
"Apa sih mereka ribut banget" Tanya Ara, berbalik melihat depan pintu kantin, yang sedang ramai siswi-siswi ribut meneriaki 3 most wanted SMA Candrawasi.
"Kak duduk di sini saja kosong ko" teriak salah satu siswi.
"Kita duduk disana saja" menunjuk salah satu kursi kosong di depan Ara Cs, mengabaikan Siswi yang berteriak tadi.
Arka berlalu meninggalkan Dean dan Devan.
"Ar Tungguin kali, Loe kebiasaan banget ninggalin kita" protes Devan.
"....." Tidak menjawab Devan, malah terus melangkah menuju meja Ara.
"Gini ni kalau punya teman yang dinginnya kebangetan, sering di kacangin deh.." keluh Devan
"Itu sih Nasib Lo Dev, siapa suruh berteman sama si gunung es"
"Memangnya Lo bukan temannya?"
"Temannya sih" balas Dean nyegir
"Huuhh...." Degus Devan
*****
"Udah duduk aja nih bocah" ujar Devan
"......."Arka Mengabaikan perkataan Devan
"Boleh gabung kan" tanya Dean
"Gabung aja" jawab Lia
"Loh ini, Lihat tuh" menyikut tangan Lia
"Hehhh.... Vish.." menangkar tangannya membantuk huruf v
"Boleh, kan Ra" Tanya Dean memastikan
"Hmmmm"
"Hmmmm....., Itu boleh atau tidak" tanya
Devan
"Duduk aja" ujar Tia, Devan dan Dean langsung duduk setelah mendapat persetujuan.
"Dev, Lo yang pesan ya" ujar Dean
"oke, lie mau apa?"
"hmmm.... apa ya?. bakso aja deh dan Jus jeruk"
"kalau Lo apa Ar?." menatap Arka
"Samain aja"
"oke''
Beberapa saat kemudian, pesan Arka dan temannya datang.
mereka menikmati pesanan mereka dengan diam.
*****
Pukul 7:30 Malam, Mama Maya sedang sibuk menyiapkan makan malam dan hidangan penutup, untuk menjamu keluarga Bayu dan Ayu.
"Ma, kayaknya itu keluarga Bayu sudah sampai deh" ucap Malik, mendengar suara mobil yang memasuki pekarangan rumah dan berhenti di depan.
"Ara mana ma?" Tanya Malik
"Kayaknya masih di kamar deh pa" Jawab Maya, yang masih menata makan di meja makan.
"Kalau gitu Mama cek dulu, lihat si Ara udah siap apa belum." Seru Malik
"Papah juga ingin menyapa mereka dulu" Ucap Malik, meninggalkan meja makan ke ruang tamu.
"Iya pah" jawab Maya.
"Bi tolong bukain pintu ya" Maya, Sambil melangkah meninggalkan meja makan yang sudah tertata rapi berbagai masakan dia atasnya, menuju ke kamar Ara yang ada dilantai 2.
✨✨✨
Bayu memencet bel, tidak lama kemudian pintu di buka dari dalam.
"Assalamualaikum, Bi" salam Bayu, melihat pembantu yang membukakan pintu.
" Waalaikumsalam, Tuan" jawab Bibi Surti
"Silahkan masuk Tuan, Tuan sudah di tunggu di ruang tamu. Mari saya antar " Ucap Bi Surti, menuntun Bayu dan keluarganya ke ruang tamu.
"Makasih, Bi" Ucap Bayu, setelah sampai.
"Sama-sama, Tuan" ucap Bi Surti, menjauh.
"Silahkan duduk" Mempersilahkan Bayu dan keluarganya untuk duduk di sofa.
"Makasih" jawab Malik, sambil duduk.
"Lama ya, kita sudah tidak bertemu."
"Iya ya, kayak terakhir ketemu pas Arka Masih umur 5 tahun"
"Ah...iya, Kamu apa kabar bagaimana dengan bisnismu lancarkan"
"Alhamdulillah, baik dan lancar" jawab Bayu
"Silahkan diminum Tuan" Bi Surti, meletakkan satu persatu minuman yang di bawah dari dapur.
"Makasih, Bi" Ucap Malik, Bayu dan Ayu, kecuali si Arka yang duduk santai sambil memainkan hpnya.
"Lik, Maya Mana?" Tanya Ayu
"Masih dikamar Ara deh kayaknya"
******
untuk yang menunggu lanjutan cerita silahan berikan komentar, dan saran kalian agar author dapat memperbaiki nya....