kenapa dia mencuri ciuman pertamaku. Berengsek..!!! Lihat saja jika suatu hari nanti kita dipertemukan kembali, aku akan melakukan perhitungan padamu", celoteh Dara sangat murka.
Seketika amarah Dara pun terhenti setelah terdengar suara ketukan pintu dari luar kamar kostannya..
"Tok.. Tok.. Tok..".
"Siapa diluar sana???" Teriak Dara.
Akan tetapi tidak ada siapapun yang menjawab pertanyaannya sehingga amarah Dara yang tadinya sudah meredam kini mulai muncul kembali dan seakan semakin membuat Dara menjadi geram..
...Hii Guys, salam kenal dari Author Amatir yang melepas rindu setelah sudah sangat lama tidak menulis cerita.....
...Semoga terhibur dengan cerita pertamaku....
...Jangan lupa untuk follow, vote dan comment ya.....
...Happy reading.....