
saat mereka sampai didepan rumah yuri,sebelum berpisah mereka berbincang-bincang.Karena yuri tau kakaknya sedang berkuliah,yuri mengajak araya masuk kedalam rumah.
"araya..ayo masuk aja"ucap yuri
"kakak mu?"tanya araya
"tenang saja kakak sedang kuliah dan kakak bilang pulang kuliah kakak akan langsung kekantor dan mungkin baru pulang malam banget"jelas yuri
"baiklah"ucap araya dan masuk kedalam rumah
saat sampai didalam bi ijah heran kenapa yuri membawa cowok kerumah padahal yuri tau kakaknya sangat tidak suka dengan cowok yng mendekati adiknya.
"non..ini siapa?"tanya bi ijah
"eh..bi ini temen ku...maksud ku pacar ku"ucap yuri
"eh..non punya pacar..bukannya den min ik gak boleh non pacaran ya"ucap bi ijah heran
"aku pacaran diam-diam dan kakak gak tahu aku dekat dengan araya,bi tolong rahasian in ya"ucap yuri
"tapi non bibi juga jdi khawatir kalau nanti cowok ini sama kayak cowok yang 4 tahun yang lalu"ucap bi ijah
"gak bakal,,aku yakin lelaki yang bersama ku ini adalah lelaki yang baik"ucap yuri dan melihat kearah araya dan tersenyum
"iya bi..aku akan berusaha menjaga yuri dan membahagiakan yuri..dan perkenalkan aku araya,pacar dari yuri"ucap araya memperkenalkan dirinya dan menyakin kan bi ijah bahwa dia adalah orang baik-baik.
mendengar penuturan kata araya yang sangat sopan dan lemah lembut bi ijah jadi percaya bahwa araya adalah anak baik-baik.
"bi tolong buat kan minum ya"ucap yuri
"baik den araya mau minum apa?"tanya bi ijah
"apa aja bi"ucap araya
"bi..buat kan aku dan araya teh anget aja soalnya kami tadi kedinginan karena hujan araya juga baju araya juga sudah sangat basah..bibi tolong cariin baju kakak yang udah gak dipakek ya,kasihan araya"ucap yuri
"baik non"ucap bi ijah dan segera kedapur membuat teh hangat.
"non yuri sebelumnya gak pernah seperti ini ke pria mana pun tapi dulu dia pernah kayak gini hanya pada kakaknya masa indah mereka sangat lah lucu"pikir bi ijah dan mengingat masa lalu yuri dan min ik
FLASH BACK YURI DAN MIN IK
"bi...yuri mau main hujan bi boleh gak"tanya yuri pada bi ijah
"non nanti demam loh"ucap bi ijah
"yah..enggak kok bi..boleh ya"ucap yuri memohon pada bi ijah
namun bi ijah tetap tidak memperboleh kan yuri untuk keluar.
"bibi mau masak dulu yuri main aja disini ya"ucap bi ijah
"baiklah"ucap yuri dengan wajah yang lesu
yuri duduk disofa.Saat bi ijah sedang fokus dengan masakannya, yuri diam-diam keluar dan bermain hujan dengan gembira.min ik yang ingin mengambil air putih didapur berhenti ketika melihat yuri yang sedang bermain hujan diluar melalui jendela.
Min ik keluar menghampiri adiknya,dia takut adiknya nanti sakit.
"yuri ayo masuk nanti sakit lah"ucap min ik dari teras rumah nya
"enggak gak ini seru..ayo kak ikutan"ucap yuri dan menarik kakaknya.Awalnya kakaknya menolak namun melihat adiknya begitu bahagia min ik akhirnya mengikuti adiknya untuk bermain hujan,walau pada saat itu min ik sedang tidak enak badan.
Saat min ik sedang asik bermain tiba-tiba dia mengeluh sakit kepala.
"kak..kakak kenapa"tanya yuri khawatir
"kepala kakak hanya sakit"ucap min ik
yuri menjerit memanggil bi ijah.
"bibi.....bibi kakak sakit"jerit yuri,bi ijah keluar dan menggendong min ik
dan membaringkan min ik disofa.
"bibi buat teh panas ya saya bawa in baju ganti untuk kakak ya"ucap yuri cemas
keesokan harinya min ik demam.badannya sangat lah panas,karena itu khey(ayahnya)dan ani(ibunya)memutuskan untuk pulang.
Sebelum ayah dan ibunya pulang yuri selalu menemani kakaknya menyuapi makan untuk kakaknya dan menyiapkan obat kakaknya.Dia sangat perhatian pada kakaknya. Dan sekarang dia sangat lah perhatian pada lelaki yang bernama araya.
FLASH BACK OFF