
******
esoknya,semua orang sudah bangun pagi bahkan bi ijah dan pak nanang telah siap dengan pakaian rapi.
Pak nanang telah menyiapkan mobil dan bi ijah sedang menunggu yuri turun dari kamar nya,sedangkan mama papa dan kakak yuri telah pergi ke tempat nya terlebih dahulu.
yuri turun dengan menggunakan gaun yang sangat cantik.
"non..non sangat lah cantik den araya pasti sangat mencintai non"ucap bi ijah
"bi ijah..kapan bibi datang kekanada?"tanya yuri bingung.Memang bi ijah seharus nya ada diindonesia karena bi ijah tidak tahu soal pernikahan ini dan lagi dengan siapa bi ijah kemari
"semua ini ibu ani telah memberi tahu bi ijah dan pak nanang dan kami diajak untuk melihat pernikahan non dan aden"jawab bi ijah
"oh begitu..ya sudah ayo kita pergi"ucap yuri dan berjalan perlahan kearah mobil yang telah disiapkan oleh pak nanang.
Mereka pergi ke tempat dimana berlangsung nya acara sakral araya dan yuri yaitu acara pernikahan mereka.
Setelah sampai yuri diantar dan duduk diruang kosong yang mana hanya ada kursi cantik yang disamping kanan dan kirinya adalah meja yang diatasnya ada sebuah bunga cantik,yuri duduk dikursi itu dan mengambil bunga itu dan menciuminya.
"non nanti den araya akan menjemput anda kalau begitu bibi tinggal dulu ya"ucap bi ijah
"baiklah bi"jawab yuri.Bi ijah pun keluar dan meninggalkan yuri dengan bunga itu.Yuri duduk dengan berkata dalam hati nya.
"inilah akhirnya semoga setelah menikah kehidupan kami selalu bahagia dan semoga tidak ada lagi yang namanya masalah atau apa semoga saja"ucap yuri dalam hati nya menutup matanya dan menarik nafas nya dengan dalam lalu menghembuskan nya.
Tak lama pintu ruangan itu terbuka dan terlihat seorang pria memakai jas berwarna putih yang yuri kira adalah araya namun itu adalah kakaknya.
"kakak..kenapa?"tanya yuri
"wah..adik kakak yang cantik ini telah melupakan kakaknya ya"ucap min ik
"tidak dong"ucap yuri menaruh buket bunga itu di kursi dan berjalan memeluk kakaknya.
"kakak selama ini berperan penting dalam kehidupan percintaan ku dan kumohon kepada kakak doa kan aku selalu ya..aku juga pasti akan mendoa kan kakak agar kakak didekatkan dengan jodoh kakak segera lah menyusul ku untuk membangun bastra rumah tangga"ucap yuri dalam pelukan kakaknya
"iya sayang..terima kasih selama ini kau mau sabar untuk menemani kakak dan kau mau selalu ada disamping kakak kau adalah segala nya buat kakak dan lebih dari siapa pun kau adalah cinta kakak"ucap min ik
"oke mempelai pria akan kemari tenang lah jangan nerfes..kakak keluar dulu ya"ucap min ik dan pergi keluar dari ruangan itu.
Yuri duduk dan mengambil buket bunga itu lagu memandangi nya hingga ada yang masuk yang tak lain adalah araya..yang telah tampan dengan jasnya yang sama denga jas min ik.
Dia berjalan sampai didekat yuri dan berlutut didepan yuri.
"ayo kita melangkah bersama mengarungi bastra rumah tangga yang ku harap dan ku berusaha menjadi acara besar 1 dan untuk selamanya"ucap araya
"aku juga"ucap yuri
Meraka pun berjalan keluar dari ruangan itu dan mengatakan janji suci pernikahan mereka.Setelah itu mereka telah sah menjadi sepesang suami istri. mereka melanjutkan acara dengan bersalaman dengan semua para tamu
~pengumuman sedikit~
udh gak terasa udh eps 77 dan aku tinggal ngetik 1 eps terakhir aja lagi...
namun kalian pasti kalian bertanya..tanya..min ik gimana??
siapa jodoh min ik???
min ik bahagia gak??
pasti nya aku ingin banget buat min ik bahagia namun aku bingung..
aku butuh saran dari kalian nih pembaca setia ku
cerita min ik ku lanjut kan disatu novel yang sama"my brother's my love" atau lebih baik pisah novel dengan novel khusus untuk kisah cinta min ik.
aku sih udh mikirin kalau bakal pisah judul novel aku udh nyiapin judul novel untuk kisah cinta min ik yaitu"cinta yang dimulai dari sebuah keluarga"
tpi aku butuh persetujuan dari kalian gimana pisah novel atau satu novel
makasih atas waktunya aku hanya meminta saran ya guys😆