My brother's my love

My brother's my love
melawan



"yuri kau berani ya melawan kakak mu"ucap min ik dengan nada yang tinggi


"kak sekarang aku jujur aku mencintai nya dan aku sangat menyayangi nya aku ingin bersamannya"ucap yuri


"namun kau lihat kelakuan kakaknya pada mu itu menandakan kakaknya tidak menyukai mu dan apakah kalian akan menikah diluar pengetahuan kami"ucap min ik


"jika terpaksa aku bersedia"ucap yuri


"yuri..."ucap min ik marah dan menghentikan mobilnya secara mendadak.


"kau sangat lah keras kepala"ucap min ik


"bukan aku yang keras kepala kakak yang sangat egois kakak tidak mau aku meninggal kan kakak"jawab yuri dan meneteskan air mata


melihat adiknya yang menangis,min ik memeluk yuri.


"benar ,,, kakak tidak mau kehilangan mu kakak mau kau mendapatkan pria yang pantas untuk mu bukan yang hanya memainkan dirimu"ucap min


"aku tahu itu tapi aku yakin dia adalah pria yang berbeda dari pria lain,tolong kak"ucap yuri dalam pelukan min ik


"dek,tolong jangan membantah,intinya kakak tidak menyetujui hubungan kau dengan nya"ucap min ik


Mendengar perkataan kakak nya yuri tidak bisa lagi berkata apa-apa dia hanya terdiam dan menurut.


"jadi mulai sekarang jauhi araya"ucap min ik


yuri hanya menjawab dengan mengangguk kan kepala nya.Mereka melanjutkan perjalanan dan kembali ke rumah.


beberapa bulan berlalu sekarang araya telah sehat dan bisa bersekolah dengan normal.Tidak seperti biasa nya,biasanya dia membawa motor namun sekarang dia diantar oleh sopir pribadinya.Dan araya juga telah dilarang oleh kakaknya untuk mendekati yuri lagi.Namun araya masih mau mendekati yuri karena ia telah jatuh cinta setengah mati dengan yuri.


"Yuri...tolong dengar aku tolong maaf kan kakak ku "ucap araya


"wah..wah sepertinya sekarang araya dan yuri telah mengakhiri hubungan nya"bisik salah satu teman kelas kami


"apa maksud mu"jawab araya kesal


"wow..wow moster sudah marah ayo kita pergi"ucap mereka dan berlari meninggalkan araya.


Jam pelajaran dimulai namun araya tidak masuk kekelas.Hingga jam istirahat dan pelajaran terakhir araya juga tidak masuk.Yuri sangat lah takut ada apa-apa karena dia baru sembuh.Dia memutuskan izin kepada gurunya untuk keluar.


Yuri tidak menemukan araya dimana pun dia memutuskan untuk pergi ke jalan menuju gudang.


"araya apa kau disini"ucap yuri


tidak ada jawaban,yuri mulai takut karena disana sangat gelap jalan nya tidak menggunakan lampu."Araya tolong jawab jika kau ada disini"ucap yuri.Yuri berjalan dan sampai di depan pintu gudang yang tidak pernah terkunci.Yuri melihat sekelilingnya.Dan saat dia melihat sekelilingnya tiba-tiba pintu gudang terbukan dan ada yang menariknya kedalam gudang dan memeluk nya.


"aku tahu kau akan mencari ku"ucap orang yang memeluknya


dan suara itu terdengar seperti suara araya


"araya apakah ini kau?"tanya yuri


"ini aku"jawab araya


"kau kemana saja aku khawatir kau tidak masuk kekelas dari jam pertama hingga jam terakhir"ucap yuri


"terima kasih sudah mengkhawatirkan ku,sayang"ucap araya


ucapan sayang yang diucapkan oleh araya membuat jantung yuri mendetak kencang dan malu,kenapa araya seperti ini padahal aku telah memberi tahu untuk menjauhi ku,pikir yuri.