My Husband Is A Young Billionaire

My Husband Is A Young Billionaire
Bab 36



"...." Sisi tidak menjawab, kesal melihat Ara tidak merespon tindakannya barusan dan lebih seperti tidak menganggap nya ada. mengambil minuman di dekat Ara dan menyiram ke arah Ara.


Tia melihat ke arah baju Ara yang sudah di siram Sisi dengan minuman milik Ara sendiri. Lalu berbalik menatap Tia dengan nyalang. "Lo ini kurang kerjaan atau sarap sih?." Ujar Tia memaki tindakan Sisi.


Ara masih diam di posisi nya dengan tenang tanpa terganggu sedikit pun. Arka baru akan berdiri, tapi di tahan Ara yang menggenggam tangan nya. Membuat dia yang sudah akan berdiri duduk kembali.


"Nggak usah di ladenin." Ujar Ara ke Arka.


"Aku temani ke WC."


"Ngapain?" Mengangkat sebelah alisnya.


"Untuk ganti baju kamu, nanti kamu masuk angin kalau memakai baju basah lama lama" ujar Arka lembut penuh perhatian ke Ara. Mengabaikan temannya yang beradu mulut dengan Sisi and Genk. Dia sudah mempunyai rencana untuk membalas perbuatan Sisi nanti ke Ara.


"Maksud aku itu ngapain di temani?, Aku bisa sendiri." Balas Ara.


"Takut kamu nyasar" ujar Arka asal.


"Iissss..... Mana ada aku nyasar." Balas Ara, manyun mendengar ucapan Arka.


"Kita keloker dulu, ambil baju ganti kamu." Mengabaikan Ara yang manyun. Baginya sekarang yang lebih penting Ara harus mengganti baju nya yang sudah basah kuyup dan penuh dengan warna merah, karena minuman yang Sisi pakai untuk menyiram Ara tadi adalah jus Strawberry.


Sampai di ruangan loker Ara membuka, lokernya dan mendapati baju nya tidak ada di sana.


"Kok nggak ada!" Heran Ara. "Aduh... Gue lupa kayaknya gue sudah pakai. Dan lupa bawah lagi." Menepuk jidat nya.


"Kamu pakai baju aku saja" usul Arka, yang ikut masuk ke loker bagian perempuan. "Ayo, kita ke loker aku dulu. Baru ke WC." Ujar Arka. Keluar dan di ikuti oleh Ara disampingnya.


"Lain kali jangan lupa bahwa bajunya" ujar Arka lembut. Ara hanya mengangguk mengiyakan ucapan Arka.


"Tunggu disini, takutnya ada laki laki di dalam dan lagi ganti baju." Ujar Arka, melangkah masuk. Baru dua langkah dia kembali berbalik ke arah Ara. "Ikut aja deh Ra, nanti ada yang ganggu kamu lagi." Arka khawatir Sisi and Genk atau semacamnya kembali datang.


"Lalu kalau ada laki laki di dalam dan lagi ganti baju? " Tanya Ara Ragu untuk masuk.


"Kamu nunduk aja, nggak usah angkat kepala. Nanti aku yang nuntun kamu." Jelas Arka, masuk ke ruang loker dan ke arah lokernya berada.


"Ar, ngapain bawah perempuan ke sini?" Tegur salah satu siswa.


"Kalian tidak ingin macam macam kan?" Tanya salah satu siswa yang lain nya.


Dan masih banyak lagi yang lain nya.


"....." Berlalu ke lokernya, tanpa memperdulikan tatapan siswa yang ada di sana dan pertanyaan pertanyaan mereka.


Arka membuka lokernya dan mengambil baju nya, memberikan ke Ara yang masih menunduk sesuai permintaan nya tadi.


"Ini" memberikan baju nya ke depan Ara. "Sekarang kita ke WC, lalu nanti kita pulang"


"Mana bisa begitu Ar!. Ini belum jam pulang loh?" Ujar Ara, mendongak menatap mata Arka.


"Boleh. Ayo." Menarik tangan Ara yang kembali menunduk.


Mereka berjalan dengan hening. Tidak sadar mereka sudah sampai di depan Toilet untuk siswi. "Sekarang kamu masuk, aku tunggu di sini." Ujar Arka.


"Ar, mending kamu balik aja ke kelas dulu. Aku nanti nyusul setelah Menganti baju."