
Setelah selesai melacak keberadaan araya,mereka berniat untuk menemui araya dirumah windy,namun yuri menghentikan kakaknya dan layla.
"kak,lebih baik kita menyiapkan sebuah rencana"ucap yuri menghentikan kakaknya
"Rencana apa yuri?" tanya layla dan min ik serentak
"rencana yang sama yang disusun oleh windy"ucap yuri
layla dan min ik tersenyum dan dalam 3 hari mereka menyiapkan rencana agar araya bisa kembali mengingat mereka dan mengingat masa lalu nya.
Sedangkan windy 3 hari itu adalah hari untuk mendekati araya dan membuat araya nyaman dengan nya.
"araya,kamu kenapa"ucap windy yang melihat araya hanya termenung menatap ke arah jendela.
"ah..tidak ada aku hanya penasaran bagaimana wajah mama dan papa ku,Karena lupa ingatan aku jadi semakin penasaran dan ingin bertemu mereka"jawab araya
"oh..begitu,ya sudah besok kita berangkat ke kanada dan menemui mama dan papa mu"ucap windy
"benarkah..baiklah"ucap araya yang merasa senang.
Keesokan harinya mereka berangkat ke kanada,dimana mama dan papa araya tinggal.Windy telah merencanakan semua nya dengan baik,jadi saat bertemu dengan mama dan papa araya dia akan mengaku sebagai pacar araya dan akan segera menikah dengan araya.orang tua araya pasti senang,kenapa?karena orang tua araya sangatlah menginginkan anak nya segera menikah.Dan saat tau araya akan segera menikah mereka pasti akan mendukung dan sangat senang.
selama diperjalanan windy bercerita kepada araya tentang orang tua nya araya juga banyak bertanya pada windy,karena sekarang araya hanya percaya pada windy yang kenyataan nya seseorang yang memanfaatkan nya. windy selalu menjawab pertanyaan araya namun dengan cerita yang telah direkayasa oleh windy.
"windy..bagaimana sifat orang tua ku apakah mereka dingin?"tanya araya
"tidak mereka adalah orang yang baik dan pembisnis yang sukses,namun apakah kau tau bahwa papa mu sedang mengalami sakit yang sangat parah,oleh karena itu dia meminta kau untuk segera menikah karena ia takut tak dapat melihat kebahagiaan itu"ucap windy
"kenapa?penyakit apa yang diderita ayah ku"tanya araya lagi
"aku kurang tau tapi aku tau dari mama mu dan dokter juga bilang mungkin hidup papa mu tak akan lama jika dia selalu bekerja seperti ini"ucap windy membuat araya semakin khawatir dengan keadaan orang tua nya
Saat tiba araya segera keluar dan berlari kedalam rumah besar yang megah itu dia melihat 2 orang yang sedang duduk disofa dan berbincang-bincang ke 2 orang itu tak lain adalah mama dan papanya.Dia menghampiri mereka dan memeluk mereka dari belakang,membuat mereka sangat lah terkejut.
"mama papa aku sangat rindu kalian"ucap araya membuat mama dan papa nya melihat kebelakang mereka.dan memeluk araya
"sayang kau sudah pulang"ucap papa dan mama araya dan memeluk araya dengan erat.
"iya ma,pa araya sudah pulang"ucap araya
"kau membawa hadiah tidak untuk mama dan papa yang sudah menunggu lama ini"ucap mama dan papa araya yang membuat araya bingung namun kehiningan diantara mereka seketika hilang saat windy masuk.