
Saat yuri keluar dan ingin masuk kekelas nya,Dia tidak sengaja menabrak seseorang.
"aduh...siapa sih yang jalan gak lihat-lihat"ucap yuri memarahi orang yang menabrak nya
"jadi begini sifat mu kepada kakak mu sendiri"ucap min ik
"eh...ternyata kakak,kenapa kakak kesekolah ku?"tanya yuri
"menurutmu?"tanya min ik balik
"apa karena guru memberi tahu kepala ku terbentur dan masuk ke UKS"jawab yuri
"itu kau tau,jelas kan ke kakak siapa yang melakukan itu"tanya min ik
Sebelum yuri menjawab pertanyaan min ik,tiba lah araya yang tampak sangat lemah ,dan min ik sangat heran dengan pria itu min ik merasa luka nya pasti ada hubungan nya dengan yuri,pikir min ik.
"yuri jawab jujur siapa pria itu kenapa penuh luka diwajah nya"tanya min ik
"ahh...dia anak baru dikelas ku kata nya sih dia berantem dengan teman sekelas ku aku tak tahu apa masalah mereka, dan lagi tak ada hubungan nya denga ku"jawab yuri
"kau berbohong"ucap min ik
"aku berkata yang sebenarnya"jawab yuri
"kau bilang kakak mu tidak tahu jika kau berbohong telinga mu akan memerah"ucap min ik dan menjewer kuping yuri
"aduh...aduh..sakit kak iya..iya aku mengaku aku berbohong tapi ini beneran hanya...."saat ingin menjawab nya bel masuk kelas pun berbunyi dan yuri menyuruh kakaknya untuk pulang dan akan menjelas kan nya nanti saat pulang.
"baiklah kakak pulang nanti kakak jemput"ucap min ik,namun min ik tidak pulang dia menunggu yuri di pakiran sekolah karena ia tahu adiknya akan berusaha kabur dari dirinya.Karena yuri mengira kakaknya tidak tahu bahwa ini jam pelajaran terakhirnya.Tapi min ik telah memeriksa semua jadwal pelajarannya.
Sehingga setelah sekitar beberapa jam min ik menunggu terdengar lah suara bel pulang.Yuri berjalan keluar dengan teman nya dan berhenti dan melihat kanan dan kiri.Seperti nya tidak ada kakak,pikir yuri.
Min ik langsung melajukan mobil nya kedepan yuri dan dia menurukan kaca mobilnya.
"ayo masuk"ucap min ik dan membuat yuri sangat terkejut
yuri pasrah sepertinya diharus menceritakan semuanya kepada kakaknya"baiklah"ucap nya masuk kedalam mobil.
Saat sedang diperjalanan tiba-tiba min ik menghentikan mobilnya dan meminta yuri menjelaskan semuanya.
"tidak kakak mau mendengar penjelasan mu dulu"ucap min i
Min ik sengaja tidak melewati jalan yang biasa nya dia lewati jika baru pulang dari sekolah yuri.Dijalan itu sangat sepi karena telah ada jalan utama.
"baiklah,sebenarnya pria itu tdi..."belum selesai yuri menjawab pertanyaan kakaknya dia melihat didepan ada rombongan joni.
"kakak itu ada rombongan joni dia pasti sedang memukuli seseorang"ucap yuri dan terdiam.
"jangan bilang yang ia pukuli adalah araya"ucap yuri.
"kakak mau mendengar semua penjelasannya kan jadi aku dan araya sedang mengobrol,hanya mengobrol biasa dan tiba-tiba joni datang dan memukuli araya,karena aku tak tega melihat araya dipukuli seperti itu aku berniat menolong namun joni sangat lah marah dia mendorong ku hingga kepala ku terbentur keras ke dinding"ucap yuri
"jadi itu yang terjadi"jawab min ik
"orang bernama joni itu sangat lah bersifat buruk dia tidak pantas ada disekolah mu"sambung min ik
"ia kak dan sekarang dia pasti sedang menyelesaikan masalah nya dengan araya padahal araya sudah terluka parah oleh nya"ucap yuri
"jadi kamu mau menolongnya?"tanya min ik
"pasti kak di teman sekolah ku"jawab yuri
"bukan karena kau suka padanya?"tanya min ik lagi
"tidak kak"jawab yuri
Min ik pun turun dari mobil dan menghampiri anak-anak rombongan joni.
"hey kalian berani nya keroyokan kalau berani sendirian sini"ucap min ik
"bos...itu kakaknya yuri,jika kau memukulnya pandangan kakaknya terhadap mu bisa buruk bos,bagaimana kau mau menjadi pacarnya yuri"ucap salah satu teman joni
"diam kau jangan banyak bacot"ucap joni pada teman nya itu
"kau mau jadi pacar adik ku,Hah....bajingan seperti mu tak pantas untuk adik ku"ucap min ik