My Husband Is A Young Billionaire

My Husband Is A Young Billionaire
Bab 5 Sah



Hari yang di tunggu-tunggu keluarga Malik dan Bayu telah tiba, Dimana hari ini adalah hari pernikahan Arka dan Ara.


Keluarga Bayu telah sampai di kediaman mempelai wanita, di lihat tamu yang datang tidak terlalu banyak, hanya para kerabat dekat mempelai wanita dan laki-laki.


"Selamat datang Lik, Ayo masuk"


"Kamu sudah datang Yu, ayo masuk Kita akan segera memulai acara, karena kalian sudah datang" Maya menyambutnya kedatang calon besan dan calon mantu nya yang akan segera menjadi besan dan mantunya.


Arka duduk di meja depan penghulu yang akan menikahkan dia dengan Ara. Dan Papa Malik di depan Arka di samping penghulu sedangkan Papi Bayu di dekat Arka berhadapan dengan penghulu. Mama Maya dan Mami Ayu di samping meja menghadap ke arka yang menyampingi mereka.


"Bagaimana apa kita mulai acaranya?"


"Silahkan pak" papi Bayu


"Sebelum acaranya saya mau bertanya kepada Pak Malik!"


"Apa itu pak?"


"Apa bapak yang akan menikah Putri bapak atau bapak diwakil kan."


"Soal itu biar saya saja pak"


"Baiklah lah".Penghulu mengarahkan Arka."Saudara Arka silahkan jabat tangan bapak dari mempelai wanita."


Arka menjabat tangan Papa Malik


"Pak Malik silahkan dimulai ijab nya" ujar penghulu.


"Saya nikahkan dan saya kawinkan engkau saudara Arka Pratama bin Bayu Nugroho dengan anak saya yang bernama Azahra Pramita dengan maskawinnya berupa satu set perhiasan seberat tiga puluh gram, tunai.”


“Saya terima nikahnya dan kawinkannya Azahra binti Malik Sudirman dengan mas kawinnya yang tersebut, tunai.”


"Sah" Tanya penghulu


"Sah..." Serentak tamu undangan.


"Ibu sekarang bisa memanggil mempelai wanita!" Seru Penghulu, melihat ke Arah Mama Maya dan Mami Ayu.


"Baik pak" Maya berdiri dari tempat nya duduk.


"May, Aku ikut ya" Ayu bersuara


"Ayo"


*****


"Aduh Anak Mama cantik sekali hari ini"


"Benar May, mantu cantik banget deh. Pasti nanti Arka akan klepek klepek sama mantu aku ini."


"Aduh Mama dan Tante bikin Ara, malu saja deh" lirih Ara, teripu malu.


"Haaahhhh...." Ketawa Maya dan Ayu bersamaan, merasa lucu dengan tingkah Ara yang malu malu.


"Oh baiklah" Ucap Ayu, yang menahan tawanya agar tak meledak lagi.


"Ayo sayang kita keluar, kamu sudah ditunggu diluar." Ucap Mama Maya, setelah ketawanya reda.


*****


Semua mata tertuju pada seorang gadis yang diapit oleh Mama Maya dan Mami Ayu menuruni anak tangga satu persatu.


Mata Arka tidak berkedip menatap wajah cantik Ara.


"Biasa aja dong Ar lihatnya, nanti mata kamu keluar loh, kalau kamu tidak berkedip" goda Malik tertawa kecil dengan Bayu yang juga tersenyum melihat tingkah Putranya.


Arka yang tersadar dari lamunannya, lagung mengalihkan pandangannya kearah lain.


Ara duduk di kursi dekat Arka.


"Sekarang kalian harus menandatangani surat nikah kalian" ujar penguhulu


Ara dan Arka sama-sama menandatangani buku nikah yang di hadapan mereka.


"Selamat kalian sudah menjadi sepasang suami istri" ucap penghulu


"Ayo salim tangan suami kamu sayang" ujar Mama Maya


"Blusshh" Muka Ara memerah mendengar Mamanya menyebut Kata suami.


"Iya Ma" mengakat tangannya untuk menyalim tangan Arka


"Cium kening istri kamu Ar" ujar Ayu


Arka mencium kening Ara sedikit lama, merasa perasaan berberda saat di dekat Ara.


"Udah dong Ar, nanti kamu lanjut di kamar saja. Kasihan dong tamu yang jombolo nanti pengen juga" canda Mami Ayu.


✨✨✨


Jam 5:30 Sore acara telah sesai, tamu sudah pulang semua, tinggal keluarga Bayu dan Malik. Di depan teras depan rumah.


"Lik, Balik sekarang ya"


"Loh, Loe mau balik kenapa nggak nginep aja" tawar Malik


"Kayaknya lain kali saja deh soalnya besok gue harus keluar kota"


"Owh..oke deh"


"Hati-hati dijalan"


Mami Ayu dan Mama Maya juga bersalaman.