
Keesokan hari nya yuri berangkat kekampus bersama dengan araya.Selama diperjalanan yuri sangat lah takut,dia berpikir bagaimana dia akan menghadapi dosen itu nanti.Araya yang melihat yuri seperti itu sangat khawatir,dia pun menggenggam tangan yuri dengan erat.
"sayang..tenang lah ada aku,hari ini sebenarnya aku ada jam siang jadi saat kamu pulang baru aku masuk,dan saat kamu pulang pak nanang akan menjemput mu"ucap araya
"benarkah kenapa kau tidak memberi tau ku kau bisa kerjakan tugas dirumah atau bersantai"ucap yuri
"lalu membiarkan kamu ketakutan seperti ini,huh..tidak aku akan menemani mu aku akan mengerjakan tugas dikursi disamping kelas mu nanti"jawab araya
"terima kasih aku jadi sedikit tenang"jwb yuri
dan sampai lah mereka di kampus araya menemani yuri sampai dia masuk ke kelas dan duduk dikursinya.Sedangkan araya duduk sendiri diluar dan mengerjakan tugas nya yang akan dikumpul nya siang ini.
Sampai saat bel berbunyi dan dosen baru itu melewati araya namun araya tak sadar karena terlalu fokus.
"pagi anak-anak"ucap dosen baru itu
"pagi pak"jawab semua siswa serentak
"kalau begitu bagaimana kalau kita langsung ketopik,oh ya catatan kemarin sudah diselasai kan"ucap pak dosen
"belum pak,kebanyakan catatan nya pak di kurangi ya pak"ucap semua siswa mengeluh
"no,tidak ada yang mengeluh"ucap pak dosen
Yuri yang hanya mendengar dan memulai mencatat tugasnya.Dia berpikir untung pak dosen tidak terlalu mempedulikan nya.
"yuri.."panggil pak dosen
Saat mendengar itu yuri langsung berpikir baru saja aku tenang.pikir yuri
"yuri...kau dipanggil pak dosen"ucap teman yuri yang duduk dibelakangnya
"iya aku tahu"jawqb yuri dan berdiri dari kursi nya
"ada apa pak"jawab yuri
"ikut saya keruangan"ucap dosen itu
"tapi saya belum menyelesaikan catatan saya pak"jawab yuri mencari alasan
"yuri saya tidak mau memakai cara kekerasan"ucap dosen itu
"maaf sekali lagi sayang bilang saya tidak bisa"ucap yuri dengan emosi
Dosen itu berdiri dan menarik tangan yuri keluar
"maaf semua nya saya ada masalah sebentar kalian tolong teruskan tugas kalian"ucap dosen itu menarik tangan yuri keluar kelas
"baik pak"ucap semua heran
"ada hubungan apa pak dosen dengan yuri"bisik salah satu siswa
"enggak tahu..enak ya jadi wanita cantik dimana-mana ada yang suka"jawab siswa lainnya
saat sampai didepan kelas,tiba-tiba ada yang menarik tangan yuri hingga terlepas dari genggaman fajar.
"maaf pak fajar namun ini adalah jam pelajaran bukan jam untuk meleceh kan siswa " ucap araya yang menarik tangan yuri.
"kau tidak papa"tanya araya
"ya cuman tangan ku sedikit sakit"ucap yuri
"siapa kau berani nya mengganggu urusan ku dengan murid ku"ucap fajar
"harus kah aku jelaskan lagi,aku pacar yuri bahkan aku adalah calon suami yuri"jawab araya dengan emosi
mendengar perkataan araya fajar semakin emosi,sepertinya fajar menyukai yuri dan cinta nya telah melebihi batas.Seperti mana bastian.
yuri sangat lah ketakutan pada saat itu.
"yuri kau berani menentang dosen mu"ucap fajar.Fajar berusaha menggenggam tangan yuri lagi namun yuri menjauh.
"jika menentang mu adalah hal terbaik untuk yuri maka aku akan membawa yuri pergi dan aku pastikan kau tidak akan bertemu dengannya lagi"ucap araya
araya dan yuri masuk dan membereskan barang yuri dan segera pergi.Semua siswa yang melihat hanya bingung"ada masalah apa ini"ucap semua siswa.
"saya permisi saya harap anda tidak mengganggu kami lagi"ucap araya dengan emosi