My brother's my love

My brother's my love
part#16* berpisah *



Pihak keamanan menarik tangan yuri namun yuri berusaha untuk lepas dan menjelaskan semuanya pada araya.Sehingga para penjaga menarik paksa tangan yuri hingga tangan yuri terkilir.


...aagh...


ucap yuri yang membuat semua terkejut.dan para penjaga melepaskan tangan yuri.Kesempatan itu lah yang dimanfaatkan yuri.Yuri hanya berpura-pura tangan nya terkilir agar penjaga melepaskannya.Dia berlari dan menarik araya dan berusaha menjelaskan semuanya.


"araya..dengar aku aku yuri..kita bertemu saat masa belajar bersama di smp mu dulu aku tak sengaja menabrak dan.."belum selesai menyelesaikan kalimatnya,sebuah tamparan yang sangat keras mendarat di pipi yuri membuat yuri terdiam dan mengeluarkan air mata.tamparan itu tak lain berasal dari windy.


"windy..silahkan tamparan aku sepuas mu aku terima karena aku akan membalas lebih dari ini lihat saja nanti"ucap yuri menatap sinis windy


"masih berani berbicara ya kau"ucap windy dan menampar yuri lagi


"hahaha..tampar saja..tampar terus aku terima jika ini bisa membuat araya sadar"ucap yuri


membuat windy tidak dapat menahan amarah nya dan mengangkat tangan nya yang hendak menampar yuri namun tangan windy ditahan oleh araya.


"araya apakah sekarang kau ada dipihak mereka"ucap windy


"tidak..namun aku tak suka seseorang yang menyakiti perempuan didepan mata ku"ucap araya


dan tak lama masuk lah min ik dan menolong adik nya yang sudah terduduk dan kedua belah pipi adiknya merah karena tamparan windy.


Melihat hal itu min ik tak tinggal diam dia menampar keras pipi windy hingga windy terjatuh.


Araya yang melihat itu sangat cemas dan membantu windy.


"apa yang kau lakukan"ucap araya kepada min ik


"sudah cukup..keluar..penjaga"jerit araya kesal


"tenang kau tak perlu panggil penjaga karena aku akan keluar dengan sendirinya bersama yuri orang yang dulu paling kau sayang dan cintai bahkan kau rela mengorbankan nyawa mu untuk yuri"ucap min ik


mendengar itu kepala araya semakin sakit dan araya berusaha mengingat namun tak dapat dingat.


"sudah ku mohon"ucap araya karena sudah merasa sangat menderita dengan sakit dikepalanya


"baik..kata-kata ku selesai aku permisi dan jangan kau temui adik ku lagi"ucap min ik kesal dengan araya yang pernah ia percaya namun sekarang hanya bisa membuat yuri menangis.Araya menarik adiknya namun ditahan oleh adiknya


"yuri..ayo kita kembali saja kekorea karena di indonesia tidak ada lagi urusan kita dan disini kakak harap kita tidak kemari lagi"ucap min ik menarik yuri


namun tetap yuri diam saja seperti batu..dan dia mengeluarkan air mata


"kak ada kalimat terakhir yang ingin ku ucapkan pada araya satu kalimat terakhir ku dan satu pesan untuknya"ucap yuri dengan air mata yang keluar dengan deras


"ucapkan lah"jawab min ik


"aku harap kau bahagia..dan suatu saat ku harap kita tidak bertemu lagi...Selamat tinggal"ucap yuri


min ik dan yuri pun pergi menuju jet nya.


Sekarang yuri sudah benar-benar sakit di buat oleh araya.dia sungguh menyesal mengenal dan mencintai araya.